Sains   

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia

Indonesia ada di urutan ke berapa?3 menit


7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 1

Polusi udara sangat mematikan. Pada kenyataannya, sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa rata-rata, polusi udara dapat mengurangi umur manusia hingga 3 tahun, yang lebih tinggi daripada efek pengurangan umur yang disebabkan oleh merokok. Namun, polusi global menyebar tidak merata.

Dengan menggunakan Laporan Kualitas Udara Dunia 2019 yang diproduksi oleh organisasi pelacakan pencemaran udara IQAir, berikut ini adalah 7 negara paling tercemar di dunia, berdasarkan konsentrasi partikel PM2.5 dalam mikrogram per meter kubik (μg / m³), dengan angka yang lebih tinggi menunjukkan tingkat polusi yang lebih tinggi.

1. Bangladesh: 83,3 μg / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 3

Bangladesh memiliki tingkat polusi PM2.5 tertinggi di dunia, dengan tingkat rata-rata 83,3 μg / m³. Situasi terburuk ada di Dhaka, yang baru-baru ini berada di peringkat ketujuh terburuk dalam Indeks Kualitas Udara IQAir – pemantau kualitas udara hidup independen untuk kota-kota.

Baca juga  5 Phobia Paling Aneh Yang Pernah Diderita Orang di Dunia

Pemerintah telah mencoba memperkenalkan langkah-langkah seperti mendenda pencemar dan mendorong penggunaan tungku batu bata beremisi lebih rendah, namun para pegiat mengatakan itu tidak cukup.

2. Pakistan: 65,8 ug / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 4

Pakistan adalah negara yang paling tercemar kedua di dunia, dengan 22% kematian dalam setahun disebabkan oleh polusi, menurut sebuah studi tahun 2015 dalam jurnal medis Lancet. Pada Mei 2018, Komisi Asap yang ditunjuk pengadilan mengimplementasikan Rencana Aksi Udara Bersih Punjab, merekomendasikan tindakan seperti teknologi pengurang emisi dan pembentukan Meja Respons Asap. Namun Amnesty International mengklaim itu tidak cukup.

3. Mongolia: 62,0 ug / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 5

Beberapa tempat memiliki lebih banyak polusi udara di musim dingin daripada salah satu kota di Mongolia Ulaanbaatar, di mana 46% penduduknya hidup dan polusi dapat mencapai lebih dari 133 kali di atas batas yang direkomendasikan oleh WHO. Menghadapi krisis kesehatan masyarakat, pada Mei 2019 pemerintah melarang pembakaran batu bara di ibukota untuk mengurangi tingkat polusi.

Sebagai sumber panas alternatif, pemerintah mendorong orang untuk menggunakan produk alternatif yang terbuat dari semicoke, produk sampingan batubara, yang membakar dua kali lebih lama dan menghasilkan lebih sedikit asap.

Baca juga  7 Menu Sarapan Dari Berbagai Negara

4. Afghanistan: 58,8 μg / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 6

Di Afghanistan, orang lebih mungkin meninggal karena polusi udara daripada akibat perang saudara. Menurut sebuah laporan oleh Pusat Penelitian Afghanistan, ada 26.000 kematian yang disebabkan oleh penyakit terkait polusi udara pada 2017 dibandingkan dengan 3.483 kematian yang disebabkan oleh perang.

Gunung-gunung yang mengelilingi ibukota, Kabul, menjebak udara dan debu yang berpolusi di atas kota. Buruknya kualitas bahan bakar yang digunakan oleh banyak rumah maupun bisnis memperburuk masalah, dan warga terkadang mengenakan masker saat berada di luar.

5. India: 58,1 μg / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 7

Udara di ibukota India yang macet lalu lintas sangatlah buruk sehingga menghirupnya setara dengan merokok 50 batang sehari. Polusi cenderung memburuk pada saat ini, ketika udara di atas kota menjadi dingin, kering dan tenang, yang berarti polusi lebih mudah terkunci.

Pada saat yang sama, beberapa warga beralih menyalakan api untuk memasak dan memanaskan, yang membuat keadaan lebih buruk karena melepaskan abu maupun debu.

Baca juga  Memanusiakan Kota, Sebuah Jalan Terjal Umat Manusia

6. Indonesia: 51,7 μg / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 8

Indonesia adalah negara yang paling terpolusi keenam dalam peringkat ini. Indeks Kualitas Air Kehidupan telah merilis laporan khusus tentang dampak polusi udara di Indonesia yang menyatakan bahwa rata-rata orang Indonesia kehilangan 1,2 tahun harapan hidup karena polusi. Di daerah yang terkena dampak terburuk, angka itu bahkan dapat mencapai 4 tahun.

September lalu, polusi yang disebabkan oleh asap dari kebakaran hutan menyebabkan sekolah-sekolah di dua kota di Borneo ditutup selama seminggu, karena kualitas udara telah mencapai tingkat “berbahaya” menurut pejabat pemerintah.

7. Bahrain: 46,8 μg / 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 9

Kehadiran gurun terdekat menyebabkan badai debu parah di beberapa bagian Timur Tengah, termasuk negara ketujuh yang paling tercemar di dunia, Bahrain. Mereka ditandai sangat kontras dengan kabut asap yang menelan kota-kota di bagian dunia yang tercemar lainnya.

Tetapi kotoran dan bahan-bahan lain yang terperangkap dalam badai masih bisa membuat orang hidup meskipun terbukti fatal.

Semoga ke depannya pencemaran udara di negara-negara tersebut bisa berkurang ya!

 

7 Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia 10

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Rado

Legend