Bagaimana pendangan islam terhadap pernikahan beda agama ?

Bagaimana pendangan islam terhadap pernikahan beda agama ?

Kawan, perasaan cinta dan suka kepada seseorang dihati kita memang sulit untuk bisa dikendalikan. Kita terkadang bisa jatuh cinta hanya pada pandangan pertama saja, bahkan tanpa tahu apa agama orang yang kita cintai tersebut. Tapi kawan, hal yang paling sulit dalam masalah percintaan selain LDR atau hubungan jarak jauh adalah cinta berbeda agama.

Mayoritas seseorang jika sudah matang umur dan fisiknya untuk siap menikah, maka mereka akan menikahi seseorang yang dicintanya. Bahkan terkadang tak sedikit pula yang tetap menikah meski mereka tau agama masing-masing berbeda. Lalu bagaimana pandangan islam terhadap pernikahan berbeda agama ? Mari kita bahas disini.

Sejatinya, setiap manusia pasti memiliki kepercayaan yang berbeda-beda apalagi jika menyangkut tentang agama. Agama merupakan hal yang sangat sakral bahkan bisa dibilang sensitif dan harus lebih berhati-hati dalam pembahasannya. Sehingga dalam sangkut pautnya mnikah beda agama, adalah hal yang harus dipahami, dicerna dan ditelaah lebih dalam lagi.

Baca juga  5 Tips Atur Keuangan Selama Ramadhan, Agar Dompet Tidak Jebol!

Karena islam melarang keras seseorang menikah berbeda agama, apalagi jika sampai murtad (keluar dari agama) hanya dikarenakan rasa cintanya dan rasa ingin memiliki dihati sudah menggebu-gebu. Di zaman sekarang ini, bahkan sudah sangat banyak kita temui orang-orang yang murtad dari islam dan masuk ke agama seseorang yang dicintainya. Ini yang perlu kita perhatikan lagi, seorang muslim yang takut kepada Allah SWT, pasti tidak dengan mudahnya pindah agama atau melangsungkan pernikahan beda agama.

Baca juga  Filosofi Islam Normatif Sebagai Pendekatan Dalam Studi Keislaman

Bahkan di agama islam sendiri sudah sangat jelas tentang cara memilih kriterian pasangan, yang tertera di dalam hadits Muttafaq ‘alaih memberikan penjelasan, “Wanita itu boleh dinikahkan karena empat hal, karena hartanya,  karena (asal-usul) keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu berpegang teguh (dengan perempuan) yang memeluk agama Islam,  (jika tidak), akan binasalah keduatanganmu.”

Selain itu untuk memperjelas lagi, mengutip dari ceramah Ustadz Adi Hidayat Lc MA tentang menikah beda agama “ Tidak boleh laki-laki muslim menikah dengan perempuan yang musyrik, haram hukumnya. Seseorang yang menikah dia dalam keadaan muslim, sudah tahu dalam keadaan muslim kemudian dia menikahi hal yang dilarang dalam Al-Qur’an maka hukumnya maksiat. Jadi pernikahannya dipandang sebagai pernikahan yang maksiat, hubungannya masuk dalam kategori zina sepanjang dia tidak bertaubat dan kembali kepada Allah SWT. Sebaliknya pula jika perempuan jangan dinikahkan, maka jika anak perempuan menikah dengan non muslim dan orang tuanya ridho atau bahkan bapaknya yang menikahkan maka orang tuanya pun ikut dosa”

Baca juga  Sebagian Rusia, Ukraina, Italia Hingga Palestina Pernah Dalam Pengaruh Kekuasaan Islam

Bagaimana teman ? Sudah jelas bukan larangan keras menikah beda agama dalampandangan islam. Marilah kita sebagai umat muslim untuk selalu memperkuat keimanan islam yang ada dihati kita. Jadi kita pun bisa mengendalikan hati kita agar mulai tidak menyukai sembarang orang atau bahkan sampai mencintai dan menikahi seseorang yang agamanya berbeda dengan kita. Marilah kita sama-sama mencari ridho Allah SWT dan jangan membuat Allah murka agar kita terhindar dari azab-Nya yang pedih dan bisa masuk ke dalam Jannah-Nya.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Alun Hemas