Belajar Manajemen Waktu Agar Hidup Lebih Ceria

Belajar Manajemen Waktu Agar Hidup Lebih Ceria

Manajemen waktu yang baik memang dapat meningkatkan produktivitas.

Selain itu dapat membuat seorang yang memiliki jadwal kegiatan rutin untuk dapat lebih menikmati hidupnya.

Belajar Manajemen Waktu Agar Hidup Lebih Ceria

Misalnya seperti pegawai dan mahasiswa termasuk pelajar, dengan memahami manajemen waktu akan membuat hidup kita semakin mudah. 

Tanpa pengelolaan waktu yang baik, tidak sedikit orang yang mengalami stress.

Hasil sebuah survei oleh Mercer Marsh Benefit (MMB) pada Maret sampai Nopember 2021 lalu, menunjukkan dua dari lima karyawan Indonesia atau 37% dari responden mengalami stress.

Memperhatikan kondisi tadi, maka perlu adanya manajemen waktu yang baik untuk membuat situasi kerja yang kondusif.

Berikut ini beberapa uraian singkat mengenai pengelolaan waktu.

Apa Itu Manajemen Waktu

Manajemen Waktu Bagi Pegawai
Manajemen Waktu Bagi Pegawai

Dalam pengertian yang luas, banyak makna dari manajemen. Ada yang memandangnya sebagai sebuah seni dalam mengelola sesuatu.

Namun ada juga yang melihatnya sebagai sebuah ilmu dalam mencapai tujuan.

Namun pada dasarnya manajemen adalah kegiatan yang meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, untuk mencapai suatu tujuan atau meraih suatu hasil dengan efisien.

Dari sudut pandang yang berbeda, manajemen merupakan usaha untuk memaksimalkan hasil dengan meminimalkan penggunaan sumber daya.

Baik berupa waktu, tenaga, bahan baku, alat dan biaya. Untuk mencapai tujuan maupun mendapatkan hasil dari suatu kegiatan.

Meskipun pada umumnya manajemen secara spesifik terbagi menurut sumber daya yang dikelolanya.

Namun pada pelaksanaannya sulit untuk mengabaikan pengelolaan sumber daya yang lainnya. Karena sedikit banyak sumber daya tersebut saling berhubungan.

Misalnya penambahan waktu dapat berdampak pada penambahan biaya maupun tenaga.

Demikian juga sebaliknya, penambahan tenaga dapat mengurangi waktu untuk mencapai suatu hasil.

Terlepas dari pengertian tadi, jika memperhatikan prinsip Pareto, dari waktu yang kita alokasikan untuk suatu kegiatan, maka hanya 20% saja yang efektif.

Sehingga untuk mendapatkan produktifitas yang optimal, kita perlu mengelola jadwal kegiatan dengan baik.

Tujuan Manajemen Waktu dan Manfaatnya

Belajar Manajemen Waktu Agar Hidup Lebih Ceria

Tujuan dari pengelolaan waktu, tidak lepas dari pengertian manajemen itu sendiri. Yaitu mencapai efisiensi penggunaan waktu untuk meraih suatu hasil atau sasaran.

Tujuan atau sasaran dapat disesuaikan dengan tujuan maupun sasaran kita masing-masing dalam melakukan ssesuatu.

Misalnya bekerja untuk mendapatkan profit atau belajar untuk mendapatkan pengetahuan.

Ada beberapa alasan manajemen waktu atau banyak manfaat yang dapat kita rasakan jika menerapkannya dengan baik.

1. Mengurangi Stress

Dengan pengelolaan waktu yang baik, bukan saja dapat mengurangi bertumpuknya pekerjaan.

Baca juga  SEX, Salah Satu Kunci Kebahagiaan Hidup

Tetapi juga berdampak pada turunnya peluang stress akibat dari beban pekerjaan yang menumpuk.

2. Meningkatkan Produktivitas

Penggunaan jam kerja yang baik dapat membuat pekerjaan selesai lebih awal dari waktu yang sudah ditentukan.

Dengan demikian, dalam jumlah waktu yang sama, kita dapat mengerjakan lebih banyak pekerjaan lagi.

3. Meningkatkan Percaya Diri

Kebiasaan untuk menyelesaikan pekerjaan lebih awal selain dapat meningkatkan produktivitas, juga dapat mendatangkan rasa percaya diri.

Karena untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat tentunya memerlukan skill tersendiri. Baik dalam hal teknis maupun manajerial.

Sehingga jika seseorang dapat mengelola waktunya dengan baik, maka dalam pekerjaannya pun akan lebih  fokus yang akan mendatangkan rasa percaya diri.

3. Meningkatkan Kualitas Hasil Pekerjaan

Pekerjaan yang pelaksanaannya tidak terburu-buru, dapat mendatangkan hasil yang lebih baik dari segi kualitas.

Karena dalam hal ini pekerja dapat lebih fokus saat melakukan pekerjaannya.

4. Menambah Waktu Luang Untuk Recovery

Pekerjaan yang telah selesai sebelum deadline selain memberikan waktu luang yang lebih banyak. 

Dengan demikian waktu luang tadi dapat kita gunakan untuk memulihkan kondisi, agar dapat beraktivitas lebih baik.

Cara Manajemen Waktu

Berbicara mengenai manajemen, berarti tidak lepas dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Demikian juga dalam manajemen waktu, ketiga elemen dasar manajemen tadi juga tetap berlaku.

Agar lebih mudah dalam penerapannya, berikut ini 4 langkah sederhana untuk menerapkan manajemen waktu.

1. Tetapkan Tujuan dan Prioritas

Tujuan sangat penting perannya dalam manajemen. Tanpa adanya tujuan atau sasaran yang akan dicapai, akan menyulitkan pelaksanaan dari manajemen itu sendiri.

Karena manajemen dapat kita pandang sebagai suatu alat atau cara untuk mencapai tujuan dengan lebih efisien.

Sehingga sebelum menyusun suatu program untuk mengelola waktu, perlu adanya tujuan atau sasaran dari pelaksanaan program tersebut.

Selanjutnya berpedoman dengan tujuan tersebut, barulah kita dapat membuat skala prioritas dari kegiatan-kegiatan yang akan kita susun dalam program tadi.

2. Membuat Rencana Kegiatan

Tidak hanya sebatas menyusun time schedule atau jadwal kegiatan.

Dalam sebuah perencanaan pekerjaan juga terdapat komponen sasaran, biaya, tenaga dan tolok ukur keberhasilan dari kegiatan-kegiatan tersebut.

Berikut ini langkah-langkah untuk memudahkan dalam penyusunan sebuah rencana kerja.

a) Cari informasi selengkap mungkin

Sebelum membuat rencana kerja, cari tahu terlebih dahulu apa saja hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan yang akan kita lakukan.

Baca juga  5 Tips Produktif bagi Mahasiswa di Saat Pandemi

Misalnya mulai dari aturan, biaya yang mungkin timbul maupun resiko yang ada.

b) Buat tolok ukur pencapaian

Membuat tolok ukur pencapaian dari sebuah kegiatan, berarti membuat uji pencapaian sasaran dari kegiatan-kegiatan yang ada dalam rencana.

Tolok ukur di sini bisa berupa materi, seperti bonus, dan lain-lain. Bisa juga bersifat abstrak, seperti keahlian, reputasi dan lain-lain.

c) Menyusun jadwal kegiatan

Setelah informasi tentang kegiatan cukup lengkap dan tolok ukurnya juga sudah ada. Selanjutnya tinggal memasukkan jadwal kegiatan-kegiatan yang akan kita lakukan.

Masukkan kegiatan harian mulai dari bangun sampai saatnya akan tidur kembali.

Sulit untuk memisahkan sepenuhnya waktu yang akan kita gunakan dalam sehari, sebulan dan setahun.

Karena jumlah waktu, biaya maupun tenaga yang kita gunakan akan saling mempengaruhi satu dengan lainnya.

Contoh : dengan lebih banyak waktu yang kita gunakan untuk bekerja dalam sehari, maka akan lebih banyak juga waktu yang kita butuhkan untuk istirahat.

Tetapi kita memaksakan bekerja terus menerus dengan waktu istirahat yang kurang, dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

3. Evaluasi Kegiatan

Evaluasi merupakan proses analisis antara rencana yang ada dengan pelaksanaan maupun hasil dari kegiatan sudah terlaksana.

Proses ini bisa berjalan saat pelaksanaan maupun setelahnya.

Saat mengevaluasi periksa apakah dari kegiatan-kegiatan yang telah masuk dalam rencana dapat terlaksana semuanya.

Kemudian jika tidak terlaksana cari tahu apa faktor penghalangnya.

Demikian juga evaluasi dari kegiatan yang dapat terlaksana. Pelajari seberapa jauh pencapaian yang kita raih dalam pelaksanaannya menggunakan tolok ukur yang sudah kita buat.

Dari evaluasi, kita dapat mengetahui faktor apa saja yang dapat jadi kendala atau masalah dalam sebuah kegiatan.

Selain itu kita juga dapat mengetahui faktor-faktor yang dapat mendukung pelaksanaan sebuah kegiatan.

4. Melakukan Penyesuaian

Tidak semua kegiatan berjalan tepat sesuai dengan rencana. Banyak hal-hal tidak terduga yang tidak sesuai perkiraan saat penyusunan rencana.

Untuk itu perlu adanya penyesuaian dari rencana awal, dari hasil evaluasi kegiatan yang telah berjalan.

Hasil evaluasi dapat berupa cara untuk mengatasi kendala maupun jalan keluar dari masalah yang muncul dalam pelaksanaan suatu kegiatan.

Serta cara untuk maksimalkan faktor-faktor yang dapat mendukung kegiatan tersebut.

Dengan hasil evaluasi inilah kita dapat menyesuaikan rencana yang sudah ada menggunakan metode, solusi maupun faktor pendukung tadi.

Dengan demikian rencana kegiatan yang sudah ada, akan semakin fokus dan akurat.

Baca juga  Si Paling Sibuk, tapi Tidak Produktif. Siapakah itu, Jangan-Jangan Aku?

Tips Dalam Manajemen Waktu

Manajemen Waktu Bagi Mahasiswa
Manajemen Waktu Bagi Mahasiswa

Manajemen bukanlah hal yang mudah walau dapat kita pelajari dalam 4 langkah sederhana di atas.

Namun untuk melaksanakannya perlu pengalaman dalam mengelola waktu, tenaga, biaya maupun sumber daya lain dengan baik.

Sehingga wajar kalau banyak perusahaan menuntut kualifikasi yang tinggi untuk posisi seorang manajer.

Agar lebih mudah dalam mengelola waktu, berikut ini beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.

1. Komitmen dan Disiplin Dalam Menggunakan Waktu

Disiplin adalah patuh atau konsisten mengikuti suatu aturan atau rencana yang ada.

Sehingga merupakan faktor penting yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya suatu rencana.

Untuk dapat disiplin dalam mengelola waktu memang tidak mudah. Apalagi rencana kerja atau aturan yang perlu kita laksanakan, kita sendiri yang membuatnya.

Perlu adanya komitmen dan dedikasi yang tinggi agar dapat terlaksana dengan baik.

2. Gunakan Alat Bantu

Banyak alat bantu yang dapat memudahkan dalam mengelola waktu maupun mengorganisir kegiatan.

Terlebih dengan perkembangan teknologi pada saat ini, telah banyak tersedia time management tools yang dapat kita gunakan dengan mudah.

3. Fokus Pada Rencana Hindari Kegiatan Tidak Bermanfaat

Memperhatikan teori Pareto, kemungkinan yang terjadi dalam pelaksanaan jadwal kegiatan, hanya 20% waktu dari yang kita alokasikan dapat berjalan dengan efektif.

Karena dalam pelaksanaan akan banyak faktor maupun hal-hal tidak terduga yang membuat perlu adanya penyesuaian jadwal maupun rencana.

4. Ukur Kemampuan Sebelum Memutuskan

Dalam manajemen, perlu adanya kebijakan dalam mengelola potensi atau sumber daya yang ada.

Terutama saat menghadapi hal-hal yang muncul di luar perkiraan.

Untuk itu ketahui dengan jelas potensi yang ada pada diri kita, seperti tenaga dan biaya.

Dengan demikian kita dapat lebih mudah saat akan membuat keputusan pada situasi yang tidak ada dalam perencanaan yang kita buat.

5. No Body Perfect

Tidak ada rencana yang sempurna apabila tidak kita laksanakan dengan baik. Jangan takut salah maupun bayangan sesuatu yang belum jelas kepastiannya.

Untuk itu susun rencana dan persiapkan diri, selanjutnya laksanakan dan hasilnya serahkan kepada Yang Maha Kuasa.

Penutup

Agar dapat lebih produktif dan menikmati hidup, menerapkan manajemen waktu merupakan pilihan yang bijak.

Selain itu, untuk mempermudah pelaksanaannya, jangan dihantui bayangan yang belum pasti terjadi. Susun rencana, laksanakan dan terima dengan ikhlas hasilnya. 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Hening S