Sejarah    , Sosial   

Berapa Banyak Sih Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia Non Muslim?


Berapa Banyak Sih Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia Non Muslim? 1

Belakangan ini santer ujaran-ujaran kebencian antar umat beragama, sampai akhirnya muncul kata-kata bernada: “Kamu tak layak hidup di Indonesia, moyangmu tidak berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.” Memang betul kebanyakan pahlawan beragama Islam, karena mayoritas. Pun demikian kita mengenal banyak yang non Muslim.

Saya yakin bahwa nenek moyang kita, tak pernah menyangka bahwa kita akan bertengkar soal ini. Saya yakin dulu ketika mereka menangis bersama, bercerita dalam kegelapan, berpelukan bersama dalam kemenangan, mereka tak bertanya dulu, “apa agamamu, siapa Tuhanmu.”

Karena itu tulisan ini pun tak hendak menghina mereka. Tulisan ini tak hendak mempertanyakan apakah mereka percaya pada Tuhan mereka masing-masing dalam peperangan. Tulisan ini tak hendak menggugat kesetiaan mereka pada kawan seperjuangan yang berbeda agama.

Tapi tulisan ini ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa Indonesia sungguh milik kita bersama. Jangan sampai jasa mereka dilupakan. Jangan sampai darah mereka tumpah sia-sia. Karena apapun agamanya, kita semua mencintai Indonesia yang satu ini.

Para Pahlawan Indonesia yang Percaya Tuhan Yesus (Kristen Protestan dan Kristen Katolik)

Banyak nama pahlawan-pahlawan Indonesia yang percaya kepada Tuhan Yesus menghiasi bandara-bandara. Sebut saja misalnya Adisucipto di Yogyakarta, memiliki nama asli Agustinus Adisutjipto dan beragama Katolik. Atau Bandara Yos Sudarso di Nabire untuk menghormati gugurnya beliau di Pertempuran Laut Aru. Ada pula Frans Seda, Frans Kaisiepo, Tjilik Riwut, dan Sam Ratulangi.

Baca juga  Dampak Masalah Proses Pembelajaran Matematika Di Masa Pandemi COVID-19

Ada pula pahlawan-pahlawan yang daerah asalnya adalah mayoritas Kristen. Sebut saja D.I. Panjaitan, Ferdinand Lumbantobing, Jamin Ginting, Johannes Leimena, Sam Ratulangi, Robert Wolter Monginsidi, Pierre Tendean, K.S. Tubun, T.B. Simatupang, Martha Christina Tiahahu, Maria Walanda Maramis dan banyak lagi.

Pahlawan Indonesia Beriman Katolik
Pahlawan Indonesia Beriman Katolik

Tapi ada beberapa nama lainnya mungkin tak disangka sebagai pengikut Yesus karena tak berkesan Kristiani. Yang pasti saya sendiri tidak menyangka sebelumnya. Amir Sjarifuddin yang gugur sambil memegang Alkitab. Urip Sumohardjo, komandan kedua setelah Jenderal Sudirman. Slamet Riyadi yang ternyata punya nama baptis Ignatius. I.J. Kasimo yang singkatan IJ-nya adalah Ignatius Joseph. Bahkan Wage Rudolf Supratman, penulis lagu Indonesia Raya.

Pahlawan Indonesia Beriman Kristen Protestan
Pahlawan Indonesia Beriman Kristen Protestan

Di antara para pahlawan Kristiani ini terselip pula pahlawan perjuangan, yang sekaligus pemimpin agama, yaitu Mgr. Albertus Soegijapranata. Ia warga Indonesia pertama yang diangkat sebagai Uskup. Ia berhasil mendorong gencatan senjata antara Sekutu dan Jepang, dan terus berjuang melalui tulisan.

Baca juga  Gadis-gadis Radium, Rahasia Gelap Amerika yang Hilang dalam Sejarah

 

Para Pahlawan Indonesia yang Percaya Sang Hyang (Hindu)

Pahlawan Indonesia Beragama Hindu
Pahlawan Indonesia Beragama Hindu

Siapa tak kenal I Gusti Ngurah Rai?  Ia memerintahkan perang puputan kepada pasukannya, artinya perang sampai mati. Seluruh pasukannya yang terkenal dengan nama Ciung Wanara habis tumpas seluruhnya. Tidakkah mereka semua mayoritas beragama Hindu? Tidakkah mereka semua pahlawan?

Ada pula pahlawan-pahlawan beragama Hindu yang mungkin tidak seheboh Ngurah Rai. Tapi mereka tak kalah penting dalam menciptakan wajah Indonesia yang kita kenal sekarang ini. I Gusti Ketut Jelantik dan I Gusti Ngurah Made Agung gugur melawan Belanda.  I Gusti Ketut Puja yang turut hadir dalam perumusan naskah teks proklamasi. Ida Anak Agung Gde Agung yang berjasa menggabungkan Negara Indonesia Timur (NIT) ke dalam NKRI.

 

Para Pahlawan Indonesia yang Percaya pada Dharma untuk mencapai Sangha (Buddha)

Penganut Buddha pun tak kalah di dalam perjuangannya. Jenderal Gatot Subroto memimpin berbagai perlawanan terhadap penjajah. Ia adalah penggagas Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang kemudian menjadi TNI. Ia juga menggagas akademi militer gabungan (Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut) yang jadi cikal bakal AKABRI.

Baca juga  Nostalgia, 5 Klub Era Galatama yang Sempat Populer di Masa Lalu
Pahlawan Indonesia Beragama Buddha
Pahlawan Indonesia Beragama Buddha

Tokoh lainnya adalah Sasanasinha Soemantri Mohammad Saleh (Soemantri M.S.) yang meninggal sebagai umat Buddha. Ia sangat berjasa di dalam perang kemerdekaan.

 

Para Pahlawan Kemanusiaan Indonesia Saat Ini

Sampai saat ini pun Ibu Pertiwi tetap melahirkan pahlawan-pahlawan kemerdekaan dalam berbagai kepercayaan mereka. Sebut saja 894 petugas KKPS yang meninggal saat Pemilu 2019. Mereka adalah para pahlawan demokrasi yang memperjuangkan Pemilu yang adil bagi seluruh bangsa.

Pahlawan Kemanusiaan Indonesia Masa Kini
Pahlawan Kemanusiaan Indonesia Masa Kini

Kini pun masih berguguran para pahlawan kemerdekaan melawan virus Covid-19. Sampai saat ini ada 253 dokter dan tenaga kesehatan yang telah meregang nyawa, dan jumlahnya terus bertambah. Lihatlah foto-foto mereka. Tampak iman mereka yang berbeda-beda, namun dengan semangat yang sama: Berjuang demi Indonesia dan Rakyatnya, karena Indonesia Milik Kita Bersama.

Berapa Banyak Sih Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia Non Muslim? 3


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Rowena Suryobroto

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments