Berita

Ratusan Musisi Tolak RUU Permusikan

Dinilai membatasi ruang gerak para musisi untuk berekspresi dalam bermusik, ratusan musisi menolak draft Rancangan Undang-undang Permusikan.

Di kutip dari tribunnews.com, para musisi berpendapat pemerintah tidak ada kewenangan untuk mengesahkan RUU Permusikan.

“Kami, Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan, selaku para pelaku musik Indonesia, menyatakan menolak permusikan untuk di undangkan”.

Selain membatasi ruang gerak para musisi, RUU Permusikan juga dinilai memuat pasal yang tumpang tindih dengan beberapa undang-undang lainnya, yang telah ada sebelumnya.

Salah satu musisi, Rara Sekar mengemukakan ada setidaknya 19 pasal yang bermasalah dalam RUU Permusikan.

“Mulai dari ketidakjelasan redaksional atau bunyi pasal, ketidakjelasan ‘siapa’ dan ‘apa’ yang di atur, hingga persoalan mendasar atas jaminan berekspresi dalam bermusik” jelas Rara.

Ada 4 point yang di soroti oleh Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan, salah satunya pasal 5 dalam draft RUU Permusikan yang menyebutkan “dalam melakukan proses kreasi, setiap orang dilarang menista nilai agama, mendorong khalayak umum melakukan tindakan melawan huku , membawa pengaruh negatif budaya asing, hingga merendahkan martabat manusia”.

Jika hal-hal dalam pasal 5 dilanggar, pasal 50 dari RUU Permusikan menyiapkan ancaman pidana untuk musisi yang melanggar.

Dikutip dari bbc.com, anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah yang mengusulkan RUU permusikan, mengatakan RUU permusikan di buat mengacu pada ketentuan UUD 1945 pasal 28 j tentang HAM, khususnya pasal 5. Karena sifatnya RUU parlemen membutuhkan masukan dari para musisi yang masuk dalam prolegnas prioritas tahun 2019.

“Kalau undang-undang musik tidak mau meng-address pasal 5, itu di serahkan pada UU ITE, undng-undang kesusilaan, dan seterusnya. Ya itulah sebuh kesepakatan bersama yang di tunggu seniman untuk memberikn masukan ke parlemwn dan pemerintah. Ujar Anang.

Baca juga  BTS Merilis Video Bersama UNICEF Untuk Hari Persahabatan Dunia

Menurut Anang RUU Permusikan di buat untuk ,menjadikan industri musik indonesia lebih baik. Saat ini yang terjadi industri musik mengalami penurunan, yang di tndai dengan rendahnya sumbangan pelaku musik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain itu RUU Permusikan juga untuk melindungi musisi, salah satunya dari segi royalti.

Related posts
BeritaMusik

Comeback Solo, Kang Daniel Membuat Rekor Baru Dengan Penjualan Album Terbanyak Dalam Hari Pertama Untuk Artis Solo

BeritaMusik

Red Velvet Mengungkapkan Bahwa Lagu "Zimzalabim" Mempunyai Koreografi Yang Paling Sulit Untuk Mereka

Teknologi

5 Aplikasi Seru Yang Bakal Nemenin Mudikmu

BeritaTeknologi

6 Virus Laptop Yang Mematikan Di Dunia Siap Untuk Di Jual