Kenali Gejala Virus Corona Agar Tak Panik

Agar tak gampang panik di situasi yang lumayan genting ini, kalian harus tahu apa saja gejala Corona.


44
44 upvote
Kenali Gejala Virus Corona Agar Tak Panik 1

Tak dipungkiri sekarang ini virus Corona sedang mewabah. Bahkan WHO baru saja memutuskan virus ini menjadi pandemi atau sudah dalam tingkatan yang luas dan berbahaya. Dilansir dari Kompas, tercatat per tanggal 11 Maret 2020 sudah 113 negara terinfeksi corona, dengan 118.596 kasus, dan korban meninggal sebanyak 4.262 orang.

Virus yang mulai berkembang di Wuhan ini sekarang seperti menjadi ancaman bagi banyak pihak. Semua orang terkesan sangat panik. Lalu ada juga beberapa orang yang sangat tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi genting ini untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Masker habis dimana-mana. Bahkan sampai ada yang menimbun dan menjualnya dengan harga ratusan ribu. Sungguh tidak bertanggung jawab.

Ketidaktahuan orang akan virus ini membuat banyak orang mudah diserang kepanikan. Terlebih akses berita yang semakin mudah, bukannya membuat orang semakin tahu dan semakin tenang, malah semakin panik.

Baca juga  Pentingnya Rasa Kemanusiaan di Tengah Pandemi Covid-19
Kenali Gejala Virus Corona Agar Tak Panik 3

Kenali Gejala Virus Corona Agar Tak Panik 4

Gejala Virus Corona

Sebenarnya kunci untuk tidak panik adalah mengenali baik-baik apa persoalannya. Dalam hal ini tentu mengenali baik-baik ciri virus corona. Jika pencegahannya, pasti semua orang sudah tahu karena sudah banyak diedukasi baik pemerintah maupun LSM dan kelompok tertentu. Tapi apa sebenarnya gejala orang yang terjangkit Corona?

Dilansir dari liputan6.com Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa salah satu gejala Corona dimulai dari batik. Tapi bukan hanya batuk, gejala lain adalah demam, dan sesak nafas. Menurut Terawan, ketika seseorang memiliki ketiga tanda tersebut tidak bisa serta merta diputuskan ia terinfeksi virus Corona. Jadi harus melalui pemeriksaan lebih lanjut. Karena berikutnya yang perlu diketahui adalah apakah ada kontak yang pernah terjadi antara orang yang memiliki 3 gejala itu dengan tempat yang terinfeksi Corona atau orang yang pernah ada di tempat-tempat yang terinfeksi Corona.

Baca juga  Isolasi Diri Karena Corona? Berikut 5 Anime Santai yang Bisa Menghiburmu

Menurut Alodokter, gejala umumnya pun sama yakni Demam, Batuk, dan Sesak Nafas. Alodokter mengatakan bahwa gejala Corona ini muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah seseorang terkena virus Corona.

Jadi, kalau kalian merasakan batuk, demam, dan sesak napas, jangan dengan mudah memutuskan bahwa kalian terkena Corona. Jika kalian khawatir, baiknya segera periksakan ke dokter atau rumah sakit-rumah sakit yang jadi rujukan pasien Corona. Tak perlu panik, karena begitu kalian panik, tingkat stress akan meningkat dan mempengaruhi imun tubuh.

Kenali Gejala Virus Corona Agar Tak Panik 5

Apa saja penyebab Virus Corona?

Setelah tahu gejalanya, kalian juga harus tahu apa penyebabnya. Dilansir dari Alodokter, seseorang bisa tertular Corona ketika ia tidak sengaja menghirup percikan ludah atau bersin dari penderita Corona. Selain itu ketika seseorang memegang mulut mereka tanpa mencuci tangan terlebih dahulu dan sebelumnya mereka secara tak sengaja menyentuh benda yang terkena virus Corona, maka ia mungkin terpapar. Lalu kontak jarak dekat atau bersentuhan misalnya berjabat tangan dengan penderita Corona juga bisa menjadi penyebab virus Corona tertular.

Baca juga  Di Tengah Corona Ini, Aman Nggak Berkendara ?

Jadi, jika hal-hal yang disebutkan di atas adalah penyebab virus Corona tertular, kalian harus menghindari hal-hal tersebut. Hemat kami, sebaiknya kalian selalu menjaga kebersihan, sering-sering mencuci tangan dengan sabun, dan ketika kalian bersin atau batuk, tutup mulut kalian dengan lipatan siku.

Semoga bermanfaat dan jangan panik ya! Stay safe and calm and healthy guys!


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

44
44 upvote
PukulTiga

Emperor

Penulis yang kadang ngehek. Namanya juga manusia. Ogut yang penting woles dan memberi informasi yang bermanfaat.