Cara Cerdas Menggunakan Teknologi

Cara Cerdas Menggunakan Teknologi 1

Teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia saat ini. Terlebih jika kita lihat perkembangannya, dari hari ke hari teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak mesin atau peralatan yang super canggih yang telah manusia ciptakan di era modern ini. Di samping itu, hampir semua aktifitas (pekerjaan) manusia dilakukan dengan bantuan mesin (teknologi). Mulai dari peralatan dapur sampai pada belajar mengajar di sekolah semua menggunakan teknologi. Berbicara (komunikasi), melakukan perjalanan (transportasi), menyampaikan /menerima pesan (informasi) semua menggunakan teknologi. Tak sebatas itu, melakukan transaksi (jual-beli), hiburan  dan permainan (game) semua menggunakan teknologi.

Namun, semuanya itu jika tidak disikapi dengan hati-hati dan tidak bijak serta tidak cerdas menggunakannya justru bisa merugikan diri kita sendiri. Terlebih bagi anak-anak yang gemar main game atau playstation, kerena permainan itu memiliki efek sebagai berikut:

Pertama, kecanduan. Ini jika tidak dikontrol dengan baik, maka kita bisa lupa shalat, sekolah, belajar, dan lain-lain.

Kedua, gangguan kesehatan. Menurut penelitian terlalu banyak main game berakibat buruk pada kesehatan, khususnya kesehatan mata, badan, dan sebagainya.

Ketiga, gangguan pada otak. Kecanduan bermain game dapat mengganggu pada respons dan rangsangan saraf otak.

Selain game, televisi juga akan membawa dampak negatif (buruk) apabila orang tua tidak mendampingi dan tidak menyeleksi tayangan yang diberikan kepada anak. Berikut adalah tayangan yang harus diseleksi (dipilah-pilih): 1. Kartun pada dasarnya adalah acara anak namun kini orang tua harus lebih selektif dalam memilih tayangan kartun untuk anak karena beberapa film kartun memuat adegan yang tidak baik untuk anak. 2. Sinetron adalah satu tayangan yang sangat tidak baik untuk anak karena kini hampir semua tayangan sinetron tidak mendidik dan memuat hal – hal yang tidak baik ditonton oleh anak.

Selain itu, gadget (handpone android) dan Internet. Gadget bisa dimanfaatkan sebagai media belajar untuk anak. Dengan media belajar yang menarik anak bisa menikmati proses belajarnya dengan mudah. Namun dengan segala kemudahan tersebut, dampak negatif juga tak bisa dihindari. Orang tua harus menjaga agar pertumbuhan anak tidak terganggu dengan dampak negatifnya: jika anak terlalu banyak menggunakan gadget maka anak akan kurang aktif bergerak, kurang bersosialisasi dan  akan mengganggu kesehatan mata serta telinga jika anak sering menggunakan earphone dengan volume yang tinggi. Termasuk juga dengan kemudahan serta bebasnya akses internet maka

anak bisa mengakses konten dewasa yang bisa menimbulkan pornografi, pergaulan bebas, dan kejahatan seksual. Hal tersebut bisa merusak proses tumbuh kembang anak.

Termasuk juga dengan kendaraan. Kini kendaraan juga berkembang dengan memasukkan unsur teknologi. Contoh yang paling sederhana adalah sepeda, dengan sentuhan teknologi kini ada yang namanya sepeda listrik meskipun teknologi ini belum masuk ke daerah kita, bukan suatu yang mustahil jika suatu hari nanti masuk di daerah kita (Pulau Mandangin) atau barangkali kita nanti memilikinya. Namun yang jelas, kemudahan tersebut menimbukan dampak negatif yaitu anak jadi malas untuk berjalan kaki walau jarak yang di tempuh dekat. Selain dari pada itu, motor pun juga memiliki dampak yang buruk baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Contoh yang sering kita saksikan di tengah-tengah kita adalah, anak usia belia mahir mengengendarai motor dan juga pemuda yang kebut-kebutan di jalan dengan menggunakan suara yang keras. Bahkan terkadang orang tualah yang mengajari anaknya, padahal ini merupakan sesuatu yang salah, karena dapat menimbulkan kecelakaan, penyalahgunaan, dan bahkan kejahatan yang membuat anak menjadi korban.

Untuk itu, gunakan teknologi dengan cara yang baik. Ambil yang baik dan buang yang buruk dari konten-konten teknologi yang ada.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Holikin