Opini   

Berkaca Pada 3 Negara Besar yang Sudah Bubar

Mari belajar dari masa lalu2 menit


Berkaca Pada 3 Negara Besar yang Sudah Bubar 1

Sebagai sebuah negara besar, Indonesia juga punya tantangan yang tidak kecil. Bayangkan saja, dengan ribuan pulau dan 34 propinsi serta 200 juta lebih warga negara, tentu banyak hal yang harus dipikirkan.

Salah satu persoalan besar yang masih belum terbereskan dengan sempurna adalah persatuan nasional.

Ada apa dengan persatuan nasional? Apakah bangsa kita kurang bersatu? Silahkan Anda mengutarakan opini masing-masing.

Hanya saja dalam sejarah, ada banyak negara yang pernah dikenal sebagai entinitas yang besar dan disegani, namun akhirnya bubar tanpa bekas. Hanya ada pecahan-pecahan yang secara wilayah tentu tidak lebih besar dari negara induknya.

Uni Soviet

Berkaca Pada 3 Negara Besar yang Sudah Bubar 3

Tidak ada yang menyangka sebelumnya bahwa negara sehebat Uni Soviet bisa bangkrut. Raksasa komunis itu tumbang dan hancur berkeping-keping.

Beberapa negara yang pernah tergabung dalam Uni Soviet adalah : Rusia, Belarusia, Ukraina, Lithuania, Latvia, Estonia, Moldova, Armenia, Azerbaijan, Kazakhtan, Kirgiztan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Baca juga  Masa Depan Electronic Dance Music (EDM) & Budaya Indonesia

Sempat menjadi dua adikuasa di dunia bersama Amerika Serikat, Uni Soviet bubar karna krisis ekonomi dan meningkatknya pemberontakan di daerah yang tidak mampu diredam oleh pemerintah pusat.

 

Yugoslavia 

Berkaca Pada 3 Negara Besar yang Sudah Bubar 4

Ini adalah salah satu negara dengan kisah paling tragis di dunia. Sempat digadang-gadang menjadi model negara modern yang netral, berdiri di tengah kapitalisme Amerika Serika dan Komunisme Uni Soviet, Yugo bubar juga.

Yugoslavia sendiri artinya adalah tanah orang Slavia selatan. Di negeri ini hidup berbagai bangsa, yang besar antara lain adalah Serbia, Slovenia, Bosniak dan Kroasia. Lalu ada juga orang Albania, keturunan Yunani, orang Yahudi, Makedonia dan lainnya.

Walau terdiri dari berbagai bangsa dan agama, Yugoslavia bersatu dan maju di bawah komando Josep Broz Tito, yang bersama-sama Bung Karno mendirikan Gerakan Non-Blok.

Baca juga  Indonesia 'Masih' Belum Siap Pembelajaran Online

Tito adalah seorang pemimpin berkharisma. Ia menerapkan sistem komunisme unik yang tidak melulu berkiblat pada Uni Soviet ataupun Tiongkok.

Setelah kematian Tito, Yugoslavia goncang. Perang antar-etnis tak terhindarkan. Beberapa daerah akhirnya memisahkan diri.

Kini Yugoslavia bubar. Negara itu terpecah menjadi Serbia, Montenegro, Makedonia Utara, Kroasia, Kosovo, Boznia-Herzegovina, dan Slovenia.

 

Austria-Hongaria

Berkaca Pada 3 Negara Besar yang Sudah Bubar 5

Austria – Hongaria adalah sebuah entinitas politik raksasa yang eksis pada kisaran tahun 1867-1918. Negara ini berbentuk kekaisaran dan seperti namanya terdiri dari dua negara penyangga, yakni Austria dan Hongaria.

Negara ini punya semboyan Indivisibiliter ac Inseparabiliter alias dalam Bahasa Indonesia berarti tak terbagi dan tak terpisahkan. Sebuah semboyan indah yang sayangnya tiada arti karena negara perkasa ini bubar juga.

Walau hanya hidup dalam lembaran sejarah, tetapi negeri ini cukup luas. Beberapa negara modern dulunya juga merupakan bagian dari Austria-Hongaria. Berikut gambaran luasnya wilayah penerus kekaisaran Habsburg ini.

Baca juga  3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa

Wilayah Kekaisaran Austria Hongaria :

  • Sebagian besar wilayah Austria kecuali Burgenland
  • Ceko
  • Slovenia
  • Italia Selatan
  • Sebagian Polandia termasuk dataran rendah dan Sub-Karpatia.
  • Dalmatia (Kroasia)
  • Suceava (Rumania).
  • Transleithania (Hongaria Modern)
  • Sebagian Yugoslavia.
  • Ukrania.
  • Desa-desa di Bosnia.

Sungguh meskipun sangat luas nyatanya negeri itu bubar juga. Untuk diketahui Austria-Hongaria ini adalah salah satu negara utama di balik laga Perang Dunia I. Sayangnya mereka kalah.

Paska mengalami kekalahan, nasib apes datang bertubi-tubi. Setelah kehilangan Yugoslavia, Ceko dan Ukraina juga lepas. Alhasil dua negara penyokong, yakni Austria dan Hoggaria memutuskan memisahkan diri di tahun 1918.

Perkuat Pancasila!

Sebagai sebuah ideologi, Pancasila masih tangguh dan handal untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang majemuk ini. Agar tak mengikuti jejak tiga negara tadi, mari kita pelajari, amalkan dan pertahankan Pancasila sebagai jiwa bangsa. Demi persatuan Indonesia.

Berkaca Pada 3 Negara Besar yang Sudah Bubar 6

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Koala Merah

Legend   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.