Beras Berkutu: 7 Cara Mudah Membasmi Kutu Beras dengan Bahan Alami

Beras Berkutu: 7 Cara Mudah Membasmi Kutu Beras dengan Bahan Alami 1

Adakah di sini yang merasa kesal dengan kutu yang bersarang di tempat penyimpanan beras? Biasanya beras akan dihinggapi kutu jika disimpan dalam waktu yang lama dan dilakukan secara asal-asalan. Meski kutu beras bukan merupakan serangga yang berbahaya bagi manusia, tetapi keberadaan mereka dapat menurunkan kualitas beras.

Berikut ini adalah cara menghilangkan kutu beras dengan bahan alami.

1. Sinar Matahari

Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan kutu beras adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Hal ini karena kutu atau serangga tidak menyukai sinar matahari dan akan pergi ketempat yang gelap dan lembab.

Caranya adalah tuang beras ke dalam wadah lebar atau koran, kemudian ratakan seluruhnya. Waktu terbaik untuk menjemur beras adalah ketika matahari sedang terik-teriknya, yaitu sekitar Pukul 11:00 hingga Pukul 14:00 siang. Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan jika tempat yang akan digunakan untuk menjemur beras tidak basah atau lembab. Proses menjemur beras bisa dilakukan selama kurang lebih 15 menit atau sampai semua kutu keluar dari beras.

2. Cabai Merah Kering

Cara alami selanjutnya yang bisa mengusir kutu beras adalah dengan menggunakan cabai merah kering. Kutu beras tidak menyukai aroma cabai merah kering. Untuk mengusir kutu beras menggunakan bahan ini kita hanya perlu memasukan beberapa buah cabai merah kering ke dalam kotak beras.

3. Cuka

Kita juga bisa menggunakan cuka untuk membasmi kutu beras. Caranya adalah dengan menyemprotkan cuka murni ke kutu beras untuk membunuhnya, kemudian biarkan hingga serangga tersebut tidak berdaya. Namun, harus diingat bahwa kita harus berhati-hati saat menyemprot cuka di dekat makanan. Hal ini karena cuka dapat mengubah rasa makanan. Cuka paling baik digunakan untuk membersihkan barang dan membasmi hama atau serangga seperti kutu beras.

4. Bawang Putih

Beberapa siung bawang putih juga ampuh untuk mengusir kutu beras. Bawang putih memiliki aroma kuat yang tidak disukai oleh kutu beras. Cara mengusir kutu beras dengan bawang putih adalah masukan beberapa siung bawang putih yang belum dikupas ke dalam wadah beras kemudian kocok rata. Kita bisa mengganti bawang setelah mereka kering. Hal ini akan mencegah kutu beras masuk ke dalam penyimpanan beras.

5. Daun Salam

Salah satu solusi terbaik untuk mengusir kutu beras adalah dengan menggunakan daun salam. Hal ini karena daun salam memiliki aroma kuat yang tidak disukai oleh kutu beras. Caranya adalah letakkan daun salam ke dalam wadah beras yang longgar. Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan daun salam yang kita pakai benar-benar kering. Artinya tidak basah atau lembab. Kita bisa mengeringkan daun salam dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari atau menggunakan oven.

6. Cengkeh

Menaruh cengkeh (baku: cengkih) dalam wadah beras juga bisa digunakan untuk mengusir kutu. Seperti daun salam cengkeh juga memiliki aroma yang tidak disukai oleh kutu beras. Namun, cara ini bisa dikatakan sedikit beresiko karena cengkeh bisa mengubah rasa beras. Untuk mengurangi resiko tersebut kita bisa menaruh beberapa cengkeh ke dalam mangkuk kecil kemudian letakkan di tengah-tengah butiran beras. Hal ini akan memudahkan kita saat mengambil cengkeh ketika kutu sudah pergi.

Selain digunakan untuk mengusir kutu beras, Cengkeh juga bisa digunakan untuk membersihkan rak lemari. Caranya adalah dengan menambahkan sedikit minyak cengkeh ke desinfektan yang biasa kita gunakan untuk membersihkan rak lemari dan area dapur.

7. Simpan di Lemari Es

Cara ampuh selanjutnya untuk mengusir kutu beras adalah menyimpan beras yang berkutu ke dalam lemari es. Kita bisa menyimpan beras di dalam lemari es sekitar 3 hari. Menyimpan beras di dalam lemari es juga bisa menghindari kutu yang bersarang di butiran beras.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Ratih Wijayanti