Cara Sederhana Memulai Gaya Hidup Minimalis Untuk Mahasiswa

Cara Sederhana Memulai Gaya Hidup Minimalis Untuk Mahasiswa 1

Tren hidup minimalis menjadi salah satu yang cukup banyak diminati saat ini, terutama oleh kalangan muda generasi milenial. Gaya hidup minimalis merupakan sebuah gaya hidup sederhana berlawanan dengan gaya hidup materialistis yang serba glamor dan juga berlebihan.

Sebagai seorang mahasiswa apalagi anak perantauan pastinya dituntut untuk bisa mengatur apapun secara mandiri, khusunya dalam mengatur keuangan. Anda dituntut untuk bisa mengatur uang sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi segala kebutuhan yang anda perlukan. Namun terkadang anda sering ceroboh saat menggunakan uang. Anda sering membeli barang berdasarkan keinginan bukan kebutuhan, padahal barang tersebut tidak anda perlukan.

Maka dari itu disini anda perlu menghindari gaya hidup materialistis maupun gaya hidup konsumtif dan menggantinya dengan yang namanya gaya hidup minimalis. Gaya hidup minimalis ini sangat cocok untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para mahasiswa.

Lalu, Seperti apa gaya hidup minimalis itu?

Gaya hidup minimalis adalah suatu pola hidup yang menekankan kesederhanaan. Gaya hidup ini berasal dari negeri sakura jepang dan dipengaruhi oleh filosofi estetika buddhisme zen, yakni ajaran buddha yang menekankan pentingnya kesederhanaan demi pikiran yang lebih tenang dan bahagia. Buddhisme zen menentang gaya hidup konsumtif dengan cara mengurangi barang-barang yang mereka miliki. Konsepnya disini adalah “Less is More” yang diartikan “Sedikit tapi Berguna”. “Less Product More Benefits” yang diartikan “Lebih sedikit produk lebih banyak Manfaat”.

Gaya hidup minimalis ini bisa menjadi salah satu resolusi tahun sekarang ini dan kedepannya tentunya, sebab manfaat yang didapatkan cukup banyak, diantaranya :

Anda tidak perlu repot untuk membersihkan atau merawat barang-barang yang tidak terpakai

Ini sangat cocok bagi anda yang malas untuk merapikan barang. Karena barang anda sedikit, beres-beres pun akan lebih mudah dan cepat.

Anda dapat menghemat atau menggunakan uang untuk hal lain yang lebih berguna

Daripada membeli banyak barang yang tidak berguna, lebih baik anda gunakan uang tersebut untuk hal-hal lain yang lebih berguna, salah satunya adalah menabung atau dijadikan modal usaha.

Tempat tinggal anda akan terasa lebih lega dan lapang

Secara tidak langsung ini akan membuat perasaan anda lebih tenang dan bahagia.

Dan, Berikut Cara Sederhana Memulai Gaya Hidup Minimalis Untuk Mahasiswa

Bereskan Barang-barang yang Sudah Tidak Terpakai

Gaya hidup minimalis memiliki konsep less is more di mana memiliki barang sedikit lebih baik dibandingkan memiliki banyak barang. Yang terpenting adalah barang tersebut adalah barang yang benar-benar anda butuhkan. Jadi, segera rapikan barang-barang anda yang memang tidak terpakai dan berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkan.

Fokus kepada Kebutuhan

Saat ini banyak sekali orang yang membeli barang bukan karena kebutuhan melainkan karena gengsi. Alhasil banyak barang menumpuk. Mulai sekarang, mulailah fokus membeli barang-barang yang benar-benar dibutuhkan saja. Dengan begitu uang saku anda akan banyak tersisa sehingga bisa untuk ditabung.

Nikmatilah sesuatu tanpa Terobesi dan Berambisi secara Berlebihan

Zaman sekarang banyak sekali orang yang terobsesi maupun berambisi dengan kemewahan mulai dari tas, pakaian branded sampai gadget yang harus selalu up to date agar bisa membuat perasaan bahagia dan tidak banyak menjadi ajang pamer. Padahal sejatinya kebahagiaan bukan hanya terletak pada apa yang dimiliki.

Maka dari itu pada saat anda menginginkan barang tertentu pikirklanlah kembali apakah barang tersebut benar-benar anda butuhkan atau hanya anda inginkan saja.

Kebahagiaan bukan Terletak pada Materi Semata

Materi yang berlimpah, barang-barang mewah bukanlah tolak ukur sebuah kebahagiaan. Cobalah merubah mindset anda dengan menerapkan gaya hidup minimalis bahwa anda sudah memiliki cukup barang dan tidak perlu lagi membeli barang yang tidak diperlukan sama sekali. Terkadang barang-barang yang berlebihan hanya akan menambah beban baik secara fisik maupun emosional.

Barang yang Dimiliki harus sesuai Kebutuhan bukan sebagai Keinginan

Gaya hidup minimalis bukanlah gaya hidup serba kekurangan melainkan cara hidup untuk tidak terikat pada suatu barang. Terkadang barang yang anda miliki tidak menambah kualitas kehidupan anda karena yang sering terjadi anda membeli barang hanya untuk membuat orang lain terkesan kepada anda.

Maka dengan menerapkan gaya hidup minimalis anda menunjukkan bahwa banyak hal-hal yang jauh lebih penting dibandingkan dari sekedar sebuah barang maupun gaya hidup yang berlebihan.

Manfaatkan Teknologi Digital

Kemajuan teknologi akan menghemat banyak waktu dan tentunya memperbaiki gaya hidup anda. Manfaatkan hal ini dengan baik dan tepat, dimana anda bisa menggunakan perangkat digital untuk menyimpan koleksi foto, membaca buku secara online, dan lain sebagainya. Semua ini akan membuat hidup anda terhindar dari godaan ingin membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Bijak dalam Membeli

Belanja dan membeli berbagai barang merupakan hal yang selalu menyenangkan. Aktivitas ini bisa saja dilakukan kapan saja dengan mudah, bahkan diluar renacana sekalipun. Hadirnya berbagai situs belanja online menjadi salah satu penyebab anda ingin terus belanja.

Sementara di lain sisi, belum tentu anda akan membutuhkan berbagai barang-barang tersebut, sehingga pada akhirnya hanya menumpuk di kamar saja. Hentikan kebiasaan yang satu ini dan mulailah untuk belanja dengan bijak, yakni hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkan saja.

Berikut, Cara-cara Sederhana Memulai Gaya Hidup Minimalis untuk Mahasiswa, bagaimana? cukup mudah bukan? jadi, ayo mulai dari sekarang terapkan gaya hidup minimalis ini supaya hidup anda dan pengeluaran anda lebih bahagia dan teratur. Semoga Bermanfaat.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Divisi Danus