Bermasalah dengan Alergi ? Jangan Remehkan Daun Ketepeng Cina, Manjur Tanpa Efek Samping

Bermasalah dengan Alergi ? Jangan Remehkan Daun Ketepeng Cina, Manjur Tanpa Efek Samping 1

Meski sudah lama daun ini dikenal orang, namun masih banyak pula orang yang tidak mengerti besarnya manfaat daun ketepeng.

Ketepeng atau kaskado merupakan tanaman liar semak, perdu, rimbun yang berasal dari Amerika tropis. Ketepeng sendiri adalah peyebutan umum dari tanaman genus Senna.

Sebagai tumbuhan semak, maka tak jarang jika tumbuhan ini kita temui di semak-semak belukar atau di sepanjang bantaran sungai. Selain khasiatnya yang banyak bagi kesehatan, tumbuhan ketepeng juga bisa dijadikan tanaman hias, karena bunganya yang indah dan dapat bertahan lama.

Terkadang tumbuhan ketepeng juga tumbuh di pekarangan rumah, namun banyak orang yang acuh terhadap tumbuhan ini karena hanya dianggap sebagai tumbuhan liar belaka.

Tanaman yang berkhasiat sebagai obat di Indonesia adalah daun ketepeng cina (Cassia alata L.). Daun ketepeng cina (Cassia alata L ) dapat digunakan sebagai obat tradisional karena adanya kandungan kimia yang terdapat didalamnya. Bahkan berdasarkan penelitian  pada tahun 2010  yang telah dilakukan skrining fitokimia,  bahwa ekstrak ketepeng cina positif mengandung saponin (1,22%), flavonoid (1.06%), glikosida jantung (0,20%), kardenolid dan dienolides (0,18%), fenolik (0.44%) dan alkaloid (0,52%). Flavonoid pada tanaman ketepeng cina memiliki efek antiinflamasi, antialergi, antimikroba, antioksidan, dan efektif untuk beberapa golongan jamur

Pada penelitian 2018,  telah dilakukan uji aktivitas antijamur Daun ketepeng cina fraksi etanol, kloroform, dan n-heksan memiliki aktivitas antijamur terhadap Microsporum canis. Fraksi yang paling efektif dalam menghambat jamur Microsporum canis adalah fraksi etanol, pada konsentrasi 42,5%. Hasil penelitian seorang pakar kesehatan (Hujjatusnaini) pada tahun 2013,  perlakuan pemberian konsentrasi ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L) mempunyai pengaruh yang sangat signifikan dan zat anti microbial yang terkandung di dalamnya  mempunyai potensi secara medis dalam menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton sp, yaitu pada umur kultur 1 x 24 jam, 2 x 24 jam setelah pemberian perlakuan. Konsentrasi ekstrak daun ketepeng cina yang efektif dalam penggunaannya sebagai obat penyakit kulit sehingga dapat menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton sp adalah pada konsentrasi 60%.

Bukan itu saja, berdasarkan data empiris tumbuhan ini ternyata mempunyai banyak khasiatnya di samping untuk pengobatan penyakit akibat infeksi jamur, beberapa hasil penelitian terdahulu telah terbukti bahwa ekstrak daun ketepeng cina berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur, juga mempengaruhi perkembangan cacing perut, dapat mengatasi sembelit dan masih banyak lagi prospek farmatik lainnya.

Hal itu disebabkan oleh adanya kandungan zat antimicrobial yang bersifat fungistatik di dalamnya, sehingga dapat menghambat proses pemanjangan hifa (misellium) jamur dan akhirnya perkembangan jamur pun menjadi terhambat.

Daun ketepeng cina dimanfaatkan orang zaman dahulu untuk mengobati berbagai macam penyakit 3 kulit seperti panu, kudis dan kurap. Umumnya masyarakat menggunakan daun ketepeng cina secara tradisional yaitu dengan cara digosokkan pada kulit yang sakit atau ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan pada kulit yang sakit.

Dalam penggunaan sehari-hari masyarakat juga menambahkan sedikit minyak tanah, air, ataupun kapur sirih. Pemilihan jamur Candida albicans dikarenakan jamur ini dapat menyerang organ ditubuh seperti kulit yang dimana merupakan infeksi yang sering terjadi dikalangan masyarakat.

Untuk jamur Malassezia furfur juga merupakan penyebab infeksi kulit yang dapat menimbulkan penyakit panu dan menyerang dibagian epidermis kulit yang sering diderita oleh orang yang berkeringat.

Dalam perkembangan selanjutnya ternyata bahwa daun ketepeng khususnya ketepeng cina (Cassia alata L.) ternyata sangat efektif dalam mengobati gatal-gatal akibat alergi makanan, seperti ikan laut, udang, cumi-cumi, ikan asin, terasi, serta sejumlah makanan lain yang dapat menyebabkan gangguan alergi gatal-gatal yang disertai dengan bintik-bintik pada kulit manusia.

Cara penggunaannya pun sangat mudah, cukup digosokan bersamaan saat madi pada bagian-bagian yang terkena alergi lalu dibilas dengan air bersih maka dalam tempo dua sampai tiga hari akan berangsur-angsur hilang. Bila penggunaannya rutin tiga sampai lima kali penggunaan maka alergi bisa sembuh total.

Bagian daun yang paling bagus adalah pada bagian yang masih muda dan akan lebih efektif lagi bila dicampur dengan minyak tanah, atau kapur sirih. Bahkan tanpa campuran pun daun keteng ini juga sudah sangat baik untuk mengatasi gangguan alergi. Selain khasiatnya yang bagus, daun ketepeng juga tidak menyebabkan iritasi ataupun efek samping apapun pada kulit kita. Karena itu jangan pernah remehkan daun ketepeng cina ini karena khasiatnya yang sangat luar biasa. Mari lestarikan tanaman obat tradisional ini jangan sampai musnah ditelan masa.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Hendri Sumarno