Baru Mulai Menabung? Pahami 5 Dasar Cara Menabung Berikut

Baru Mulai Menabung? Pahami 5 Dasar Cara Menabung Berikut

Uang merupakan salah satu jenis aset yang paling mudah digunakannya. Mudah digunakan dalam pengertian ini adalah gampang sekali untuk habis saat digunakan, tanpa perencanaan yang jelas, uang yang kita punya bisa habis begitu saja dalam waktu singkat.

Dalam mengatur dan merencanakan keuangan, tentu kita pernah mendengar istilah menabung. Banyak masyarakat Indonesia menggunakan cara ini untuk mempersiapkan dana di masa depan guna memenuhi kebutuhan atau keinginannya.

Banyak cara atau metode yang digunakan dalam proses menabung. Ada yang menabung di bank, menyimpan uang di celengan dan juga menggunakan cara lama yaitu disimpan di bawah bantal. Perkembangan teknologi saat ini semakin memudahkan kita, tak terkecuali untuk menabung

Sebelum membahas lebih jauh, kita coba telusuri arti dari kata “menabung” dahulu. Menurut KBBI menabung adalah menyimpan uang (di celengan, pos, bank dan sebagainya). Pengertian menyimpan uang sama halnya dengan merencanakan dan menetapkan jumlah nominal dana untuk keperluan baik di masa kini maupun di masa yang akan datang.

Semakin lama, tentu manusia akan selalu memikirkan suatu cara terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah atau beraktivitas. Banyak temuan alternatif atau terobosan baru untuk memudahkan pekerjaan, begitupun menabung. Banyak sekali cara dan ide kreatif yang digunakan oleh masyarakat dalam menyimpan dana mereka. Sehingga mampu memotivasi orang lain untuk melakukannya juga.

Ide kreatif inilah yang membuat menabung menjadi suatu hal yang terstruktur, mulai dari menyiapkan dana, mengalokasikan dana, memilih media penyimpanan, hingga menentukan target waktu dana bisa diambil kembali. Bentuk perwujudan ide inilah akhirnya tercipta seni menabung.

Berikut merupakan cara dasar yang dapat digunakan saat menabung :

1. Menyiapkan Dana

unsplash.com/photos/0ITvgXAU5Oo
unsplash.com/photos/0ITvgXAU5Oo

Jika kita merencanakan menabung maka kita harus memiliki uang ditabung terlebih dahulu. Jenis uang yang dimiliki dapat berupa uang gaji, uang sisa dari gaji atau belanja, uang keuntungan investasi, uang keuntungan usaha, dan sebagainya.

Jumlah nominal dana yang diperlukan untuk menabung tergantung pada seberapa besar kemauan kita untuk menyimpannya (tidak ada jumlah atau nominal khusus)

2. Mengalokasikan atau Membagi Dana

unsplash.com/photos/maJDOJSmMoo
unsplash.com/photos/maJDOJSmMoo

Setelah mempersiapkan dana untuk menabung, berikutnya adalah mengalokasikan dana. Perlu diingat bahwa untuk mengalokasikan dana tabungan harus mengutamakan dana kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu, tidak semua jumlah penghasilan utama harus ditabung melainkan setelah dikurangi dengan biaya kebutuhan/keperluan sehari-hari.

Dalam pengalokasian ini, setiap orang memiliki cara pembagian yang berbeda-beda. Misalnya, pengalokasian dana untuk seseorang yang sudah menikah akan lebih detail daripada seorang yang belum menikah. Pengalokasian dana untuk orang yang sudah bekerja dan belum bekerja akan berbeda. Pengalokasian dana untuk anak remaja juga akan berbeda dengan orang dewasa.

Setiap individu menerapkan proporsi untuk pengalokasian dengan berbagai macam metode, seperti metode pengalokasian 40 : 30 : 20 : 10. Dana akan dialokasikan sesuai proporsi dengan menitikberatkan pada pengeluaran yang bersifat sangat penting. Tabel berikut merupakan varian metode pengalokasian yang dapat digunakan.

Tabel Alokasi Dana
Tabel Alokasi Dana

Kebutuhan pokok tetap akan menjadi alokasi terbesar dan menjadi prioritas utama untuk mengalokasikan dana setelah kebutuhan pokok terpenuhi. Dana dapat dikelola untuk keperluan yang lain seperti disebutkan di tabel atas (Membayar hutang/tagihan/cicilan, keperluan investasi, dan kegiatan sosial). Menabung masuk dalam kategori investasi dalam mengalokasikan dana.

3. Memilih Media Penyimpanan

unsplash.com/photos/Dc2SRspMak4
unsplash.com/photos/Dc2SRspMak4

Media penyimpanan untuk menabung juga menjadi syarat penting setelah mengalokasikan dana. Banyak sekali media yang dapat digunakan mulai dari yang termudah seperti celengan hingga bank.

Bank dianggap media penyimpanan yang cukup aman untuk menyimpan dana tetapi terdapat biaya administrasi pula yang harus dibayarkan setiap bulannya. Celengan selain mudah caranya juga mudah penggunaanya, tidak terdapat biaya administrasi penanganan seperti bank namun untuk menabung di celengan sangat rawan sekali terjadi pencurian atau pengambilan dana secara langsung.

Jadi untuk media penyimpanan tabungan perlu dipikirkan matang-matang agar risiko di kemudian hari saat menabung bisa diminimalisir.

4. Menentukan Target Waktu

unsplash.com/photos/zni0zgb3bkQ
unsplash.com/photos/zni0zgb3bkQ

Sampai bulan atau tahun berapakah kita akan tetap konsisten menyisihkan uang kita untuk ditabung? 10 bulan? 5 tahun? 10 tahun?

Memperkirakan lamanya menabung sebenarnya cukup mudah yaitu dengan memerhatikan tujuan awal menabung. Langkah pengalokasian dana juga berperan penting dalam menentukan lama waktu menabung.

Tidak terlalu rumit untuk menentukan target waktu, namun perlu diperhatikan pula bahwa jumlah uang kita saat ini mungkin saja berbeda nilainya di tahun depan. Hal ini dikarenakan inflasi yang selalu terjadi setiap tahunnya.

5. Konsistensi

Praktik menabung tidak lepas dari kata “konsisten”. Kegiatan menyisihkan sebagian dana untuk ditabung harus dilakukan secara konsisten untuk membentuk suatu habit. Kebiasaan ini akan menumbuhkan rasa pentingnya akan pembagian atau alokasi dana untuk kebutuhan di masa yang akan datang. Konsistensi juga menjadi kunci keberhasilan dari menabung karena rencana yang disusun sebelum menabung akan terselelesaikan tahap demi tahap.

Pada intinya menabung tidak hanya digunakan untuk mengumpulkan uang kemudian dibelanjakan sesuatu yang kita inginkan. Menabung juga bisa menjadi suatu solusi ketika kondisi keuangan sedang tidak stabil, layaknya dana darurat. Kunci penting dari menabung adalah konsisten saat melakukannya, semakin banyak terkumpul maka semakin besar nominalnya. Tujuan menabung juga tidak kalah penting untuk diperhatikan dalam menentukan kemana uang tabungan akan dibelanjakan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Ivan Fadli