Traveling   

Pesona 10 Tempat Rekreasi di Jawa Tengah yang Bikin Ternganga


Pesona 10 Tempat Rekreasi di Jawa Tengah yang Bikin Ternganga 1

Tempat rekreasi di Jawa Tengah tidak hanya menjadi bagian dari industri pariwisata, tapi juga bagian dari tradisi dan sejarah sebagaimana tersebut dalam kitab-kitab kuna tentang aktifitas raja-raja di tempat pelesir/tempat rekreasi sejak jaman pemerintahan Syailendra dan Mataram Kuna di abad ke-8 dan ke-10 hingga Mataram Islam pada abad ke-16.

Sebagai wilayah yang telah tumbuh dan berkembang sejak berabad-abad lamanya, jejak-jejak warisan sejarah tentu menjadi daya pikat utama dari tempat rekreasi di Jawa Tengah, disamping pesona alamnya yang juga memiliki potensi untuk dijual.

Pesona Tempat Rekreasi di Jawa Tengah

Tidak disangsikan lagi, Jawa Tengah memiliki banyak objek wisata. Diantara sekian banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi tersebut, sebagian diantaranya menebarkan pesona yang luar biasa, sehingga siapapun bakal dibuat takjub dan ternganga saat melihatnya.

Inilah 10 tempat wisata di Jawa Tengah yang wajib dimasukkan ke dalam daftar destinasi para wisatawan karena memiliki daya pesona yang luar biasa.

Prambanan

Candi Prambanan

Jika Yogyakarta memiliki Borobudur, Jawa Tengah boleh bangga dengan Candi Prambanan yang eksotis. Candi yang juga dikenal dengan nama Candi Rara Jonggrang ini dibangun pada abad ke-9 dan ditemukan kembali pada tahun 1733 oleh CA Lons, seorang warga Belanda, setelah ratusan tahun lamanya terabaikan.

Prambanan merupakan Candi Hindu termegah dan paling indah di Asia Tenggara, dengan kerumitan arsitektur yang menawan, sehingga pada tahun 1991, UNESCO menobatkan candi ini sebagai situs warisan dunia.

Berlokasi di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Candi Prambanan memiliki ketinggian 47 meter dengan jumlah candi sebanyak 240 candi. Namun yang saat ini tersisa dan dapat dinikmati hanya 18 candi yang terdiri dari 8 candi utama, 8 candi kecil dan 2 candi perwara.

 

Dataran Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng

Kawasan Dieng dikenal sebagai negeri di atas awan, karena berada di ketinggian 2000 meter dari atas permukaan laut. Berada di lokasi yang cukup tinggi membuat Dieng senantiasa diselimuti udara yang sejuk serta tertutup kabut tebal.

Pesona keindahan alam yang disuguhkan Dieng dapat dilihat dari hamparan perkebunan tembakau, dari gelembung-gelembung yang dikeluarkan lumpur mendidih, dari danau belerang yang berwarna cerah, juga dari candi-candi kecil yang banyak ditemui di wilayah ini yang kesemuanya dinamai dengan nama-nama tokoh pada cerita epik Mahabarata, seperti Gatotkaca, Bima, Arjuna dan Srikandi.

Tidak hanya sekedar indah, pesona alam yang disuguhkan Dieng juga menawarkan suasana spiritual yang menciptakan getaran-getaran misterius dalam diri setiap pengunjung. Apalagi tradisi kuna masih dipegang teguh oleh penduduk setempat dalam kehidupan sehari-hari mereka, sehingga semakin menambah daya tarik bagi wisatawan saat berkunjung ke sana.

Baca juga  Liburan Menyenangkan di Berbagai Tempat Rekreasi di Jakarta Timur

 

Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak adalah salah satu dari masjid tertua di Indonesia yang didirikan Raden Patah bersama Wali Sanga pada tahun 1466-1477 M, dan merupakan cikal bakal Kerajaan Glagahwangi Bintoro Demak.

Masjid berarsitektur tradisional Jawa tanpa kubah dengan atap bangunan berbentuk limas yang ditopang 8 tiang ini banyak dikunjungi para wisatawan karena menjadi bagian dari sejarah perkembangan Islam di tanah air, terutama perjuangan para Wali Sanga dalam menyebarluaskan agama Islam di tanah Jawa.

Di dalam kompleks masjid ini juga bisa ditemui makam raja-raja Kesultanan Demak dengan para abdinya, serta museum yang menyimpan berbagai peninggalan yang terkait dengan sejarah berdirinya Masjid Agung Demak dan penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.

 

Pulau Cemara Besar

Pulau Cemara Besar

Pulau Cemara Besar adalah bagian dari Taman Nasional Karimunjawa yang keindahannya sudah tersohor di seluruh dunia. Beralaskan pasir putih dengan naungan langit biru membentang dan dibalut pepohonan cemara seluas 3,5 hektar yang mempesona membuat kawasan ini laksana sorga di dunia.

Tidak hanya itu, berbagai macam biota laut yang hidup di kawasan perairannya memberikan daya tarik tersendiri bagi mereka yang gemar melakukan diving maupun snorkeling, karena dapat menemukan berbagai macam jenis terumbu karang dengan warna-warni yang indah, serta beragam ikan dan habitat laut lainnya.

 

Pulau Kemujan

Pulau Kemujan

Masuk ke dalam wilayah Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Pulau Kemujan merupakan bagian dari gugusan kepulauan dan merupakan pulau terbesar di gugusan kepulauan tersebut dengan luas 1.501 hektar. Sedang pulau-pulau kecil di sekelilingnya, diantaranya adalah: Pulau Sintok, Pulau Bengkoang, Pulau Gundul, Pulau Cendekian, Pulau Cilik dan beberapa pulau yang lain.

Selain panorama alam yang memukau, banyak aktifitas seru yang dapat dilakukan wisatawan saat berkunjung ke sini, sehingga selama berada di lokasi siapapun akan enggan untuk pulang. Beberapa aktifitas serudi Pulau Kemujan diantaranya adalah: menelusuri kawasan hutan mangrove dengan menggunakan perahu, melihat penangkaran penyu di Pantai Barracuda yang berpasir putih, menikmati indahnya taman bawah laut di Pantai Lawang yang penuh misteri lewat aktifitas diving, menyaksikan rumah-rumah adat suku Bugis dan berbagai aktifitas menarik lainnya.

 

Sangiran

Sangiran

Situs arkeologi seluas 56 km2 yang terhampar di 4 Kecamatan yang menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Sragen dan Kabupaten karanganyar ini dipastikan akan membuat kagum pengunjung yang datang, karena situs yang berada di lembah Sungai Bengawan Solo ini merupakan salah satu situs paling penting di dunia dalam mempelajari fosil manusia.

Baca juga  Suka Traveling, Coba 6 Tips Perawatan Wajah Ala Korea Berikut Ini

UNESCO bahkan menyejajarkan Sangiran dengan beberapa situs penting lainnya di dunia seperti Olduvai Gorge di Tanzania, Zhoukoudian di China dan Sterkfontein di Afrika Selatan. Hal tersebut disebabkan karena fosil-fosil yang ditemukan di sini memberikan gambaran kehidupan pra sejarah paling lengkap dan paling penting di Asia, bahkan di dunia.

Bagi wisatawan yang tidak berkesempatan mengelilingi setiap sudut situs karena wilayahnya yang sangat luas, dapat berkunjung ke Museum Fosil Sangiran yang berada di Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Di dalam museum ini dapat ditemukan informasi yang lengkap terkait pola kehidupan manusia purba yang hidup di Pulau Jawa pada masa lampau.

 

Candi Sukuh

Candi Sukuh

Meski tidak semegah Borobudur dan seindah Prambanan, Candi Sukuh merupakan situs candi yang fenomenal dan menggelitik untuk digali dan dipelajari karena bentuk candi yang ada di sini sangat tidak lazim yaitu menggambarkan secara eksplisit bentuk kelamin manusia.

Menjadi lebih menarik lagi karena bentuk bangunan candi ini tidak seperti candi-candi lainnya yang ada di Pulau Jawa, melainkan lebih mirip dengan bangunan-bangunan peninggalan budaya Inca yang ada di Peru dan budaya Maya di Meksiko. Sedang struktur bangunan candi tidak jauh berbeda dengan struktur bangunan piramida yang ada di Mesir.

Candi yang pada tahun 1995 pernah diusulkan ke UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia ini ditemukan untuk pertama kalinya oleh Residen Surakarta bernama Jhonson pada tahun 1815. Data-data yang terkumpuldari hasil penelitian terhadap Candi Sukuh selanjutnya ditulis oleh Thomas Stanford Raffles dalam sebuah buku yang berjudul The History of Java.

 

Baturaden

Baturaden

Bagi yang ingin menikmati suasana indah dan romantis, Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas ini merupakah tujuan yang pas, karena selain memiliki sejumlah objek wisata alam yang menawan, udara yang melingkupi kawasan Baturaden terasa sejuk dan segar disebabkan lokasinya yang berada di dataran tinggi.

Beberapa objek wisata alam yang menawan di Baturaden diantaranya adalah Pancuran Telu dan Pancuran Pitu yang berupa pemandian air panas yang dikelilingi view yang indah, Telaga Sunyi dengan airnya yang jernih dan panoramanya yang eksotis serta wana wisata Baturaden yang pernah dijadikan lokasi Jambore Nasional.

Terdapat pula kebun binatang yang menjadi objek wisata edukasi bernama “Taman Kaloka Widya Mandala”, Teater Alam Baturaden yang memutar film-film tentang alam Indonesia di sebuah pesawat jenis Foker 28 yang ditempatkan di atas ketinggian bukit, Lokawisata Baturaden yang menghadirkan wahana menarik bagi keluarga di kaki Gunung Slamet, Kebun Raya Baturaden dan berbagai objek wisata alam menarik lainnya.

Baca juga  10 Tempat yang Bikin Kita Terasa di Planet Lain

 

Kota Lama

Kota Lama

Sama halnya dengan Kota Tua yang ada di Jakarta, kawasan Kota lama yang ada di Semarang ini dihiasi dengan bangunan-bangunan megah yang didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Sehingga saat berada di lokasi, wisatawan akan terbawa oleh suasana masa lalu dengan latar belakang negeri Belanda. Itu sebabnya kawasan ini mendapat julukan “The Little Netherland” alias “Belanda Kecil”.

Beberapa bangunan kuna yang hingga kini masih berdiri megah, diantaranya adalah Stasiun Kereta Api Tawang, Polder Air Tawang, Gereja Blenduk, Pabrik Rokok Praou Lajar, Jembatan Mberok, PT Pelni dan beberapa bangunan kuna yang lain.

Pada masa lampau kawasan ini memang berkembang dengan pesat karena dijadikan sebagai pusat perniagaan oleh pemerintah Belanda. Menariknya, bukan hanya bangunannya saja yang bergaya Eropa, sejumlah kuliner yang ada di sini hingga kini juga masih kental dengan nuansa Eropa. Salah  satunya adalah tempat wisata kuliner paling populer yang ada di Semarang yaitu Toko Oen dengan menu favoritnya Ice Cream.

 

Lawang Sewu

Lawang Sewu

Nama Lawang Sewu tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, karena gedung peninggalan zaman kolonial yang dahulu pernah difungsikan sebagai Kantor Pusat Perkeretaapian Wilayah Semarang ini memang kerap dijadikan sebagai latar belakang cerita-cerita horor, acara-acara televisi yang berbau misteri serta sinetron dan film-film bertema hantu.

Meski bernama Lawang Sewu, bukan berarti pintu yang ada di bangunan ini berjumlah seribu. Sebutan tersebut disematkan karena bangunan ini memang memiliki pintu dalam jumlah yang banyak.

Seringnya Lawang Sewu dijadikan latar belakang cerita, sinetron dan film-film horor disebabkan karena bangunan ini memang menebarkan aura mistis yang membuat siapapun bakal merinding diselimuti perasaan takut saat berada di lokasi pada malam hari.

Terlepas dari kesan mistis yang ditebarkan, bentuk arsitektur bangunannya terlihat klasik dan indah sehingga menarik untuk dijadikan latar belakang foto maupun background gambar-gambar video.

Itulah 10 tempat wisata di Jawa Tengah dengan pesonanya yang membuat siapapun bakal ternganga saat melihatnya karena terbawa oleh rasa takjub. Selain kesepuluh tempat wisata tersebut, masih banyak objek wisata menarik lainnya di Jawa Tengah, beberapa diantaranya adalah: Umbul Ponggok, Pantai Karang Bolong, Gua Petruk, Grojogan Sewu Tawangmangu, Kampung Batik Laweyan, dan sejumlah destinasi yang lain termasuk Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang menjadi salah satu pusat Kebudayaan Jawa.

Pesona 10 Tempat Rekreasi di Jawa Tengah yang Bikin Ternganga 3


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

aguskurniawan

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments