Cara Jitu Memanfaatkan Waktu

Cara Jitu Memanfaatkan Waktu 1

“Demi waktu. Sesunnguhnya manusia dalam keadaan rugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal shalih, mereka yang saling menasehati demi kebenaran dan kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr).

Waktu, Imam Syafi’i memberikan gambaran, bahwa ia laksana pedang (al waqtu ka al saifi). Barangsiapa yang tidak mampu memenggal waktu, maka waktu dengan cepat yang akan balik memenggalnya.

Artinya, siapa saja yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik, ia tidak mampu menggunakan waktu luangnya dengan hal-hal positif, maka waktu luang yang ia lalui dengan sia-sia itu yang akan membuatnya menyesal selamanya, menyesal tiada tara.

Mengapa orang-orang di belahan dunia lebih maju dibanding kita, mereka telah menorehkan karya dan kita terperangah dibuatnya? Padahal waktu yang Allah SWT berikan untuk mereka sama dengan yang Allah SWT berikan untuk kita.
Mereka sama dengan kita, dijatah waktu selama sehari-semalam 24 jam tak lebih barang sedetik pun. Tapi, mengapa mereka lebih maju dibanding kita?

Jawabannya, mereka mampu memanfaatkan waktu dengan baik, sementara kita tidak. Mereka menggunakan waktu sebaik mungkin dan kita tidak.

Kita membiarkan waktu hilang begitu saja, berlalu dengan sia-sia. Waktu luang yang kita punya banyak kita gunakan pada hal-hal yang sama sekali tidak ada gunanya. Pada permainan yang melalaikan, dan pada aktifitas yang hanya mengahabiskan waktu saja.

Ulama sufi, Hasan al Bashri berkata: “Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka hilang pula sebagian dirimu.”

Konon, setiap pagi matahari itu berteriak seraya menyampaikan pesan bijak, “Wahai umat manusia, saya adalah matahari baru, pagi yang baru, hari yang baru bukan hari kemarin yang kembali datang.” Akan tetapi, kadang kebanyakan dari kita tidak pernah memperhatikannya.

Waktu, yang amat berharga itu kadang dibiarkan lenyap tanpa dilalui dengan aktifitas yang berharga pula.
Banyak kata-kata mutiara yang mempresentasikan betapa pentingnya waktu, pesan-pesan tersebut tidak datang tanpa menjadi inti pegangan orang-orang yang pernah mengatakannya. Maka, sering kita dengar sebuah ucapan, bahwa time is money (waktu adalah uang), time is diamond (waktu adalah berlian), time is gold (waktu adalah emas), time is luck (waktu adalah kerja), dan lain sebagainya.

Tentu, yang bisa kita ambil dari pesan-pesan tersebut adalah, pemanfaatan waktu sehingga kita mampu menggunakan waktu dengan baik. Artinya, ketika kita mengahabiskan waktu dengan sia-sia sama halnya dengan menyia-nyiakan kesempatan dan peluang. Akhirnya, sama dengan menyia-nyiakan usia kita.

Nabi SAW mewanti-wanti umatnya dengan sabdanya, “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu olehnya, yaitu waktu sehat dan waktu luang.” Bagaimana cara kita memanfaatkan waktu? Berikut ini di antaranya:

  1. Kurangi bermain yang melalaikan.
  2. Jangan habiskan waktu dengan ngobrol-ngobrol yang sama sekali tak berguna.
  3. Bertemanlah engan orang-orang yang rajin belajar.
  4. Sselesai melakukan sesuatu, segeralah beralih ke pekerjaan manfaat lainnya.

Untuk melengkapi tips di atas, berikut pesan Nabi SAW yang berkenaan dengan efektifitas waktu, “Jagalah yang lima sebelum datang yang lima, yaitu:

  1. Jaga mudamu sebelum datang masa tuamu.
  2. Jaga waktu senggangmu sebelum datang sempitmu.
  3. Jaga waktu kayamu sebelum datang miskinmu.
  4. Jaga sehatmu sebelum datang sakitmu.
  5. Jagalah hidupmu sebelum matimu.

Untuk itu, sebelum datang penyesalan panjang, masa ketika tak ada lagi waktu untuk belajar, tak ada lagi waktu senggang untuk melakukan sesuatu yang berguna, maka manfaatkan waktumu sebaik mungklin, gunakan ia dengan hal-hal yang positif.

Semoga dengan memanfaatkan waktu itu, kita dapat meraih keberkahan di dunia hingga di akhirat kelak. Amin.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.