Beberapa Teknologi Inovatif yang Dipopulerkan oleh Blackberry

Beberapa Teknologi Inovatif yang Dipopulerkan oleh Blackberry

Pada jamannya, benar-benar menguasai jagat industri handphone dunia. Mereka bahkan sempat menduduki tempat teratas dengan meraih 50% pangsa pasar di Amerika Serikat dan 30% pangsa pasar Asia.

Sayang sekali kini nama BB seakan bak hilang lenyap ditelan bumi, seperti sudah terlupakan. Baik , operation system hingga perusahaan induknya telah kalah telak dan mundur jauh dari kompetisi yang nampaknya hanya berisikan dan Samsung.

Mengapa BB bisa begitu berjaya dan menghancurkan yang sebelumnya adalah raja telepon genggam dunia? Ternyata kemunculan BB juga menandai suatu era baru yakni semakin terintegrasinya internet dan telepon seluler.

Berikut adalah beberapa inovasi yang diusung oleh yang membuat ponsel cerdas itu bisa berjaya walau kemudian kembali tenggelam.

 

BBM

Messenger atau BBM, tentu itulah hal utama dan pertama yang harus disebut ketika akan membahas seluk beluk BB. Dengan fitur luar biasa itu, dunia telah berubah drastis.

Baca juga  Kisah Lengkap Biografi Steve Jobs Yang Sangat Menginspirasi

Bagaimana tidak, manusia yang tadinya hanya mampu mengirim pesan dengan karakter terbatas dan hanya berupa teks sejak kemunculan BBM telah mendapatkan kemudahan yang serius.

Pesan tak lagi melulu hanya tulisan atau angka, tetapip juga emoticon, gambar, stiker dan bahkan voice note. BBM juga mampu menjadi sarana untuk saling berkirim dan tautan.

Keberadaan BBM inilah yang kemudian ditengarai menghancurkan ponsel berbasis symbian. BBM menjadi sebuah yang sangat efektif untuk bertukar pesan dan tak salah bila kemudian dipopulerka jadi instant messaging application terpopuler. Tentu saja sebelum Whatsapp dan Telegram datang.

 

BB App World

Jika sekarang kita mengenal Store dan Playstore milik dan (Perusahaan pemilik ), maka dahulu orang sangat familiar dengan BB App World.

Dengan BB App World, para pengguna BB bisa mengakses, menginstal dan mendownload banyak seru yang tidak bisa dinikmati di handphone biasa. Semisal Map, Mucnher, aneka game dan program lainnya.

Baca juga  Mengenal San Fransisco Symbols, Simbol Resmi dari Apple

 

Trackball

Mungkin sekarang ini akan sangat ditertawakan, namun di masanya, trackball sangat keren. Perangkat keras ini merupakan perwujudan dari mouse pad untuk handphone.

 

Ponsel Profesional

Jaman dahulu, Storm dan Torch adalah simbol kemewahan. Bukan karena harganya saja, tetapi dengan BB, para pengguna bisa mengakses berbagai fitur dan websites dengan mudah, semisal layanan email, Documents, hingga browsing internet dengan kecepatan mengagumkan di masanya.

 

Sharing Data

juga sangat mudah untuk dijadikan sarana menyimpan atau sharing data. Ini karena BB diklaim sangat responsif namun juga aman.

BB menandai awal dari munculnya akun personal untuk mengakses layanan BBM maupun App World. Jadi andaikan anda hilang, data bisa dipulihkan asal ingat email dan passwordnya.

Baca juga  50 Contoh Perusahaan Terkenal Yang Gagal Berinovasi

 

PIN

Personal Identification Numbers atau PIN juga adalah salah satu terobosan . Ponsel BB dilengkapi dengan satu buah PIN yang unik, sehingga para pengguna tidak perlu lagi menghapal nomor layanan kartu seluler, melainkan cukup menghapal PIN saja.

Seseorang juga tak perlu memberi tahu nomor layanan kartu selulernya kepada orang lain untuk bisa saling mengirim pesan melalui BBM. Cukup dengan invite nomor PIN tersebut.

Itulah berbagai kemudahan yang didapat setelah datangnya era . Pada jaman itu bahkan orang sering lupa diri lalu menjadi BB addict karena begitu banyaknya , game dan aktivitas menarik yang bisa dilakukan melalui BB.

Sayang karena kurang tanggap pada perubahan, BB akhirnya hancur. Ia menyusul maupun Siemens yang juga sama-sama karena terlalu lama menikmati zona nyaman.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Koala Merah

   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.