Opini    , Karir   

Facebook dan Instagram Berpengaruh Kuat Terhadap Karir

Terkadang meningkatkan karir, tetapi ada juga yang menghancurkan. Jangan ceroboh bermedia sosial.2 menit


Facebook dan Instagram Berpengaruh Kuat Terhadap Karir 1

Medsosmu, Harimaumu

Di era digital seperti sekarang ini, media sosial bukan hanya berbicara tentang apa yang Anda sukai atau siapa teman SMA Anda, tetapi juga pandangan politik, perilaku sosial dan lebih parah lagi siapa yang tidak Anda sukai.

Pada akhirnya itu akan berpengaruh terhadap jenjang karir Anda. Entah bekerja sebagai pegawai di bawah arahan orang lain yang Anda sebut atasan, bahkan juga ketika berkarir melalui jalur wiraswasta.

Perusahaan jaman now sudah semakin pintar. Mereka tak mau lagi ikut-ikutan terseret arus debat kusir ala netizen Indonesia yang entah kenapa bisa dibilang brutal, ganas, mengerikan, sadis dan tidak tanggung-tanggung.

Ketika kalah dalam adu ide, ada saja orang-orang yang mencoba menyerang dari sisi pribadi : agama, keluarga, latar belakang dan bahkan pekerjaan.

Perusahaan mau tetap hidup dengan sentosa, cari duit dan mengembangkan bisnis. Hal-hal seperti baku hantam online hanya akan menghalangi cita-cita mulia mereka.

Baca juga  SEO, Siapa yang Kita Hadapi? Manusia Atau Bot?

Untuk itu, maka sudah jadi rahasia umum jika HRD atau bagian perekrutan gemar mencari pertimbangan di luar CV yang Anda kirim. Ada yang usil cari di Instagram ada juga yang bela-belain scrolling status Facebook Anda.

Itu semua sah-sah saja. Bukankah Facebook dan Instagram memang merupakan bentuk-bentuk dari media sosial?

Maka berhati-hatilah. Bijaklah dalam update status maupun upload foto. Pikirkan masak-masak sebelum memencet. Ada masa depan Anda di sana.

 

Media Sosial Sebagai Sarana Personal Branding

Ada banyak hal positif yang bisa Anda lakukan ketika bermain media sosial. Ada baiknya Anda mulai melakukan apa yang disebut sebagai personal branding.

Ini akan jauh lebih baik daripada menjejali dinding Facebook dengan umpatan kasar kepada lawan politik, cuplikan video hoax dari akun bodong tidak bertanggung jawab atau terlibat debat yang mengular panjang namun tidak memiliki esensi apapun.

Baca juga  Kartu Pra-Kerja, Apakah Bisa Menjamin Ketenagakerjaan di Indonesia Pasca-Pandemi?

Persoal branding akan meningkatkan impresi orang lain pada diri Anda. Tunjukkan skill yang Anda miliki. Cantumkan cara menghubungi Anda. Tulis pengalaman Anda dalam berkomunitas, membangun masyarakat, berkontribusi bagi pemerintah atau sumbangsih berharga untuk orang lain. Bisa dalam bentuk foto hasil kegiatan ataupun untaian kalimat bernuansa inspiratif.

Ingat akan selalu ada perbenturan. Setiap manusia itu unik dan punya latar belakang berbeda, entah itu suku, agama, ras, tingkat pendidikan, latar belakang keluarga ataupun lingkaran sosial. Dengan menginsafi hal ini, maka Anda sudah selangkah lebih maju dalam menjadi orang yang menarik.

Tidak perlu mengada-ada dan halu dengan upload foto-foto colongan di Google lalu mengaku-aku sebagai milik Anda agar dikira orang sukses, bermartabat, kaya dan bahagia. Ketika semua itu terbongkar, malunya akan sangat luar biasa.

Personal branding adalah tentang kejujuran. Juga efektivitas. Apakah konten Anda di Facebook, Instagram, Twitter, VKontakte, Weibo, Dailyact, ataupun Tiktok sudah Anda pikirkan masak-masak dampaknya? Siapa saja yang kira-kira akan tertarik lalu mengikuti akun Anda lebih lanjut?

Baca juga  5 Film Tentang Karir yang Wajib Ditonton

Sangat rugi jika Anda sudah berbagai jenis kamera, laptop dan smartphone cerdas, tetapi justru mem-publish konten yang bisa menerbitkan kebencian.

Walau tulisan sederhana ini bukanlah sebagai sebuah nasihat, hanya opini dari berbagai fenomena di dunia kerja yang keras, penuh persaingan dan makin kompetitif, tetapi semua berpulang pada Anda. Jika setuju, ada baiknya untuk memiliki sebuah sudut pandang baru dalam melihat social media.

Bukan lagi sebagai ajang pamer adegium politik dan upaya cari musuh baru, tetapi memanfaatkannya sebaik-baiknya demi peningkatan karir dan bisnis. Nanti ketika Anda sudah sukses dan bingung dalam membuang-buang uang dan waktu, bolehlah untuk olahraga digital, baku hantan online via Facebook dan Instagram. Namun pastikan untuk tahu semua resikonya.

Facebook dan Instagram Berpengaruh Kuat Terhadap Karir 3

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Koala Merah

Legend   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.