Cara bertahan hidup diera Milenial (Zaman Modern)

Cara bertahan hidup diera Milenial (Zaman Modern) 1

Hallo para pembaca yang budiman, saya selaku penulis artikel akan menyampaikan hal yang luar biasa yang mungkin bisa merubah hidup dan cara pandang kalian. Saya tidak akan membuat poin-poin khusus selayaknya artikel pada umumnya, karna saya harap kalian membaca sampai habis artikel ini dan memahami maksudnya lebih jelas dari pada melalui poin-poin yang belum tentu kalian baca penjelasannya. Selamat membaca. Terima kasih.

Kalian tau era milinial? Atau biasa disebut zaman modern itu? saya anggap kalian mengetahuinya sekarang. Namun, pernah-kah kalian memikirkan tentang diri kalian sendiri dan hidup kalian sendiri? atau … mungkin kalian malah tergoda dan terseret oleh dunia globalisasi ini. nah bagi kalian yang tidak sengaja menemukan artikel ini. berarti kalian termasuk orang yang beruntung. Karna mungkin hanya artikel ini yang membahas tentang cara hidup diera milenial. Karnanya simak baik-baik.

Diera milenial ini semua orang tertutup mata dan hatinya karna hanya terfokus pada satu titik yaitu kekayaan. Entah siapa yang merubah poros tujuan hidup manusia. Tapi nyatanya semua orang berlomba hanya untuk memperkaya diri. Dan mengerikannya untuk orang sudah kaya ia tak henti mengeruk lebih banyak uang tanpa memberi manfaat banyak pada orang lain. Bahkan malah menjadi rancu saat ambisi manusia meluap-luap, tak peduli kaya atau pun miskin. Jikalau uang yang menjadi masalah pasti akan terjadi kekacauan. Pembunuhan, penyiksaan bahkan kekerasan sudah menjadi makanan sehari-hari ditelevisi nusantara kita. Hampir tiap hari tayangan berita penuh dengan berita-berita itu. sampai rasanya dunia ini sudah tak lagi kuat karna ulah manusia yang tak lagi sadar. nafsu dan ego silih berganti menguasai diri hingga tidak peduli siapa yang akan tersakiti. Miris memang tapi ini dampak dari era Globalisasi, atau biasa disebut Modernisasi.

Pernah-kah kalian berpikir penyebab dari bencana yang akhir-akhir ini menguncang bumi ini  dan tentunya negri ini? pasti pernahlah! Tentunya yang terlitas dibenak kalian pasti ‘ ini azab, ini ujian, atau ini peringatan’ namun, yang paling pas menurut saya adalah peringatan meski tak dipungkiri 2 lainya betul hanya saja yang paling pas untuk kondisi dan situasi saat ini adalah yang ketiga yaitu peringatan. Sebab alam semesta saat ini berbicara pada makhluk yang menghuni tubuhnya. untuk sadar dan sadar jika poros tujuan hidup mereka salah. Tapi sayang. Tak banyak orang yang memahami petunjuk itu. bahkan lebih banyak malah orang tersesat.

Hidup dizaman modern ini sangat keras. Maksudnya Bukan batu , yah! Meski tampak damai dan tentram tapi ini sangat mematikan. Selayaknya lumpur hisap. Dari jauh tampak seperti  tanah basah yang aman untuk dilewati tapi saat terinjak ia malah menghisapnya hingga mati. mengerikan bukan?! Nah itu kehidupan.

Saat ini diera Modern ini merupakan Era kebebasan umat manusia. Mungkin jika dilihat dari sisi lain, ini tampak menyenangkan dan tidak banyak masalah. Namun, siapa sangka kebebasan itu yang menjadi masalah dan kesenangan itu yang menjadi masalah. Kenapa? Karna ini yang disebut perang dalam diri sendiri. mungkin benar diera penuh kebebasan ini kita bebas mengapresiasikan apa yang ingin. Kita bebas melakukan apa yang kita mau. Berselancar ria di media social amat bebas pergaulannya. Toleh sini – toleh sana masuk setiap Aplikasi tanpa sadar membuang banyak waktu hanya menikmati sesuatu yang tak memiliki manfaat. Dan itu dibilang wajar. Tapi … pernah-kah kita berpikir?  Jika semakin hari Era modern ini sangat melelahkan. Apalagi saat kita mengikuti gaya dan tranding yang ada saat ini. mengikuti dan terus mengikuti. Tanpa sadar, Yah. Kadang semua itu malah membuat diri kita bingung sendiri? insecucre? Dan hampa? Pernah kalian merasakan seperti ini? bahkan mungkin, kalian malah merasa putus asa dengan hidup kalian sendiri? dan ini dampak dari hidup modern. Karna pada akhirnya mereka meniadakan tuhan dalam hatinya dan megisinya dengan ambisi dan emosi. Itu lah penyebab awalanya.

Apakah kalian ingin bahagia diera modern ini?  apakah kalian ingin tenang? Jika ia maka lanjutkanlah kembali membacanya.

Ada dua hal yang harus kalian perhatikan diera modern ini. yaitu Hati dan Pikiran. Hati perlu kalian bersihkan tiap hari dengan dzikir dan ibadah. Sedangkan pikiran harus bisa kalian control dengan menfokuskan diri pada dzikir tiap harinya. Mungkin bagi yang non-Muslim bisa dengan menyebut nama tuhan kepercayaan kalian berkali-kali. Ini sangat membantu. Dan amat merubah hidup. Dan fokuslah untuk berbagi kebaikan pada banyak orang. Meski hanya sekeder bersedekah 1 hari 1000, atau memberi makan hewan. Apapun itu lakukan! selanjutnya kamu harus mengikuti suara hati kamu, apapun yang suara hati inginkan maka lakukan, meski kadang tidak bisa dilogika-kan, karna ingat hati selalu suci tapi pikiran lebih banyak keliru. Jika kalian memiliki cita-cita dan tujuan maka raih-lah tanpa maksa. Berikhitarlah semampu mungkin tapi jangan pernah memaksa untuk benar-benar kamu raih detik itu juga, karna jika ia maka apa yang kamu cita-citakan malah akan menjauh. Maka gugur sudahlah mimpi itu. karnanya kamu mesti berikhtiar dengan ikhlas tanpa maksa harus tercapai. Sebab alam semesta tau, Ko!. Kapan waktu yang pas untuk meraih cita-cita itu.

nah, yang terakhir belajarlah mengabaikan ucapan, tatapan, dan apapun yang berkaitan dengan orang lain. Karna tidak bisa dipungkiri hidup dizaman modern taruhannya yaitu kehilangan diri kita sendiri. maksudnya . kehilangan kepercayaan diri. Karna itu kita harus berhati-hati. Apalagi terhadap lingkungan kita sendiri. karnanya kamu harus lepas dari belegu pengaruh sekitar kamu karna itu yang bisa melebarkan sayap cita-citamu. Sebab bagaimana bisa seseorang bisa sukses jika ia terus terpangaruh dengan orang disekitarnya. Pleasd. Kamu tuh manusia, kamu berhak memilih. Jadi jangan sia-siakan hidupmu dan alur kehidupanmu pada kesengsaraan yang kamu buat sendiri. ingat jika kamu pemeran utama dalam hidup mu sendiri. kamu berhak menentukan hidup seperti apa yang kamu. kamu berhak bahagia karna dasarnya bahagia itu pilihan. Karnanya pilihlah bahagia dan jangan terus terpengaruh orang lain. Karna sia-sia kesempatan hidupmu jika habis hanya mengikuti apa yang mereka mau. Ingat hidupmu tanggung jawab mu. Maka lakukanlah yang terbaik untukmu sendiri. karna kamu lebih tau, kamu siapa? Kamu seperti apa? dan kamu harus apa?

tidak usah risau saat suara disekitar kita meninggi membicarakan kita sebagai topic paling tinggi. Selagi kita berada pada poros hati dan keyakinan kita maka terus-lah melangkah, sebab hati tidak akan pernah bohong selayaknya pikiran yang selalu keliru. Tutup telingamu tutup matamu dan melangkah.

Karna Tuhan memberi petunjuk kepada siapa yang selalu mengikuti hatinya. Berjalanlah dengan kedua kakimu tanpa mengikuti apa yang ada disekitarmu atau pun terpengaruh oleh sekitarmu. Fokus dan fokus hanya pada hati dan tujuan hidupmu. Cukup. Hanya itu.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sylvyana