Benarkah Makanan Pedas Bisa Sembuhkan Flu

Benarkah Makanan Pedas Bisa Sembuhkan Flu

Kita sebagai manusia tentunya pernah merasakan , terlebih ketika musim hujan yang sekarang tengah terjadi ini. disertai memang selalu membuat kita ingin istirahat yang banyak dan pastinya ingin tersebut cepat berakhir dan kita kembali dalam kondisi sehat. Ketika melanda, pernahkan Anda terpikir untuk memakan makanan yang atau bahkan sangat sekali sambil berharap rasa di dalam makanan yang tengah kita makan tersebut bisa menyembuhkan yang tengah menyerang tubuh kita.

Baca juga  6 Makanan Untuk Meredakan Pilek & Flu

Benarkah Makanan Pedas Bisa Sembuhkan Flu

Tapi benarkah memakan makanan bisa menyembuhkan ? Apakah itu masuk ke dalam mitos ataukah fakta?
Menurut dunia kesehatan, memakan makanan itu hanya meringankan gejala saja, terutama pada rasa . Sebelumnya mari kita ketahui terlebih dahulu bahwa tumbuhan seperti , merica, yang biasa kita gunakan pada makanan memiliki kandungan Capcaisin dan Isothiocyanate, sedangkan hampir di seluruh tubuh kita terdapat sel syaraf termasuk di lidah dan hidung kita.

Tugas sel syaraf ini adalah mengenali zat-zat stimulus yang menempel pada permukaannya. Oleh karena itu, yang terjadi pada saat atau makanan menempel di lidah kita, muncul efek sensasi terbakar atau biasa kita sebut sebagai rasa . Sedangkan saat zat capcaisin dan Isothiocyanate naik ke area hidung kita yang terjadi adalah sel syraf di hidung merasakan rasa panas yang kemudian dapat menimbulkan radang di hidung kita. Saat hal tersebut terjadi, hidung kita mengeluarkan lendir lebih banyak dengan tujuan adalah untuk meringankan radang tersebut. Barulah setelah itu biasanya lendir bisa keluar dengan bantuan dorongan pernapasan kita. Itulah mengapa setelahnya kita bisa merasakan pernapasan terasa lebih lega.

Baca juga  MURAH! 4 Makanan Berkuah Ini Enak Dikonsumsi Saat Flu Melanda

Tidak hanya itu saja, makan makanan juga bisa menambah nafsu makan kita. Terutama pada orang-orang yang mengalami gejala indera perasa di lidah. Rasa yang kuat bisa memberikan stimulus rasa di lidah, dan akhirnya menambah nafsu makan kita. Jadi sesungguhnya makan makanan tidak bisa mengobati sepenuhnya, tetapi hanya meringankan gejalanya saja.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

El-Pedia