Traveling   

Menjadi Salah Satu Surga di Bumi, Kampung adat Wae Rebo Wajib Kamu Kunjungi


Menjadi Salah Satu Surga di Bumi, Kampung adat Wae Rebo Wajib Kamu Kunjungi 1

Bagian indonesia timur, tepatnya di flores memiliki sejumlah destinasi pariwisata yang tidak kalah indahnya dengan kawasan lainnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya adalah ada di Labuan Bajo.

Tetapi, menurut warga Labuan Bajo sendiri ada salah satu destinasi yang bisa mereka sebut sebagai surga di bumi. Hal itu karena perjalanan untuk sampai ke tempat itu membutuhkan waktu dan usaha yang cukup besar, walau pada akhirnya usaha tidak menghianati hasil.

Nama tempat atau destinasi tersebut adalah Kampung Wae Rebo. Sebuah kampung adat yang terpencil dan misterius yang berada di Desa Satarlenda, Kecamatan Satarmese Barat, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dikatakan terpencil karena kampung tersebut berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Lalu, apa yang akan kamu temukan dan lihat disana jika berkunjung ke sana ?

Kampung Wae Rebo terkenal dengan kebudayaannya di sana. Wae Rebo merupakan sebuah kampung yang masih menghormati dan melekat dengan adat istiadat, yang dimana masyarakat di sana masih tinggal di rumah yang beratapkan ijuk kerucut atau biasa mereka sebut Mbaru Niang.

Baca juga  10 Tips Yang Harus Kalian Perhatikan Jika Berkunjung ke Pulau Komodo, Labuan Bajo

Di dalam Mbaru Niang terdapat 5 sampai 6 kamar, namun khusus untuk rumah keluarga kepala adat dan keturunanya terdapat sampai 8 kamar. Mesti terlihat hanya memiliki satu lantai dasar tetapi sebenarnya rumah Mbaru Niang itu memiliki lima lantai dengan fungsi yang berbeda – beda. Lantai dasar digunakan sebagai area kamar tidur dan ruang tamu.

Menjadi Salah Satu Surga di Bumi, Kampung adat Wae Rebo Wajib Kamu Kunjungi 3

Selain itu, pemandangan yang tidak kalah indahnya dengan tempat lain yang membuat kampung ini menjadi incaran para wisatawan asing. Untuk perjalanannya sendiri menuju Kampung Wae Rebo membutuhkan banyak tenaga dan fisik yang kuat untuk sampai ke sana. Dimulai dari Labuan Bajo menggunakan kendaraan mobil akan memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam untuk sampai ke Desa Dintor atau tempat peristirahatan yang bernama Wae Rebo Lodge.

Baca juga  Tips Liburan Hemat Tapi Tetap Menyenangkan!

 

Lalu, masih harus melanjutkan perjalanan ke kampung kembaran atau biasa disebutĀ  kampung kombo. Waktu menempuh untuk sampai ke sana memakan sekitar10 menit dengan jarak 5 sampai 6 km. Setelah sampai di kampung kombo, wisatawan harus menggunakan kendaraan roda dua untuk sampai ke titik awal hutan Wae Rebo.

Mulai dari titik awal hutan ini wisatawan perlu berjalan kaki dengan waktu sekitar 2 sampai 4 jam melewati hutan, menyebrangi sungai, dan melintasi pinggir jurang yang curam untuk sampai ke Kampung Wae Rebo. Total waktu perjalanan untuk sampai ke Kampung Wae Rebo jika wisatawan dari Labuan Bajo akan memakan waktu 7 sampai 8 jam.

Sesampainya di Kampung Wae Rebo, wisatawan akan disambut oleh pemandangan yang indah dan unik dari Mbaru Niang serta aktifitas masyarakat di sana. Masyarakat Wae Rebo mencari mata pencaharian dengan berkebun kopi. Setiap pagi mereka akan membawa hasil kopi untuk dijual ke pasar. Selain itu, ada juga kerajinan tangan yang menjadi cindera mata, yang membuat daya tarik dari Kampung Wae Rebo itu sendiri.

Baca juga  Detektif Wisata: Menyelidik Kebumen, Kabupaten dengan Pantai Bocor

Menjadi Salah Satu Surga di Bumi, Kampung adat Wae Rebo Wajib Kamu Kunjungi 4

Dan yang terakhir adalah wisatawan bisa menikmati pemandangan malam hari yang begitu indah yaitu milky way. Kebanyakan wisatawan yang datang ke Kampung Wae Rebo yaitu untuk melihat milky way. Sudah banyak wisatawan asal domestik maupun mancanegara yang mengakui keindahan dari taburan – taburan bintang di atas atap rumah kampung adat Wae Rebo. Untuk melihat milky way biasanya wisatawan sudah bersiap – siap menempati spot – spot tertentu pada pukul 20.30 WITA untuk melihat milky wat dengan jelas.

Menjadi Salah Satu Surga di Bumi, Kampung adat Wae Rebo Wajib Kamu Kunjungi 5


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Rendy Ng

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments