Bagian-Bagian Dan Penyebab Kerusakan Pada Otak Manusia

Bagian-Bagian Dan Penyebab Kerusakan Pada Otak Manusia 1

Bagian-bagian otak di manusia cukup beragam dan memiliki fungsinya masing-masing, akan tetapi ada yang perlu kita waspadai pada otak itu sendiri yaitu jika terdapat kerusakan disalah-satu bagiannya yang akan menimbulkan penyakit bagi penderitanya.sebelum kita membahas tentang bagian-bagian yang ada didalam otak dan penyebab kerusakan otak itu sendiri kita pahami dulu ap aitu yang dimaksud otak?

tapi sebelumnya kita harus pahami terlebih dahulu apa itu manusia?

Manusia ialah mahluk yang berakal budi dan mampu mengusai mahluk lain. Manusia memiliki tahapan dalam menjalani proses kehidupan diantaranya yaitu proses pada masa bayi, anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia). Dapat disimpulkan bahwa manusia merupakan mahluk hidup yang berada di bumi yang memiliki akal pikiran dan mampu mengatur mahluk hidup yang lain, dan manusia memiliki otak yang berkemampuan tinggi dibandingkan mahluk hidup yang lain.

Sedangkan menurut pandangan islam manusia sebagai mahluk individu, mahluk social, dan mahluk yang berkebutuhan. Sebagai mahluk individu ia diciptakan dari saripati tanah (Nabi adam) kemudian keturunan sesudahnya adalah dari sel sperma yang membuahi sel telur sehingga menjadi bayi yang dikandung dalam perut seorang ibu tepatnya setelah usia kandungan menjelang 4 bulan maka ruh ilahiah ditiupkan kerahim ibu yang menandai sudah ada tanda kehidupan pada sang bayi dalam kandungan (Agus Hermawan, 2020).

Apa itu otak?

Menurut pandangan islam kata “naashiyah” yang mempunyai arti ubun-ubun. Beberapa tafsir menunjukkan bahwa ubun-ubun merupakan bagian otak depan. Menurut pandangan biologi otak depan yang sering disebut sebagai frontal lobe merupakan bagian dari system saraf pusat otak. Ubun-ubun atau frontal lobe yaitu sebagai pusat kendali dari seluruh keputusan baik perbuatan maupun perkataan yang dilakukan oleh tubuh (Aprilia, 2020).

Sedangkian secara ilmiah otak manusia merupakan pusat struktur pengaturan yang mempunyai lebar 1.350cc, terdiri dari 100 juta sel atau neuron. Otak dikatakan terbentuk karena dua jenis sel yaitu glia dan bagian-bagian neuron, fungsi glia sendiri yaitu untuk melindungi neuron. Dan definisi lain mengatakan bahwa otak otak pada manusia adalah sebuah organ yang berada dikepala sebagai pengendali semua fungsi tubuh manusia. Termasuk mengendalikan pergerakan, perasaan sensasi, dan pikiran. Otak manusia merupakan otak paling besar disbanding mahluk hidup yang lain, otak manusia memiliki berat 3 pounds (1.4 kg). didalam otak manusia sendiri memiliki 3 bagian utama, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brainstrem).

Otak besar (cerebrum) merupakan bagian terbesar dari otak. Otak besar terbagi menjadi 2 bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri. belahan otak kanan berfungsi untuk mengontrol pergerakan di sisi kiri tubuh dan belahan otak kiri mengontrol Gerakan di sisi kanan tubuh.bagian ini sangat penting karena sebagai pusat penggerak dan control bagi tubuh. Didalam otak besar sendiri dibagi lagi menjadi 4 bagian, yaitu:

·         Lobus frontal (bagian depan) pada bagian ini berfungsi sebagai ucapan, memori, kepribadian dan megendalikan pergerakan. Bagian otak ini juga berfungsi untuk berfikir, perencanaan, dan berperan juga dalam pengambilan keputusan.

  • Lobus Parietal (bagian atas) bagian otak ini berfungsi mengendalikan system sensasi pada manusia seperti tekanan, sentuhan.
  • Lobus temporal (bagian samping) bagian otak ini berfungsi mengendalikan pada indra pendengaran, emosi, ingatan, dan lobus temporal bagian kiri ini juga berperan dalam fungsi bicara.
  •  Lobus oksipital (bagian belakang) bagian ini berperan dalam mengendalikan fungsi penglihatan.

Otak kecil (cerebellum) terletak di bawah otak besar pada bagian belakang otak, Otak kecil berfungsi dan bertanggung jawab dalam mengendalikan Gerakan, menjaga keseimbangan, juga mengatur posisi dan koordinasi Gerakan tubuh.

Batang otak (brainstem) merupakan kelompok jaringan saraf di dasar otak. Yang berfiungsi sebagai pusat pemancar yang menghubungkan otak besar ke saraf tulang belakang. Bagian otak ini terdiri dari 3 bagian utama, yakni ponds, medulla oblongata, dan otak tengah.

Pada manusia pasti memiliki bagian-bagian otak yang sudah dijelaskan diatas, akan tetapi banyak orang yang mengalami penyakit yang diantaranya disebaabkan oleh kerusakan system saraf otak. Kerusakan tersebut dapat dipicu oleh berbagai kebiasaan tak sehat, seperti kencanduan minuman beralkohol kurangnya vitamin dan suka mengkonsumsi narkoba. Terus  Penyakit apa saja yang sering terjadi, yakni penyakit pada pembuluh darah otak (stroke), Cedera, seperti cedera otak atau tulang belakang, dan penyakit kanker atau kanker otak.

Pertanyaannya apakah bisa disembuhkan apabila terjadi kerusakan pada system otak?

Kerusakan tersebut cukup sulit untuk disembuhkan, salah satu dokter spesialis anak Hartono berpendapat bahwa otak adalah salah satu organ yang pertumbuhannya cukup pesat di seribu  hari pertama awal kehidupan seseorang. Seribu hari pertama itu merupakan kehidupan terpenting bagi setiap anak, pada masa tersebutlah anak mengalami pertumbuhan secara pesat termasuk pada system organ otaknya,sehingga kerusakan yang dialami pada otak yang telah meleawati seribu hari itu akan berlangsung permanen dan sulit untuk diperbaiki setelah melewati masa seribu hari tersebut. dokter spesialis anak juga berpendapat bahwa kerusakan pada otak bersifat ireversibel atau tetap dalam arti tidak dapat dikembalikan seperti semula ketika sudah melewati masa di seribu hari pertama kehidupan.seribu hari tersebut dihitung dari Sembilan bulan dalam kehamilan yaitu 270 hari hingga saat dua tahun pertama atau 730 hari..

Dapat disimpulkan bahwa kerusakan yag dialami manusia pada system saraf otaknya akan sulit bagi penderita untuk sembuh dan merasa normal seperti manusia biasanya, setiap manusia dilahirkan sesuai dengan takdirnya ada yang terlahir dalam keadaan normal dan ada juga yang terlahir dalam keadaan cacat, hal tersebut sudah menjadi kehendak dari allah swt dan Allah tidak akan memberikan ujian pada seseorang melainkan seseorang terebut bisa melewatinya. Maka dari itu kita hidup dalam naungannya dan kepadanyalah kita kembali, teruslah berbuat baik, berakhlak mulia, dan mematuhi perintahnya juga menjauhi larangannya. Tetap sabar dan teruslah bersemangat.

Daftar Pustaka:

  • Kompas.com. 2014. Rusak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan “Otak Tak Dapat Diperbaiki”
  • Aprilia, D. A. (2020). Perspektif Al-Qur’an tentang Sel Saraf dalam Kajian Integrasi Agama dan Sains. Journal Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains,2: 61-63, 2020 doi:ISSN 2622-9439; E-ISSN 2622-9447

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

AHMAD CANDRA KIRANA