Bagaimana Leed United disebut Tim Paling Keras di Premier League


Bagaimana Leed United disebut Tim Paling Keras di Premier League 1

Leed United sebagai tim debutan, mendapat sebutan tim dengan permainan paling keras di Premier Leagur, dengan mencatatkan tekel paling banyak di setiap pertandingan, bahkan tak segan-segan setiap pertandingan yang ia lakoni, selalu ada pressing atau tekanan ke tim lawan. Klub yang berjuluk The Peacock ini termasuk tim paling mendapat perhatian besar, soal permainan kerasnya, namun mereka sukses tampil baik dan mampu mengimbangi permainan lawan meski berpredikat tim debutan, dan harus bersaing dengan klub besar Premier League seperti Chelsea, Arsenal, Manchester United, maupun Liverpool. Musim inipun Leed sukses berada di urutan ke delapan dengan tujuh poin. Bisa dibilang, Leed menjadi tim yang ditakuti karena sering melakukan aksi tekel terhadap lawannya, terbilang saat laga melawa Manchester City, sebanyak 32 tekel dilakukan Leed dan menjadikan tekel paling banyak ddi satu pertandingan Liga Inggris.

Aksi tekel para pemain Leed United
Aksi tekel para pemain Leed United

Permainannya yang agresif dan tak segan selalu memberikan tekanan, agar mendapatkan bola dari penguasaan lawannya, mereka harus bermain keras bahkan bermain kasar. Permainan keras khas Leed United dahulu memang sukses membawanya meraih gelar juara LIga Inggris tahun 1969 dan 1974 serta Piala FA tahun 1972, saat dibawah asuhan Don Rovie.

Sebuah penantian panjang selama 16 tahun Leed United kembali promosi ke Premier League, dengan semangat luar biasa, dan disebut tim dengan predikat tim paling keras di Liga Inggris, bekal itu mampu membuat tim ini mampu bersaing secara baik di Premier League sebagai tim debutan, mereka tak gentar denga kondisi yang berbeda, setelah keberhasilannya meraih juara Divisi Championship.

Pressing para pemain Leed United
Pressing para pemain Leed United

Sesuatu hal yang membuat Leed United mampu tampil konsisten adalah semangat juang mereka, dengan tetap menganggap setiap lawan adalah sama, tak membeda-bedakan baik itu tim besar maupun tim kecil, bahkan tim sekelas Manchester City pun mengakui kewelahan menghadapi presser, tekanan, serta sistem pertahanan yang baik dari Leed United, dan mengaku sulit menembus pertahanan Leed United yang begitu alotnya, dengan berbagai pressing dan tekel yang mengancam mereka.

Gaya permainan keras memang beda dari biasanya, seperti kita lihat di Liga Inggris, dengan permainan cepat namun tetap nyaman dipandang, sedikit permainan keras, namun bermain atraktif dengan sentuhan yang sangat lembut. Namun Leed United bak seperti momok yang menakutkan dari segi permainan kerasnya bagi lawan.

Dirty Leeds julukan klub pada era 1970 dan 1980 an, permainan dengan benturan keras, tekel berkali-kali di setiap pertandingan, dan selalu melakukan gesekan badan, racikan Don Rovie. Super Leed mencatatkan rekor baik dengan pendukung setia mereka yang begitu militan.

Meski pernah dibenci oleh seluruh militan sepakbola Inggris, karena kekejaman permainan sepakbolanya kecuali pendukung mereka sendiri, mereka menganggap sebuah penjahat bernama Leed, begitu bringas, dan tampil keras disetiap laga.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap