5 Cara Mudah Mengatasi Anak yang Suka Membantah

Anak Anda suka membantah? Jangan cemas, atasi dengan 5 cara berikut ini.Anak Anda suka membantah? Jangan cemas, atasi dengan 5 cara berikut ini.


Siapapun pasti akan merasa kesal jika melihat si kecil membantah. Terlebih jika caranya membantah disampaikan dengan suara yang lantang dan intonasi tinggi. Jika itu yang terjadi, jangan terburu-buru memarahinya, karena perilaku yang ditunjukkannya tersebut sebenarnya merupakan hal yang wajar.

Membantah merupakan cara anak mengekspresikan kondisinya yang merasa frustasi dan tidak berdaya dalam menghadapi kondisi yang tidak dia inginkan. Hanya saja cara mengungkapkannya yang mungkin tidak benar.

Baru ketika bantahan tersebut disampaikan dengan kata-kata kasar atau mengancam, perilaku si kecil sudah masuk dalam kategori pelecehan verbal dan untuk menangani perilaku negatif tersebut dibutuhkan tindakan yang agresif.

Baca juga  4 Tips Memilih Souvenir Ultah Anak

Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi perilaku anak yang suka membantah:

1. Koreksi Diri Sendiri 

Sebelum melakukan tindakan yang lain, lakukan koreksi terhadap diri sendiri, seperti apa cara Anda selama ini dalam berinteraksi dengan anak. Sudahkah Anda berbicara dengan nada tenang dan tidak bersuara lantang? Apakah Anda selalu menggunakan kalimat yang sopan dan tidak bernada sarkastik? Atau justru sebaliknya.

Karena cara Anda dalam berinteraksi itulah yang dipelajari oleh anak untuk kemudian diekspresikan pada saat dibutuhkan. Itu sebabnya, jadilah teladan yang baik bagi anak dengan selalu mencontohkan hal-hal yang baik termasuk cara berinteraksi dengan orang lain. Jika selama ini Anda kerap berbicara dengan pilihan kata yang tidak baik dan dengan intonasi yang tinggi saat berbicara dengan pasangan atau orang lain, besar kemungkinan anak akan menirunya.

Baca juga  8 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

2. Latih Anak dalam Mengungkapkan Emosi

Tindakan lain yang harus dilakukan adalah mencari tahu persoalan yang mengganggu emosi anak lalu beri pengertian kepada si kecil tentang bagaimana cara mengungkapkan emosi tersebut.

Dengan cara demikian, anak akan belajar tentang bagaimana mengendalikan emosi serta menyampaikannya dengan cara yang benar, bukan dengan cara membantah serta mengungkapkannya menggunakan kalimat yang kasar dan tidak sopan.

3. Ajari Berbicara Secara Bergantian

Bantahan dari si kecil jika tidak ditanggapi dengan bijak dapat berujung pada perdebatan yang justru akan membuat emosi Anda meledak. Untuk itu, ajari anak berbicara secara bergantian.

Sampaikan kepadanya agar tidak memutus pembicaraan saat Anda sedang berbicara. Begitu juga sebaliknya, beri kesempatan kepada si kecil untuk menyelesaikan kalimat yang ingindia sampaikan dengan tidak memenggalnya pada saat dia sedang berbicara.

Baca juga  Pakai Cara Mendidik Ini Biar Anak Mandiri

4. Beri Peringatan

Untuk mengubah perilaku anak, Anda perlu menanamkan aturan dan memberikan peringatan. Kaitkan aturan yang dibuat dengan perilaku anak sehari-hari. Misalnya: “kamu harus membereskan tempat tidur begitu bangun. Jika tidak, kamu tidak boleh main ponsel”.

Jika ternyata anak melanggar aturan tersebut, terapkan peringatan secara konsekuen dengan tidak mengijinkannya bermain ponsel karena tidak mengindakan aturan yang telah Anda buat.

5. Beri Penghargaan

Jangan hanya memberikan punisment, tapi juga berikan apresiasi kepada si kecil jika ternyata menunjukkan perkembangan perilaku yang positif. Hal tersebut akan membuat anak lebih termotivasi untuk merubah perilakunya menjadi lebih baik dengan tidak suka membantah.

Cukup mudah kan cara mengatasi anak yang suka membantah? (*)


aguskurniawan

Emperor