Bumi 3,2 Miliar Tahun Lalu Hanya Lautan

Bumi 3,2 Miliar Tahun Lalu Hanya Lautan

Bagaimana bentuk rupa pada 3,2 miliar tahun yang lalu? Sebuah bukti penelitian baru menunjukan kalau permukaan masa lalu ternyata hanya berupa , tanpa ada daratan sama sekali.

“Daratan baru ada kemudian, setelah terjadinya tabrakan antar lempeng , yang menyebabkan permukaan bawah laut mencuat ke permukaan”, demikian ungkap Benjamin Johnson, peneliti dari Universitas Iowa, Amerika Serikat melalui situs livescience, beberapa waktu lalu.

Fosil gelembung dari bawah laut yang terperangkap dalam batuan menjadi bukti kalau kehidupan di bumi pada 3,2 milyar tahun yang lalu hanya berupa lautan. (dok. livescience)
Fosil gelembung dari bawah laut yang terperangkap dalam batuan menjadi bukti kalau kehidupan di pada 3,2 milyar tahun yang lalu hanya berupa . (dok. livescience)

Kesimpulan tersebut muncul setelah mereka mendapatkan bukti melalui analisa lapisan daratan bawah laut di barat laut Australia. Lapisan tersebut dipercaya merupakan daratan yang tersisa dari kehidupan 4,5 miliar tahun lalu. Dengan menganalisa struktur lapisan tersebut maka mereka mendapatkan formasi miliaran tahun lalu.

Baca juga  Mars Sang Planet Merah penuh Kengerian

Dari lapisan itu diketahui bagian terbawah terdapat fosil gelembung-gelembung air yang terperangkap. Fosil gelembung air itu yang kemudian menjadi dasar asumsi mereka mengenai bentuk awal .

Gunung Api Bawah Laut

Setelah lapisan fosil gelembung, ada lapisan debu gunung berapi. Lapisan ini yang kemudian dianggap sebagai formasi berikutnya , setelah daratan mencuat ke permukaan dan menjadi gunung berapi. Bentuk daratan berupa gunung berapi diperkirakan sudah ada di sejak 1 juta tahun yang lalu.

Baca juga  Terungkap! Kenapa Planet Asgard Berbentuk Aneh, Dijelaskan oleh Teori MCU
Hasil pemetaan gunung api dibawah laut yang berhasil dilakukan di lautan Selandia Baru. (dok. scoop NZ)
Hasil pemetaan gunung api dibawah laut yang berhasil dilakukan di Selandia Baru. (dok. scoop NZ)

Muncul juga asumsi lain mengenai keberadaan gunung berapi ini. Menurut Johnson ada kemungkinan juga lapisan lahar gunung berapi ini, berasal dari dalam juga. Kemudian membuat air yang memenuhi menjadi hangat.

“Kami belum dapat memastikan, namun yang pasti sampai sekarang keberadaan gunung berapi dibawah laut masih terbukti ada”, jelas Johnson.

Menurut Johnson lagi, hasil penelitiannya yang terpenting bukan menunjukan keberadaan gunung berapi dibawah laut. Namun mengenai kondisi rupa bumi pada awal keberadaannya.

Baca juga  Mikir Dulu Kalau Mau Bikin Kontrakan di Planet Venus! Nih Fakta Uniknya

Dan hasil penelitiannya mengenai analisa lapisan daratan dibawah laut, menunjukan bukti valid mengenai kondisi rupa bumi yang berupa pada masa 3,2 miliar tahun yang lalu.

Meski merasa berhasil menunjukan bukti baru mengenai keberadaan bumi pada masa lalu, namun Johnson tidak merasa puas dengan penelitian ini saja. Merasa kurang puas dengan penemuannya, Johnson berencana akan melakukan penelitian lebih lanjut pada susunan batuan yang berada di Arizona dan Afrika Selatan. Penelitian tersebut diharapkan dapat melihat bukti mengenai daratan yang pertama kali muncul.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sulung