Berita

Teror Pembakaran Kendaraan, Polisi Minim Bukti Dan Saksi

Teror pembakaran kendaraan daerah yang saat ini kerap terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah, membuat gerah masyarakat. Dari data yang masuk di Polda Jawa Tengah hingga saat ini, tercatat15 kasus yang melaporkan pembakaran kendaraan di ota Semarang, 6 kasus di Kabupaten Kendal dan satu kasus di Kabupaten Semarang.

Untuk mengusut kasus tersebut, Polda Jawa Tengah menerjunkan 450 personel. Selain itu ratusan personil ini akan membantu mengamankan di wilayah Kota Besar Semarang. Pemerintah Kota Semarang pun sepakat untuk mengadakan siskamling untuk menjaga wilayahnya masing-masing.

Selain pembakaran mobil, saat para pelaku juga disinyalir menyasar kendaraan roda dua.

Dilansir dari kompas.com, kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono menuturkan  pengungkapan kasus pembakaran kendaraan dipastikan akan tetap berlangsung. Polisi akan terus mengumpulkan barang bukti dan saksi.

Seperti di ketahui sebelumnya, polisi memiliki kendala untuk mengungkap kasus pembakaran kendaraan ini, karena minimnya bukti dan saksi. Kejadian kerap terjadi pada dini hari, dan tidak banyaj saksi yang  rlihat. Dari hasil cctv yang terpasang di lingkungan perumahan tidak begitu jelas sehingga tidak maksimal untuk menelisik pelaku pembakaran.

“Masih lidik (penyelidikan)”. Kata Condro Kirono.

Teror pembakaran kendaraan yang belakangan ini terjadi, disinyakir untuk menakut-nakuti warga masyarakat. Pasalnya dari penyelidikan terhadap pemilik mobil, tidak ada faktor ekonomi ataupun musuh dengan pemilik kendaraan.

Dari rekaman CCTV tampak pelaku berjumlah satu orang yang mengendarai sepeda motor. Dari dalam jaket pelaku mengeluarkan cairan bahan bahan berupa minyak dan sumbu yangerbahan kain. (AF)

Sumber gambar: metrotimesnews

Baca juga  Tragis, Dosen UGM Ditemukan Tewas Gantung Diri