Opini   

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pembelajaran di Sekolah


Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pembelajaran di Sekolah 1

Pandemi Covid-19 telah melanda 215 negara di dunia  sudah lebih dari tujuh bulan terakhir ini. Covid-19 itu sendiri merupakan musibah yang sangat besar yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Dengan adanya virus covid -19 sangat berdampak terhadap perubahan aktifitas belajar-mengajar  di dunia pendidikan.

Dampak covid-19 menyebabkan mundurnya prekonomian di Negara Indonesia. Perusahan banyak yang di PHK. Akibatnya banyak yang mengalami kelaparan karena kehilangan pekerjaan. Terkadang hidup saat ini banyak  yang semakin tinggi untuk membeli kuot yang meningkat dan julah biaya semakin meningkat. Dampak buruk juga terjadi pada bidang pendidikan di Indonesia.

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pembelajaran di Sekolah 3

Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada 24 Maret 2020 telah mengeluarkan surat edaran Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa proses belajardilaksanakan dirumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh yang dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 (Mendikbud, 2020).

Brito,2003 telah mengatakan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan dirumah disebut juga (online learning) dilakukan dari berbagai tingkatan jenjang pendidikan sejak tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Tidak ada lagi aktifitas pembelajaran yang dilaksanakan didalam ruangan kelas oleh tenaga pendidik; guru maupun dosen.

Menurut Putra Wijaya dalam (Suryawan, 2020) belajar dirumah tidak menjadi masalah karena pembelajaran bisa dilakukan kapan dan dimana saja, apalagi sudah ada didukung dengan sistem daring. Pembelajaran daring merupakan langkah yang tepat untuk masalah  pembelajaran yang menggunakan dengan sistem internet dengan konektivitas, aksebilitas, dan fleksibilitas di era pandemi saat ini.

Baca juga  Dampak Negatif & Positif Sekolah Online

Kegiatan belajar-mengajar harus tetap dijalankan meskipun harus dilaksanakan secara daring (online) untuk mencerdaskan anak bangsa. Hal tersebut harus adanya perhatian lebih dari orang tua untuk memantau ketika belajar dirumah.

 

Dampak Covid-19 pada Proses Belajar di Sekolah

Proses pembelajaran disekolah merupakan alat untuk meningkatkan dari pengetahuan dan skill. Selain itu masih banyak siswa yang menganggap bahwa kegiatan sekolah itu menyenangkan, bahkan siswa itu bisa berinteraksi dengan sekolah yang lain.Tetapi sekarang kegiatan sekolah berhenti dengan tiba-tiba karena adanya gangguan covid-19. Sejauh mana dampaknya bagi proses belajar disekolah?

Pembelajaran daring saat ini malah dijadikan solusi dalam masa pandemi covid-19, sebagaimana pembelajaran daring ini tidak mudah seperti yang dibayangkan. Menurut Lavy, yang merumuskan dampak pada pembelajaran dikarenakan perbedaan waktunya saja. Ia menstimulasikan bahwa total jam mengajar mingguan dalam matematika, dan bahasa adalah 55% lebih tinggi di Denmark dan Autria. Sehingga sangat jelas yang diterima oleh pelajar Indonesia karena banyak kehilangan waktu belajar di sekolah.

Ketidaksiapan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran darimg menjadi faktor utama kekacauan ini, walaupun sebenarnya pemerintah memberikan penilaian terhadap siswa sebagai syarat kenaikan untuk kelulusan dari pendidikan disaat situasi pandemi saat ini.

Baca juga  Kenali Kode Etik Guru dalam Menjalankan Tugas Profesi

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pembelajaran di Sekolah 4

Peralihan cara pembelajaran ini terlalu memaksa bebagai pihak untuk mengikuti alur yang ditempuh agar pembelajaran ini dapat berlangsung, dan menjadi pilihan pemanfaatan teknologi di media daring. Ada tiga faktor masalah yang menghambat pembelajaran daring ini antara lain:

1. Keterbatasan penguasaan teknologi oleh guru & siswa

Kondisi di Indonesia tidak semuanya paham dengan menggunakan teknologi, banyak siswa dan guru yang terkendala menggunakan teknologi di media daring.

Terkadang di sekolah pun mereka harus rebutan dalam menggunakan teknologi karena adanya keterbatasan sarana yang dimiliki oleh sekolah.

2. Sarana & Prasana yang Kurang Memadai

Banyak di Indonesia yang masih belum paham apalagi dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Dalam menikmati sarana dan prasana teknologi yang diinformasikan yang sangat diperlukan dengan adanya musibah covid-19.

3. Akses Internet yang terbatas

Pada pembelajaran daring tidak terlepas dari pengguna internet. Terutama pada jaringan internet masih bayak belum  merata di plosok negeri. Tidak semua sekolah dapat menikmati internet. Jika ada jaringan internet juga terkadang masih tidak stabil dari jaringan internet di media daring.

Sistem pembelajaran daring banyak mengundang masyarakat  dengan keresahan dapat menimbulkan masalah-masalah baru, maka agar bisa melakukan pembelajaran daring ini tentu harus memiliki fasilitas lainnya. Contohnya seperti Hp, kuota internet yang cukup, dan jaringan yang memadai. Tetapi jika ada siswa yang tidak memiliki fasilitas tersebut tentunya siswa belajarnya kurang maskimal dalam pemberian materi.

Baca juga  Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi

Saat ini pemerintah sedang melakukan menunjang pendidikan bagi para pelajar dengan memberi bantuan kuota internet secara gratis. Tetapi banyak siswa yang mengatakan bahwa sama saja dengan adanya kuota gratis tidak dapat menerima materi yang sepenuhnya dengan baik selama pembelajaran daring.

Permasalahan yang dihadapi siswa dengan adanya pembelajaran jarak jauh , bukan hanya tenteng kuota internet saja, melankan penerima dan pemahan materi  kurang diterima dengan baik, karena hal tersebut bisa merugikan dan bisa menurunnya tingka pendidikan di Indonesia.

Dengan adanya kurang kesadaran dari mereka merupakan tangtangan bagibguru dan siswa yang tidak mengadopsi pembelajaran yang diikuti karena kurang interaksi karena masalah konektivitas ditemukan menjadi kelamahan siginifikan dari pembelajaran daring (Arora & Srinivasan,2020).

Dengan demikian, harapannya setiap pelajar tetap menjalankan dengan pembelajaran walaupun dengan sistem daring harus memiliki semangat belajar yang tinggi ditengah pandemi covid-19 Proses pembelajaran ini dapat melatih anak  menjadi bangsa yang cerdas, berpikir secara kritis, berintegrasi berbagai inovasi, dan kreativ, dan siap meningkatkan kualitas dengan adanya perubahan karena dengan adanya sistem daring ini dapat menjadi tantangan bagi pelajar untuk menggapai cita-citanya.

Semoga pandemi covid-19 ini segera cepat berakhir  sehingga sistem pendidikan di Indonesia kembali pulih seperti semula, dan menjadi penerus bangsa  sehingga bisa melanjutkan pendidikan dengan nyaman agar membuat masa depan  di Indonesia menjadi lebih baik.

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pembelajaran di Sekolah 5


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Raden Yeni Fitriyani

   

Mahasiswa Universitas Islam Negri Jakarta Jurusan Pendidikan Matematika

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments