Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah

Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah

Masa-masa sekolah adalah masa-masa menyenangkan yang mungkin tidak akan pernah kita lupakan, berbagai kenakalan, hal random, bodoh hingga menyedihkan melengkapi kenangan itu sehingga menjadi kisah yang menarik dan seru untuk diceritakan ketika reuni atau diceritakan kepada anak cucu kita (oke, aneh banget rasanya nulis kalimat kayak gini wkwkwk).

Masa sekolahku sendiri cukup menyenangkan, SD tempatku sekolah adalah SD negeri yang berprestasi, SMP-ku dulu adalah SMP yang terkenal (terkenal berandal-nya), lalu kemudian aku bersekolah di SMK menengah kejuruan di kota-ku, dan ketika di SMK inilah aku merasakan pengalaman paling menyenangkan dalam riwayat pendidikanku hingga saat ini.

Yeah, aku sekarang berkuliah dan sekarang sedang berada di semester 6 (saat aku menulis ini), aku tidak merasakan kenyamanan ketika bersama dengan kebanyakan teman-teman sekelasku, sangat berbeda dengan ketika aku masih SMK, semuanya terasa menyenangkan.

Oke, cukup curhatannya, sekarang mari kita kembali ke topik, ngomongin tentang sekolah, selama masa sekolah pastinya kita sudah bertemu dengan ratusan guru.

Jangan pernah lupakan bahwa guru adalah sosok yang paling penting dalam perkembangan diri kita semasa sekolah, guru adalah sosok yang membimbing dan mengajari kita selama beberapa jam dalam sehari yang kita habiskan di dalam sebuah gedung bernama sekolah.

Baca juga  Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi

Dan selama bersekolah, kita pastinya bertemu dengan berbagai jenis guru yang ada, mulai dari guru yang baik, cerewet, judes, pelit sama nilai, suka traktir murid, dan berbagai macam jenis lainnya.

Bu Sri
Bu Sri

Dan salah satu jenis guru yang sudah pasti kita temukan semasa sekolah adalah guru yang bernama Bu Sri, entah mengapa, aku rasa semua orang yang pernah merasakan yang namanya bangku sekolah pasti pernah diajar oleh guru yang bernama Bu Sri, rasanya seperti setiap sekolah pasti memiliki Bu Sri-nya masing-masing.

Aku sendiri selama masa sekolahku dari SD-SMK, selalu bertemu dengan guru bernama Bu Sri. Di SD, Bu Sri mengajar Bahasa Indonesia, lalu di SMP aku bertemu dua Bu Sri, satu mengajar Bahasa Inggris dan aku tidak begitu ingat Bu Sri yang satunya lagi mengajar apa, kemudian di SMK aku bertemu lagi dengan satu Bu Sri yang mengajar Kewirausahaan sekaligus pernah menjadi wali kelasku ketika kelas 11.

Dari pernyataan ini sudah sangat jelas bahwa kehidupan sekolahku penuh dengan yang namanya Sri.

Baca juga  Tren Bukber 2022 Dinilai sebagai Ajang Pamer Busana, Budaya Konsumtif Semakin Merajalela?

Selain Bu Sri, ada lagi jenis-jenis guru yang biasanya kita temukan semasa sekolah, tanpa perlu berlama-lama lagi dan membuang-buang waktu karena membuang-buang waktu adalah hal yang tidak disukai oleh Bu Sri, maka dari itu kita mulai saja dari jenis guru yang pertama.

1. Guru Olahraga Yang Selalu Ngasih Nilai A

Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah
“Regangkan otot kaki ya, anak-anak.”

Kebanyakan guru olahraga memang begitu, nggak mau ribet, jadinya semua muridnya dikasih nilai A sama dia, nggak peduli itu anak nggak bisa berenang, lari 10 meter udah ngos-ngosan, nggak jago dribble bola basket, sampe ada yang nggak bisa cetak gol dari jarak 31 meter dengan pagar hidup didepannya sebanyak 5 orang, tetap saja dia kasih nilai A. Guru olahraga memang terbaik, sih.

2. Guru Yang Ketika Jadi Pengawas Ujian Selalu Bilang “Gapapa Nyontek, Tapi Jangan Berisik”

Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah
“Hehe, ketahuan!!”

Guru yang seperti ini memang hanya ada 1 sampai 2 orang dalam satu sekolah, tapi guru yang seperti ini mendapat respect yang sangat tinggi dari para murid, guru yang akan terus dibicarakan bahkan sampai masa-masa ujian sudah selesai sekalipun. RESPECT +100.

3. Guru Matematika Yang Selalu Bilang Matematika Gampang

Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah
“Matematika itu gampang, nak.”

Biasanya guru yang kayak gini kalo ngejelasin emang mudah dimengerti, sih. Tapi sekalinya dia ngasih soal, soalnya beranak sampe hampir 7 generasi, kalo soalnya udah kayak gitu, murid di kelas kita yang pinter matematika yang levelnya hampir menyamai Jerome Polin pun bisa ngeluh-ngeluh pas nyari jawabannya.

Baca juga  Pemerintah Cabut Larangan Ekspor CPO Ke-Luar Negeri : Labil (?)

4. Guru Yang Waktu Pelajarannya Kebanyakan Habis Buat Bercerita

Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah
“Hallo, Bapak disini untuk me-review cerita teman kalian ini.”

Ada yang suka ceritain cerita horor di sekolah, cerita pengalaman dia waktu masih sekolah, bahkan sampe ada yang nyeritain tetangga dia yang super nyebelin.

Sumpah, sama sekali bukan urusan kami dan sebenarnya kami cukup bosan untuk mendengarnya, tapi memang terkadang banyak murid-murid yang memancing gurunya untuk bercerita karena akan sangat menguntungkan bagi para murid-murid.

5. Guru Yang Katanya Bisa Lihat Hantu

Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah
“Ini bukan gambaran, ya, anak-anak. ini khodam ibu’, loh.”

Guru yang seperti ini biasanya sering diceritain sama guru yang suka cerita-cerita saat jam pelajarannya, guru yang katanya bisa lihat hantu ini pun biasanya secara karakter dan penampilan terlihat memang seperti orang yang punya sesuatu kelebihan tertentu, jadi ya para murid-murid pun menjadi segan ketika berhadapan dengan guru yang seperti ini.

Apa jangan-jangan itu cuma akal-akalan dia aja ya biar murid-murid pada segan? Who knows.

Itulah pembahasan tentang Bu Sri dan Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah, jika ada yang kurang kamu bisa menambahkannya di kolom komentar.

Sebagai penutup, mari kita ucapkan terima kasih kepada Bu Sri, guru olahraga yang selalu ngasih nilai A dan rekan-rekannya. Sampai jumpa di tulisanku berikutnya. Auf Wiedersehen.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Kaka Riri