Avatar The Last Airbender season 2 tengah menjadi sorotan hangat. Sayangnya, bukan karena hal yang menyenangkan. Hal ini dikarenakan banyak tuai kritik dalam perilisannya. Kisah petualangan Aang di Kerajaan Bumi, justru gagal memenuhi ekspektasi penonton. Berbagai platform media sosial dibanjiri kekecewaan mendalam oleh para penggemar setia versi animasinya. Banyak penonton menilai bahwa musim kedua ini kehilangan arah.
Berbagai Kritik Avatar The Last Airbender Season 2
Setelah resmi ditayangkan di Netflix, serial live action ini langsung menuai kritik tajam. Para penonton mengaku kecewa akibat perubahan plot dan dialog yang dinilai kaku. Selain itu, protes penonton juga mengarah pada pemilihan aktor. Mereka beranggapan melenceng jauh dari karakter versi animasinya.
Sorotan utama kritik pada serial ini adalah kegagalan tim casting dalam menyelaraskan ekspektasi para penggemar. Berbagai media sosial dipenuhi ulasan negatif untuk meluapkan rasa kekecewaan. “Casting-nya ngaco, ceritanya diubah-ubah, malah feel cerita enggak dapat,” tulis seorang pengguna media sosial.
Selain itu, netizen lain juga mengkritik detail adegan dan visual karakter baru dianggap kurang pas. Salah satu penonton menyoroti perubahan arena menjadi berpasir, karena Toph sebenarnya tidak bisa melihat di medan tersebut. Selain itu, desain kostum Toph dianggapnya jelek, kostum tidak sesuai dengan badannya.
Akting Thalia Tran sebagai Mai Ikut Jadi Sorotan Tajam
Tidak hanya masalah kostum, penampilan Thalia Tran juga menjadi sorotan tajam. Ia memerankan karakter Mai dalam Avatar The Last Airbender Season 2. Namun, sejumlah penonton mengaku kecewa dengan kemampuan aktingnya. Mereka menilai bahwa akting tersebut kurang mumpuni terutama pada saat harus mengeksekusi adegan laga (action).
Kekecewaan ini ditumpahkan penonton pada platform X, salah satu ulasan penonton menuliskan, “Sejujurnya, buat gue pribadi cuma Mai yang mengganggu gue”. Menurutnya karakter Mai kurang pada saat beradu akting dengan Ty Lee dalam adegan pertarungan melawan Suki. Sementara untuk elemen lainnya, ia menilai masih bisa dimaklumi dan cukup bagus. Bahkan netizen lain juga berkomentar lebih tajam “Sepertinya para sutradara casting itu ingin agar dia di-bully di internet,”.
Avatar The Last Airbender Season 2 banyak kritik dari penonton. Serial ini tampaknya harus berjuang keras untuk memenangkan kembali hati para penggemarnya. Bagaimanapun, serial ini tetap patut diacungi jempol dari koreografi dan visualisasi efek magis yang memukau.
















