Bagaimanakah Bahasa Manusia Bisa Begitu Beragam?

Bagaimanakah Bahasa Manusia Bisa Begitu Beragam?

Manusia berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan bahasa. Seperti yang kita tahu, ada beragam bahasa di dunia ini yang tersebar di banyak lokasi dan negara. Tapi apakan kamu tahu bagaimana asal mula bahasa manusia? Bagaimanakah sejarah dan perkembangan bahasa? Sejak kapan bahasa ditemukan? Kenapa setiap negara memiliki bahasa yang berbeda-beda?

Para peneliti memprediksi bahwa manusia sudah menggunakan bahasa untuk berkomunikasi sejak 60 – 100 ribu tahun lalu. Sulit untuk menentukan bahasa pertama manusia karena kurangnya bukti sejarah. Bahasa ucap diprediksi sudah lebih dulu digunakan sebelum manusia menulis dan menggambar. Lalu kenapa bahasa manusia saat ini bisa banyak dan beragam?

Kunci jawabannya ada pada migrasi manusia. Saat bumi belum disesaki orang banyak, manusia awalnya tinggal dalam beberapa kelompok. Kelompok ini lama-lama terpecah dan tersebar seiring dengan besarnya populasi dan upaya mencari tempat tinggal baru. Nah, saat mereka berkelana, setiap kelompok akan bertempat dan bermukim di wilayah yang berbeda. Ada yang akhirnya tinggal di gurun, hutan dan bahkan pegunungan.

Dari perjalanan ini, masing-masing akhirnya mengembangkan istilah baru untuk menggambarkan habitat yang berbeda. Karena akomodasi yang belum berkembang, otomatis masing-masing kelompok akan terisolasi satu sama lain. mereka yang awalnya punya satu bahasa kemudian saling menciptakan istilah baru yang tidak dimengerti kelompok lain. proses ini terus-terusan terulang seiring berkembangnya populasi manusia. Hingga akhirnya, seiring berjalannya waktu jumlah kata dan cara pengucapan bahasa menjadi beragam.

Saat ini diprediksi ada 5 – 7 ribu bahasa yang tersebar di dunia. Beberapa di antaranya memiliki sejumlah kemiripan, baik dari sisi pengucapan maupun arti. Ada yang memang berasal dari akar yang sama, tapi ada juga yang hanya meminjam kata karena sering berinteraksi. Indonesia misalnya, kita punya beberapa kata pinjaman dari bahasa lain karena seringnya berinteraksi dan faktor sejarah pada masa lampau.

Karena bahasa di dunia ini sangat banyak, tak ada salahnya kita mempelajari lebih dari satu bahasa. Karena menurut studi, orang yang menguasai lebih dari satu bahasa cenderung memiliki otak yang lebih sehat dan mampu bekerja lebih maksimal.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

El-Pedia