Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

FC klub asal Jawa Timur yang bermarkas di sumenep, Madura ini merupakan klub liga utama Indonesia saat ini. FC memang klub besar saat ini, dan dihuni pemain-pemain potensial dan ternama, yang juga ikut andil dalam skuad tim nasional Indonesia baik senior maupun tim nasional dibawah usia 23 tahun. 

Namun memiliki sejarah berdirinya klub ini sendiri, dimulai pada gelaran ISL tahun 2014 silam, saat klub ini awalnya bernama Persepam atau Persatuan Pamekasan atau Persepam Madura.

Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Kemudian tahun 2016, bernama Persipasi Bandung Raya atau PBR yang merupakan gabungan antara Pelita Bandung Raya dengan Persipasi bekasi, kemudian menjadi Persipasi Bandung Raya atau lebih dikenal dengan PBR.

akhirnya diakuisisi oleh AQ atau Achsanul Qosasi selaku pemilik yang baru, yang semula dari Ari D. Sutedi selaku pemilik Persipasi Bandung Raya sampai sekarang berganti nama menjadi FC, dan sampai saat ini klub ini bermarkas di Madura.

Baca juga  Chelsea Yakin Bisa Bersaing, Ini Dia Alasan Chelsea Masih Punya Kans Juara

Pemberian nama FC diberikan oleh pemilik, dengan maksud agar dapat menjadi pemersatu masyarakat Madura secara keseluruhan. Sementara jersey atau kostum menggunakan warna kebanggan Madura yaitu loreng merah putih sesuai warna khas Madura. Fc klub ini dijuluki Laskar Sape Kerrab.

Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Akhirnya pemberian nama FC memberikan dampak positif bagi klub ini. menjadi tim yang disegani bahkan ditakuti lawan, dan dihuni nama-nama pemain wahid, seperti Greg Nwokolo, Fabiano Beltrame, sertaa mantan pemain Westbromwich Albion, Petere Odemwingie yang pernah merumput di dan membuat Indonesia saat itu menjadi kian menarik.

Baca juga  3 Alasan Mengapa Tuchel Tidak Bisa Membawa Chelsea Sukses Secara Instan

Klub ini didirikan tahun 1986 dan bermarkas di Stadion Gelora Madura, dan berbasis di bangkalan, Madura. Nama-nama pemain beken seperti Zulfiandi, Slamet Nur Cahyo sebagai kapten tim, Ronaldo Kwateh, Alfin Tuasalamony, Fachrudin Aryanto, Bayu Gatra, pemain naturalisasi Indonesia Beto Goncalves ikut meramaikan klub yang berjuluk Sape Kerrah ini.

Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Salah satu pemain termuda yang direkrut Madura United dan menjadi sorotan adalah Ronaldo Kwateh, pemain berusia 16 tahun itu akhirnya berlabuh ke Madura United berstatus pemain termuda di skuad Madura United. Tak hanya itu, nama pemain naturalisasi, seperti Greg Nwokolo patut diperhitungkan, meski akhirnya tak bertahan lama, ahirnya ia harus pindah dari Madura United.

Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Madura United kini dilatih oleh pelatih kawakan Rachmad Darmawan dan disulap menjadi klub yang mumpuni di Indonesia, serta mampu bersaing di kompestisi tertinggi Indonesia. Utamanya adalah memaksimalkan potensi pemain-pemain muda untuk diproyeksikan masuk tim nasional Indonesia, seperti Ronaldo Kwateh yang menjadi aset tim nasional u-16.

Baca juga  3 Kekalahan Terbesar Manchester City Sepanjang Sejarah
Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Nama pemain bintang seperti Peter Odemwingie menjadi sorotan saat kompetisi memberlakukan sistem marque player, dimana setiap klub di liga utama Indonesia dibolehkan untuk merekrut pemain dengan menyandang pemain bintang dunia.

Bagaimanakah Sejarah dan Kiprah Madura United di Indonesia

Alhasil Odemwingie pun membuat publik madura menjadi kaget mantan pemain Westbromwich Albion dan Stoke City pun mendarat di Madura United dan berhasil membuat warna madura menjadi berbeda. 

Kiprah Madura United pun terbilang cukup bagus di kompetisi Liga Indonesia maupun kompetisi lainnya, dan membuat klub ini masih tetap konsisten bertahan sebagai klub elit di Liga Indonesia. Itu berkat kerja keras para pemain serta keseriusan managemen dalam meracik formulasi tim menjadi lebih baik. 

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra