Mengenal Indera Keenam & Cara Mengaktifkannya

5 menit


47
47 upvote
Mengenal Indera Keenam & Cara Mengaktifkannya 1

Anda mungkin pernah mendengar atau melihat dengan mata kepala sendiri, kejadian-kejadian aneh yang sulit untuk diterima nalar. Contohnya, seseorang yang tidak memiliki ilmu bela diri namun dapat menaklukkan 2-3 orang begal yang bersenjata tajam, atau seseorang yang menderita sakit parah dan menurut ilmu medis tidak mungkin tertolong ternyata dapat sembuh dengan mengamalkan doa atau kejadian-kejadian aneh yang lain.

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Jawaban yang paling sederhana adalah karena pertolongan Allah. Jawaban tersebut memang tidak salah, namun jawaban itu hanya berlaku bagi orang-orang yang enggan untuk mentafakuri keagungan Allah.

Bagi mereka yang mau bertafakur atau mau berpikir, pasti akan mencari tahu lebih jauh, bagaimana cara Allah menurunkan rahmat-Nya kepada manusia, sehingga tercipta kejadian yang sulit untuk diterima akal.

Kekuatan Indera Keenam

Indera Kenam

Pada dasarnya manusia hidup dalam dua dimensi, yakni dunia fisik dan dunia spiritual. Selama ini dunia fisiklah yang mendominasi manusia dalam mengatasi berbagai masalah. Padahal dunia spiritual pun memiliki kekuatan untuk mengatasi berbagai macam masalah, bahkan kekuatannya jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan kekuatan fisik.

Tidak heran bila Napoleon Hill, dalam bukunya yang berjudul “Reading Course on The Law of Success” mengatakan: “Jika Anda dapat menemukan sebuah cara merangsang pikiran Anda sehingga melampaui titik rata-rata, maka kejayaan dan keberuntungan menjadi milik Anda”.

Terkait dengan kekuatan dunia spiritual, para dokter di California telah membuktikan bahwa kelompok-kelompok doa sangat membantu penyembuhan para pasien penyakit jantung. Sehingga dalam kertas resep yang diberikan pada pasien, dicantumkan sebuah anjuran, “Berdo’alah 3 kali sehari. Jika memang harus sembuh, maka sembuhlah.” (Dikutip dari buku: Healing Words karya Larry Dossey, 1995).

Indera Kenam

Membicarakan dunia spiritual sebenarnya tidak hanya tertuju pada komunikasi vertikal antara kita dengan Tuhan, tapi juga berkait dengan aktifitas di luar fisik yang kita lakukan. Aktifitas di luar fisik inilah di dalam ultramind sistem disebut dengan nalar supra yang daya kerjanya memanfaatkan gelombang otak alpha.

Baca juga  7 Bangunan Paling Berhantu di dunia dan Sejarah Kelam Mereka

Dalam ilmu daya prana hal tersebut dinamakan pengaktifan ion-ion listrik yang menyelimuti tubuh manusia. Sedang pada perguruan-perguruan spiritual disebut dengan berbagai macam nama, seperti: khodam, jin pendamping, sedulur papat, aliran kodrat dan berbagai sebutan lainnya.

Mengenal Indera Keenam & Cara Mengaktifkannya 3

Nalar supra, daya prana, aliran kodrat, khodam dan yang lainnya tersebut dipercaya dan terbukti  mampu mengatasi masalah dengan cara yang tidak terduga. Sehingga wajar jika kemampuan istimewah dengan berbagai macam nama itu disebut indera keenam.

Karena bila keilmuan ini dikuasai dengan sempurna, maka apa yang dikehendaki manusia kemungkinan besar akan dapat terwujud, baik untuk kedigdayaan, melancarkan rejeki, ilmu pelet, bahkan sampai menembus alam ghaib dan berkomunikasi dengan makhluk halus.

Indera Kenam

Mengaktifkan Indera Keenam

Pada dasarnya setiap orang memiliki indera keenam. Hanya saja bakat seseorang  didalam memfungsikan indera keenam ini tidak sama antara satu orang dengan orang lainnya. Ada orang yang sejak lahir sudah langsung dapat memfungsikan indera keenamnya. Ada juga yang membutuhkan latihan-latihan tertentu untuk dapat memperoleh kemampuan tersebut.

Metode berlatih untuk mengaktifkan indera keenam ini ada berbagai macam cara. Antara metode yang satu berbeda dengan metode lainnya. Antara perguruan spiritual yang satu berbeda dengan perguruan spiritual lainnya.

Namun pada dasarnya metode berlatih untuk mengaktifkan indera keenam ini sama, yaitu melalui tiga tahap utama, yaitu: Penenangan Pikiran, Pemusatan Konsentrasi dan Visualisasi.

Penenangan Pikiran

Menenangkan Pikiran

Penenangan pikiran dalam ultramind sistem dilakukan dengan cara duduk santai dan melakukan penghitungan mundur mulai dari angka yang besar menuju ke angka yang kecil dengan membayangkan pemandangan yang indah-indah.

Baca juga  4 Tempat Paling Angker Di Jakarta, Tempat Untuk Kalian Uji Nyali

Dalam daya prana dilakukan dengan mengendorkan urat-urat di sekujur tubuh disusul dengan membayangkan sesuatu yang indah. Ada juga yang melakukannya dengan membayangkan dan merasakan anggota tubuh satu persatu, seolah anggota tubuh tersebut berdiri sendiri.

Untuk membantu penenangan pikiran, berbagai cara sebagaimana tersebut di atas biasanya dilakukan di tempat yang sepi, serta merangsangnya dengan wewangian seperti parfum, bunga, dupa atau kemenyan.

Pemusatan Konsentrasi

Pemusatan Konsentrasi

Pemusatan konsentrasi dilakukan usai pikiran dalam keadaan tenang (kosong). Cara pemusatan konsentrasi ini terdiri atas berbagai macam, seperti memusatkan pikiran pada satu titik di antara kedua mata (Di beberapa perguruan spiritual ada yang menggunakan bantuan cermin untuk mempercepat pemusatan), memejamkan mata dan mengangkat bola mata sedikit ke atas, ada juga yang mengangkat tangan dengan membayangkan seolah ada gelombang di antara kedua telapak tangan.

Setelah pikiran terkonsentrasi, baru menyebutkan sesuatu yang dikehendaki. Saat menyebutkan sesuatu yang dikehendaki tersebut, ada yang cukup diucapkan dalam hati. Ada juga yang dilontarkan dengan lisan sebanyak 3 kali.

Visualisasi

Visualisasi

Visualisasi atau teknik video mental dilakukan setelah menyampaikan sesuatu yang dikehendaki. Gambarkan dalam pikiran tentang sesuatu yang Anda kehendaki tersebut, misalnya apabila Anda ingin mendapatkan cinta seorang gadis, gambarkan dalam pikiran sosok tubuh gadis tersebut. Gambarkan juga seolah Anda bermesraan dengan si gadis dan usahakan agar gambaran tersebut seolah-olah sebuah kenyataan.

Hal yang sama juga berlaku untuk tujuan-tujuan yang lain. Intinya, Anda menggambarkan sesuatu yang dikehendaki dan seolah berhasil memperoleh apa yang Anda kehendaki serta gambaran itu seakan-akan sebuah kenyataan.

Ketika Anda bervisualisasi itulah, otak Anda berada pada level gelombang otak delta yang dipercaya sangat membantu dalam berkomunikasi dua arah dengan nalar supra.

Setelah ketiga tahap tersebut berhasil dilalui, langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menanamkan keyakinan dalam hati bahwa sesuatu yang Anda inginkan tersebut nantinya akan dapat terwujud dengan bantuan Tuhan.

Baca juga  10 Tempat Mistis di Inggris yang Bisa Kamu Kunjungi

Tidak perlu dipikirkan bagaimana cara Tuhan dalam mewujudkan sesuatu yang Anda inginkan itu, karena hal tersebut justru akan mengurangi kadar keyakinan yang Anda miliki. Padahal, keyakinanlah yang menjadi kunci utama dari keberhasilan kerja dunia spiritual. Dengan kata lain, Anda harus selalu berpikir positif dan berprasangka baik bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik kepada makhluknya.

Yakini bahwa dunia spiritual memiliki sistem kerja tersendiri yang tidak dapat dinalar dengan akal, maka keyakinan tersebut akan benar-benar terwujud. Seperti itulah kurang lebihnya dari cara kerja indera keenam.

Indera Kenam

Tertarik untuk mempraktikkannya? Tunggu dulu! Ilmu spiritual berbeda dengan ilmu fisik yang dapat dipelajari di lembaga-lembaga pendidikan. Banyak yang meyakini, ilmu spiritual tidak dapat dipelajari tanpa dibimbing seorang guru spiritual yang juga dikenal dengan sebutan mursyid.

Jika dipelajari secara otodidak, kemungkinan untuk berhasil relatif kecil. Bahkan konon dapat membahayakan jiwa dari orang yang mempelajari disebabkan karena kuatnya energi dari ilmu spiritual. Artinya, jika orang yang mempelajari tidak kuat saat menerima ilmu tersebut, pikirannya bisa terguncang sehingga bisa mengakibatkan gangguan jiwa.

Berbeda jika saat mempelajari ilmu tersebut didampingi oleh guru spiritual. Mursyid akan dapat mengukur sampai batas mana ilmu yang mesti diberikan kepada muridnya, dan ilmu tersebut disampaikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan murid. Jika ternyata sang murid belum mampu menerima ilmu yang diberikan, mursyid juga paham bagaimana cara untuk mengatasinya sehingga tidak berdampak buruk pada diri murid.

Demikian kedahsyatan dari indera keenam serta cara mengaktifkannya agar indera keenam dapat diberdayakan untuk sebuah tujuan. Hanya saja, jangan coba-coba untuk belajar sendiri karena risikonya begitu besar!


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

47
47 upvote
aguskurniawan

Legend