Sosial    , Opini    , Teknologi   

3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa


3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa 1

Desa merupakan salah satu wilayah yang dianggap kurang maju dan tertinggal dibandingkan kota. Akan tetapi perlu kita sadari, beberapa wilayah pedesaan justru mempunyai potensi yang sangat besar dan peluang kesejahteraan yang lebih tinggi. Yang membuat sebuah desa kadang dianggap kurang maju karena beberapa faktor seperti kehidupan masyarakatnya yang sederhana atau pemanfaatan fasilitas yang cenderung tidak begitu maksimal.

Apalagi kehidupan masyarakat desa cenderung lebih realistis seperti bekerja dan mencukupi kebutuhan pokok untuk makan dan sekolah. Terbalik dengan wilayah perkotaan, lebih banyak hal dapat kita temui. Mulai dari pusat perbelanjaan, taman kota yang selalu ramai atau pusat hiburan masyarakat yang selalu dipadati pengunjung.

Persepsi tentang kemajuan suatu wilayah desa kadang hanya dianggap sebagai suatu yang sulit. Padahal jika dilihat dari sisi kesejahteraan dan efektifitas hidup, masyarakat desa justru memiliki keunggulan yang lebih menonjol. Hanya saja pandangan tentang pola masyarakatnya yang dianggap terlalu konservatif menjadi salah satu alasan utama. Walaupun memiliki banyak potensi untuk mengembangkan berbagai sisi agar lebih maju, nyatanya ada beberapa profesi yang memang seharusnya ada dan dibutuhkan di wilayah desa.

Seiring dengan perkembangan jaman, sikap hidup dan nilai- nilai yang terlalu konservatif justru akan membuat masyarakat menjadi kurang berkembang. Lingkup kesejahteraannya pun pada akhirnya tidak bisa dibandingkan dengan daerah perkotaan yang memang sudah menyesuikan sedari awal. Berikut adalah beberapa lembaga penunjang kemajuan desa yang sebagian besar belum pernah ada atau belum dibentuk.

Lembaga Pers Desa

Salah satu sisi kenyamanan tinggal di desa adalah pola masyarakatnya yang tenang dan mampu bersosial dengan baik. Kita banyak melihat lingkup interaksi antar masyarakatnya yang begitu dekat satu sama lain. Tetapi ada satu kekurangan yang harus diperbaiki dalam pengembangan sistem informasi dan komunikasi di desa. Biasanya masyarakat hanya cenderung mengetahui sebuah informasi dari mulut ke mulut atau dari media massa yang dianggap umum seperti televisi. Padahal peranan tekhnologi di era saat ini sudah sangat menunjang terjalinnya suatu pertukaran informasi yang lebih akurat, efisien dan cepat.

Baca juga  Pentingnya Komunikasi Kesehatan: Sehat Tidak Hanya Soal Fisik

3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa 3

Dibeberapa wilayah desa masih sering ditemukan permasalahan penyampaian informasi yang tidak efektif. Bahkan pemerintah desa pun kerap kesulitan membagi informasi secara merata kepada masyarakatnya. Hal ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi atau rancangan sistem penyampaian informasi di desa masih sangat kurang. Untuk itulah diperlukan suatu badan pers yang bisa bertindak sebagai media massa dalam penyampaian informasi desa. Fungsi lembaga pers ini tentunya berbeda dengan yang ada di kota- kota besar maupun lembaga- lembaga media elit.

Fungsi lembaga pers desa adalah salah satu jembatan bagi ketersediaan informasi dan validasi data yang ada di desa. Selain itu pers sendiri juga menjadi satu bagian penting dalam transparansi informasi antara masyarakat desa, Pemerintah Desa atau LSM desa. jadi tidak hanya sekedar menyampaikan berita.

Mungkin akan banyak sekali permasalahan atau kendala yang muncul ketika lembaga pers ini dibangun, seperti ketersediaan SDM atau permasalahan masyarakatnya yang cenderung kurang mampu mengakses tekhnologi. Bahkan dibeberapa desa sering ditemui kendala sinyal seluler. Tetapi dengan adanya lembaga pers desa, mereka tidak hanya berfungsi untuk menyediakan informasi tetapi juga memecahkan solusi ketersediaan dan penyampaian informasi baik secara teknis sekalipun.

 

Konsultan Bisnis Online

Dibeberapa desa mungkin ada yang sudah melek tekhnologi dan memanfaatkannya menjadi satu peluang dalam kegiatan bisnis. Bisa kita lihat akses informasi dan kegiatan yang berkutat dilingkup bisnis sudah mulai dilakukan oleh banyak masyarakat desa. Sayangnya beberapa desa masih sangat tradisional, banyak penduduknya yang mungkin hanya berkutat pada pekerjaan- pekerjaan fisik seperti bertani atau berdagang dipasar. Bahkan tidak tau caranya menjual produk jika tanpa pengepul atau makelar. Selain itu keterbatasan kemampuan dalam akses dunia maya menjadi satu masalah yang sangat vital.

Baca juga  [Kasus Study] Apakah Domain Gratis Freenom Bisa Di Approve Adsense ?

3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa 4

Mengapa banyak sekali masyarakat desa yang kadang kurang makmur hidupnya ? tidak jarang desa dengan komoditi utamanya yaitu beras malahan memperlihatkan sisi kehidupan masyarakatnya yang kurang mapan atau sekedar cukup. Padahal beras menjadi konsumsi utama dan komoditi pokok hampir seluruh masyarakat indonesia. Hal ini kembali pada salah satu alasannya yaitu masyarakatnya yang masih terbilang konservatif.

Salah satu lembaga yang punya peranan cukup penting guna penyesuaian desa menuju ke arah yang lebih baik adalah dengan menyediakan seorang konsultan bisnis. Dewasa ini banyak sekali platform di dunia maya yang menyediakan bantuan untuk para petani dan pedagang desa, mulai dari sharing modal hingga marketplace khusus komoditi dilingkup pertanian desa. Tetapi jika masyarakat desanya sendiri tidak paham dan tidak mampu mengakses ketersediaan lahan online tersebut rasanya akan sama saja.

Peranan masyarakat desa dalam menjalin suatu sinergi sangat diperlukan. Kita tentunya yakin bahwa tidak semua masyarakat desa itu gaptek atau tidak paham pengelolaan bisnis melalui media daring. Untuk itulah menciptakan sinergi untuk pemerataan kesejahteraan sangat penting. Membuat sebuah lembaga konsultasi untuk meningkatkan nilai kesejahteraan dan peluang kesejahteraan akan menciptakan sebuah kelompok sosial masyarakat yang lebih baik dan tentunya meningkatkan perekonomian desa.

Masyarakat yang tadinya bingung akan menjual sendiri hasil panen jika tanpa pengepul, akan secara perlahan mandiri. Pihak pemerintah desa pun seharusnya mendukung kemandirian warga masyarakatnya dalam pengupayaan ini.

 

Lembaga Digitalisasi

Pernah berfikir untuk hidup di desa ? Banyak masyarakat kota masih menganggap bahwa wilayah desa adalah sebuah wilayah kurang maju dengan pola masyarakatnya yang dianggap kurang open minded, padahal tidak sama sekali. Seperti halnya di kota, pemanfaatan tekhnologi seperti telephone seluler atau akses internet sudah cukup umum dan sering ditemui. Yang menjadi masalah adalah pengelolaannya kurang maksimal.

Baca juga  Berapa Banyak Sih Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia Non Muslim?

3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa 5

Di desa sendiri banyak sekali remaja- remaja desa yang juga mempunyai cita- cita ingin sukses di bidang multimedia. Ingin menjadi fotografer atau seorang content creator audio visual. Yang menjadi perhatian disini adalah kurangnya pemanfaatan tekhnologi digital sebagai media aplikasian penunjang. Dengan adanya sistem digitalisasi yang terstruktur, seluruh kegiatan pengelolaan di desa akan menjadi maksimal dan tentunya lebih maju serta efektif. Misalkan saja, input data digital seputar pembangunan desa atau pengelolaan anggaran dibidang lainnya bisa dilakukan melalui aplikasi khusus dan itu bisa terhubung serta dapat diakses oleh masyarakat secara langsung.

Hal ini tentunya akan memudahkan sistem pembangunan desa. Memang saat ini sudah banyak sekali pemanfaatan aplikasi digital untuk membantu pekerjaan pemerintah desa, seperti aplikasi pencatat anggaran digital atau aplikasi pencatat debit air. Tetapi pemanfaatannya masih sangat terbatas, hal ini disebabkan kurangnya minat masyarakat desa dalam proses pengembangan wilayahnya yang dianggap semakin ribet dan sulit.

Jika ketiga poin diatas mampu diaplikasikan dan diterapkan, desa bukan hanya menjadi sebuah wilayah yang dianggap lebih maju. Tetapi dari segi transisinya wilayah desa dapat dengan mudah menyesuaikan di era kemajuan global saat ini. Ditambah lagi dengan adanya dana desa yang dinilai cukup besar dan bisa menopang segala kebutuhan guna kemajuan desa yang lebih baik serta mandiri.

Apalagi menurut data yang dikeluarkan oleh kemendesa PDTT jumlah wilayah desa tertinggal mencapai lebih dari 70%. Data ini dirangkum dari total 62 Daerah. Penerapan dari 3 sistem diatas mungkin akan terasa sulit. Tetapi jika kita mampu bekerja sama dengan seluruh pihak mulai dari pembentukan tim tenaga ahli, manajemen dana, pembentukan alur kerjasama, edukasi hingga pengelolaan SDM secara lebih terstruktur, maka wilayah desa akan menjadi satu wilayah yang lebih maju.

3 Lembaga Yang Seharusnya Ada Di Desa 6


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Ade Firman Saputra

   

Selain menulis, rutin bersosialisasi serta jalan- jalan ke berbagai tempat asing menjadi kegiatan bagi saya. Kita akan lebih mengenal banyak hal dan memperkuat jiwa

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments