Sejarah   

Sejarah & Daftar Negara Pecahan Yugoslavia


Sejarah & Daftar Negara Pecahan Yugoslavia 1

Yugoslavia adalah sebuah negara yang pernah eksis antara tahun 1918 hingga 2003. Yugoslavia terletak di wilayah yang bernama Balkan, atau Eropa Tengah-Selatan.

Dahulu negeri ini berbatasan dengan beberapa negara Eropa lain, yakni Italia, Austria, Hungaria, Albania, Rumania dan Bulgaria. Di sebelah barat, Yugoslavia dibatasi oleh Laut Adriatik.

Yugoslavia merupakan salah satu negara dengan tingkat pluralitas yang tinggi. Negara ini memiliki berbagai macam bangsa, bahasa, kebudayaan, aliran politik dan agama.

Seperti diketahui, Yugoslavia tersusun atas beberapa etnik besar, seperti Serbia, Slovenia, Albania, Kroasia dan Bosniak. Di situ juga tinggal oran Yahudi, Gipsi, keturunan Yunani, Jerman dan Rumania.

Sejarah Yugoslavia

Sejarah & Daftar Negara Pecahan Yugoslavia 3

Sejarah Yugoslavia sangat panjang namun selalu menarik untuk dibahas. Negeri ini adalah contoh bagaimana ternyata keragaman budaya dan agama bisa menjadi faktor utama untuk terjadinya perpecahan.

 

Era Kerajaan

Yugoslavia awalnya terbentuk dari persatuan bangsa-bangsa Slavia yang tinggal di Balkan. Negara itu berbentuk kerajaan dengan nama resmi Kerajaan Bangsa Serbia, Kroasia dan Slovenia. Pendirinya adalah Alexander Karoderdevic, seorang bangsawan Serbia.

Raja Karaderdevic mati mengenaskan setelah di tembak seorang ekstrimis Bulgaria di Perancis. Putranya meneruskan tampuk pemerintahan Kerajaan Yugoslavia.

Pada masa itu, Yugoslavia sedang menghadapi perjuangan untuk mempersatukan rakyat dari tiga unsur, yakni Serbia, Kroasia dan Slovenia. Yugo juga berseteru dengan Italia dalam memperebutkan beberapa wilayah.

 

Era Kolonialisasi Nazi

Pada Perang Dunia 2, wilayah Yugoslavia menjadi jarahan negara-negara Axis, khususnya Jerman dan Italia. Orang Jerman Nazi menindas Yugoslavia dengan keras, khususnya mereka yang berlatar belakang komunis. Pada masa itu, gerakan Marxis-Leninis sedang berkembang pesat di seluruh Eropa.

 

Era Kemerdekaan

Sejarah & Daftar Negara Pecahan Yugoslavia 4

Para pejuang Komunis bertempur tanpa kenal lelah untuk membebaskan Yugoslavia dari Jerman, Italia dan Hungaria. Mereka akhirnya sukses memerdekakan negeri itu pada tahun 1945.

Sebenarnya estafet kepemimpinan kembali beralih ke tangah para aristokrat. Mereka berencana memulihkan sebuah negara Yugoslavia merdeka yang berbentuk kerajaan. Hal ini tidak disukai oleh kaum komunis.

Josep Broz Tito, seorang marsekal kharismatik akhirnya berhasil memakzulkan raja Petar dan membubarkan kerajaan. Sebagai gantinya ia mendirikan Federasi Demokratik Yugoslavia yang berpaham sosialis.

 

Era Kejayaan

Di masa kejayaannya, dari sekitar tahun 1950-1980, Yugoslavia mampu menjadi salah satu negara yang disegani. Mereka memiliki angkatan perang yang tangguh, intelejen yang hebat dan industri yang mumpuni.

Baca juga  Pentingnya Sejarah Kemerdekaan Indonesia Bagi Pembentukan Karakter Anak

Di luar negeri, walau merupakan negara komunis, Yugoslavia bersitegang dengan Uni Soviet. Lantas Tito, bersama Sukarno dan pemimpin lainnya menginisiasi lahirnya Gerakan Non-Blok.

Di pentas olahraga, tim nasional Yugoslavia adalah salah satu kekuatan sepakbola yang paling ditakuti. Yugoslavia juga cukup disegani di bidang atletik, senam, catur dan tenis.

 

Era Kehancuran

Joseph Broz Tito mampu membingkai perbedaan antara berbagai unsur yang ada. Dengan semangat komunisme, ambisi kedaerahan dan radikalisme agama mampu diredam. Tito berhasil menjadi sosok pemersatu yang dicintai seluruh rakyat Yugoslavia.

Namun ia juga tahu bibit-bibit kehancuran segera tumbuh. Ia bahkan berkata bahwa dirinya adalah orang Yugoslavia terakhir. Setelah kematiannya, para penerus Yugoslavia mendapat cobaan yang mengerikan yakni sentimen agama dan keinginan berbagai daerah untuk merdeka.

Kemudian Yugoslavia terjerembab dalam pertikaian antar suku dan agama. Perang Balkan yang terjadi di negeri itu adalah salah satu yang paling mengerikan di jaman modern. Perang paling hebat khususnya terjadi antara Tentara Rakyat Yugoslavia melawan pemberontak Bosnia dan separatis Kroasia.

 

Daftar Negara Pecahan Yugoslavia

Sejarah & Daftar Negara Pecahan Yugoslavia 5

Yugoslavia akhirnya mengalami kehancuran. Negeri komunis ini bubar dan terpecah-pecah menjadi setengah lusin negara merdeka. Jika Kosovo dihitung, maka Yugoslavia tercatat terpecah jadi tujuh negara baru.

 

Serbia

Serbia merupakan negara penyokong utama dari Yugoslavia, meski pemimpin besarnya adalah Tito yang merupakan orang Kroasia-Bosnia. Ibukota Serbia ada di Belgrade yang juga merupakan mantan ibukota dari Yugoslavia. Lagu kebangsaannya berjudul Boze Pravda.

Paska pembubaran Yugoslavia, Serbia mati-matian berusaha mempertahankannya. Negeri ini bahkan membentuk Yugoslavia / Serbia-Montenegro, sebuah uni bersama tetangga mereka, Montenegro. Sama seperti Yugoslavia, uni ini akhirnya juga bubar. Serbia dan Montenegro kemudian berdiri masing-masing sebagai negara yang terpisah.

 

Montenegro

Arti kata Montenegro adalah Gunung Hitam. Negara ini sempat berusaha mempertahankan eksistensi Yugoslavia dengan membentuk Uni Serbia-Montenegro, namun akhirnya juga bubar.

Ibukota Montenegro adalah Podgorica. Negeri ini merupakan anggota Uni Eropa dan memakai mata uang Euro. Mereka juga adalah bagian dari NATO.

Dua etnik terbesar di Montenegro adalah orang Serbia dan Montenegrin. Dua suku itu sangat mirip. Mereka juga bisa saling memahami bahasa masing-masing.

Baca juga  15 Negara Pecahan Uni Soviet

Tidak seperti wilayah Yugo lainnya, konflik agama cenderung kecil di sini. Orang Montenegro umumnya adalah anggota Gereja Ortodoks. Agama lain yang cukup penting adalah Katolik Roma dan Islam.

 

Makedonia Utara

Makedonia Utara punya hal unik. Negeri ini justru punya masalah dengan Albania dan Yunani, dibanding Serbia. Namun masalah dengan Yunani selesai ketika Makedonia mengubah secara resmi nama negara mereka menjadi Republik Makadenia Utara, bukan lagi Makedonia yang selama ini diprotes Yunani.

Paska berpisah dengan Yugo, mereka cukup damai. Ketegangan muncul ketika ada 300 ribu etnik Albania yang mengungsi ke sana. Padahal jumlah total orang Makedonia hanya sekitar 2 jutaan saja.

Orang Albania ini akhirnya kembali ke asal mereka. Namun ada juga yang membentuk kelompok separatis dan memberontak demi mendirikan negara Albania di Makedonia.

Makedonia beribukota di Skopje. Penduduknya terdiri dari banyak etnik. Dua yang terbesar adalah orang Makedonia dan Albania. Ortodoks merupakan agama terbesar, sedang Islam menempati urutan kedua dengan jumlah penganut mencapai 30% lebih dari seluruh populasi.

 

Kroasia

Salah satu konflik paling berdarah menjelang pembubaran Yugoslavia adalah pertikaian antara separatis Ustashe melawan Tentara Rakyat Yugoslavia dan etnik Serbia.

Warga Serbia tetap loyal pada Yugoslavia. Sedang rakyat Kroasia ingin negara mereka berpisah dan menjadi merdeka penuh. Perang ini mengakibatkan banyak jatuh korban dari kedua pihak. Di Krajna, perang berlangsung sengit. Rakyat Serbia menghadapi gempuran milisi Kroasia. Campur tangannya Tentara Federal membuat PBB akhirnya turut ambil bagian.

Kroasia kini semakin stabil, setidaknya dibanding keadaan ketika Perang Kroasia-Serbia tersebut. Paska perjanjian Daytona, Kroasia berhasil mendapatkan seluruh wilayahnya. Mereka segera berjuang membangun negaranya yang porak-poranda akibat perang.

Kroasia memiliki keindahan alam yang sangat cantik. Mereka juga punya pantai-pantai indah yang menghadap Laut Adriatik. Kroasia juga dilewati sungai Donau bersama sembilan negara Eropa lainnya.

 

Bosnia-Herzegovina

Perang paling biadab menjelang pembubaran Yugoslavia ada di Bosnia. Warga Bosniak dan keturunan Albania bersikeras ingin merdeka. Mereka berhadapan dengan rakyat Serbia-Bosnia yang jumlahnya juga tidak sedikit.

Setelah melewati serangkaian konflik melelahkan, Bosnia akhirnya merdeka. Tidak seperti negara eks Yugo lain, warga Serbia masih tertinggal di sana dan tidak dievakuasi ke Serbia.

Baca juga  7 Negara yang Pernah Memindahkan Ibukotanya

Negara ini akhirnya berhasil merdeka, namun tantangan yang dihadapi juga belum selesai. Etnik Serbia yang Ortodoks membentuk Republik Sparska, terpisah dari wilayah Bosnia lain yang mayoritas dihuni warga Bosnia yang beragama Muslim.

Jadi sebenarnya Bosnia-Herzegovina terdiri dari dua wilayah yakni Republik Sparska dan Federasi Bosnia dan Herzegovina yang penduduknya terdiri dari orang Bosnia maupun Kroasia. Ibukota dari Bosnia-Herzegovina adalah Sarajevo. Ini adalah kota kuno yang mendapat berbagai pengaruh, antara lain Ottoman dan Romawi.

 

Slovenia

Negara Slovenia terletak di Eropa bagian Tengah-Selatan. Negeri ini merupakan mantan anggota Republik Federal Demokratik Yugoslavia.

Dalam urutan waktu, Slovenia bersama Kroasia tercatat sebagai dua negera pertama yang memisahkan diri dari Yugoslavia. Mereka berdua mendeklarasikan kemerdekaan pada 25 Juni 1991.

Kini Slovenia menjadi salah satu negara makmur dengan tingkat kesejahteraan rakyat yang sangat baik. Ibukota dari negara ini adalah Ljubljana. Kota itu mendapatkan gelar sebagai ibukota paling hijau di Eropa pada tahun 2006.

Penduduk Slovenia termasuk sedikit, tidak sampai 3 juta jiwa. Walau begitu roda pembangunan dan ekonomi negara ini cukup mengagumkan. Bahkan pendapatan perkapitanya adalah yang tertinggi no 35 di dunia.

Secara demografi, Kristen merupakan agama mayoritas di Slovenia. Lebih dari separuh penduduk negara itu adalah penganut Gereja Katolik Roma. Meski begitu, Islam dan Kristen Ortodoks juga dianut sebagian kecil penduduk. Slovenia segera menjadi anggota PBB dan kemudian berhasil diterima sebagai anggota Uni Eropa. Mereka memakai Euro sebagai mata uang nasional.

 

Kosovo

Kosovo menyatakan kemerdekaannya pada 17 Februari 2008. Sebanyak 100 lebih negara sudah mengakui kemerdekaan ini, namun beberapa masih menolak. Indonesia, bersama RRC dan Rusia masih belum mengakui Kosovo sebagai sebuah negara.

Kosovo sendiri dianggap masih sebagai bagian tak terpisahkan dari Republik Serbia. Meski keadaan berlangsung tertib dan aman, konflik besar bisa saja meletus di wilayah yang beribukota di Pristina ini.

Menurut sensus 2005, penduduk Kosovo terdiri dari berbagai etnis. Tentu etnik terbesar adalah Bangsa Albania, disusul Serbia, Kroasia, Turki dan Bosnia.

Sejarah & Daftar Negara Pecahan Yugoslavia 6


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Koala Merah

   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments