Buat dia kecewa karena meninggalkanmu


Buat dia kecewa karena meninggalkanmu 1

Ada satu hal dimana didalam hidupmu resah dan gelisah oleh seseorang yang begitu maha kejamnya menagihmu untuk mencintaimu dengan dalam, tetapi dia menduakanmu secara diam-diam, dan konyolnya kamu masih berdiri karena keterlanjuran cintamu padanya..?

Lalu tiba saatnya untuk mendapatkan dia, kau tidak akan mungkin, karena dia sudah bersama orang lain..? Seperti halnya tengkuan api, hubungan kamu lambat laun meredup menjadi sebuah arang dihamburkan oleh angin yang tertiup kencang menghilangkan semuanya..

Kau diam seribu bahasa, hanya bisa melihat senyumnya yang termiliki oleh orang lain, bayanganya selalu menghantui, yang makin teringat semuanya, Lalu tiba-tiba kristal bhening  dimatamu mengalir dengan sendirinya, kau hanya melamun meratapi kesedihan, menikmati keterpurukan seakan-akan kau orang asing yang terus menyendiri memikirkan wanita yang dulunya begitu penting..?

Dia yang katanya sayang,  ternyata membuatmu jatuh melayang terbang, Dia yang begitu perhatian, ternyata membuatmu  tahu perihnya penghianatan,  sepicik itukah orang yang kau sayangi..?

perjumpaanmu dengan dia hanya sebatas pertemuan yang ternodai oleh kejamnya penghianatan, Kau yang berusaha berjuang sedangkan dia berusaha melepaskan, Dulu dia kau banggakan ternyata kamu diduakan, Dia yang berjanji kau yang tersakiti, Kamu yang tersakiti sedangkan dia menari-nari diatas penderitaanmu selama ini..

Hebat memang cara dia menjatuhkanmu, ibarat kamu diberi jamu sekaligus racun, dan lebih keparatnya yang mengorogoti “kamu harus menyaksikan dia bersama orang lain, sedangkan kamu tidak bisa mencintai wanita lain, sehebat mencintai wanita yang kemarin”  padahal kamu telah dibuat jatuh tergeletak sampai-sampai kamu tidak tahu arah-arah angin, Kau hanya bisa pasrah dan menerima lapang dada atas apa yang terjadi selama ini.

kamu mengemis cintanya, menagih untuk tidak meninggalkanmu tetapi apa yang kamu dapat?

Hanyalah senyumnya yang semakin begitu tega menghadirkan goresan luka-luka, Hanyalah tatapan mesra karena kamu sedang merana

Sedihmu bahagianya..

Andaikan waktu bisa diputar, kamu lebih memilih tidak mengenalnya, bukan? jika kamu tahu semuanya akan berakhir oleh perihnya penghiatan, dia begitu maha kejam..!

kamu yang berusaha membuatnya tertawa, tetapi diam-diam dia berusaha  membuatmu luka, perjuanganmu selama ini dia anggap tidak ada, dia lebih memilih orang baru dari pada orang yang selama ini tau persis buruk-baiknya, tetapi masih menjerit mencintainya..

kau boleh menikmati hujan yang keluar dari matamu itu..

Kau boleh menikmati kilat yang menyambar secara tiba-tiba karena mungkin sudah takdirmu..

Tetapi dibalik itu semua, akan ada masa dimana hujan telah reda, kilat telah tiada.. Maka kau harus bangkit, berjalan setapak demi setapak, buktikan kepada dia dan semesta,  saatnya kau menyaksikan indahnya pelangi, buatlah dia kecewa karena telah meninggalkanmu..

Rayakankanlah kehilangannya..


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Abdul Ghoni

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap