Cerpen “Maafkan Aku yang Melukaimu”

Cerpen “Maafkan Aku yang Melukaimu” 1

Pria itu berjalan dengan langkah panjang senyumnya begitu menawan parasnya sangat rupawan. Pesona yang ia bawa membuat iri para kumbang ditaman. Tutur katanya sopan orangnya dermawan tak ayal jika para wanita sangat mendambakannya .

Begitu pula dengan preri  remaja putri yang berusia sama dengan pria yang bernama Afard. Ia juga begitu tergila-gila dengan pria itu sudah sekian tahun ia memendam dan membawa rasa itu kemanapun ia pergi. Satu sekolah pun sudah tahu preri menyukai pria itu, namun selama satu setengah tahun kabar itu ramai sang pria masih enggan mendekat.

Preri anak yang pendiam namun sedikit nakal, namun ia pandai ia sering mengikuti perlombaan tingkat wilayah, provinsi, maupun tingkat nasional. Tak jarang ia juga membawa pulang trofi dan piagam yang mengharumkan nama sekolahnya. Rupanya hal ini lah yang membuat Afard mulai tertarik dengan Preri. Tak butuh waktu lama untu Afard mendapatkan hati Preri hampir setiap hari pria itu menjemput wanita yang kini ia cintai

“Bagaimana kau bisa mengisi etalase sekolah dengan banyak trofi, aku begitu kagum padamu” puji Afard.

“Aku hanya beruntung.” begitu jawab preri.

Tak  mau mengakui kepandaiannya preri malah begitu malu ketika dilempar pujian oleh pria yang ia puja diam-daim selama sekian tahun. Ia tak pernah melewatkan hari tanpa memikirkan pria itu. Suatu hari preri sangat dikejutkan ketika pria itu datang dan melontarkan apa yang selama ini Preri bayangkan. Ya pria itu meminta Preri menjadi kekasih hatinya, ia menrima permintaan pria itu itu mereka menjadi sepasang kekasih yang begitu bahagia pada awalnya.

“ Afard aku tidak pernah menyangka ini semua benar-benar tejadi, aku pikir semua ini hanya akan menjadi mimpi yang aku telan sendiri.” ungkap Preri kepada orang yang bergitu ia kasihi.
“Kamu ini lucu sekali, jika aku sejak lama tau kau semenyenangkan ini aku akan  memintamu menjadi kekasihku sejak awal aku tahu kau suka padaku.”

Kini Afard begitu  mencintai preri kemana wanita itu pergi ia selalu ikut memastikan wanita itu baik-baik saja. Tak pernah ada rasa sesal dalam hatinya telah memilih wanita itu menjadi kekasih hatinya.

Berbeda cerita dengan apa yang dirasakan Preri wanita itu merasa menyesal karena telah menerima permintaan lelaki itu. Bukan karena ia tidak mencitai Afard, ia hanya merasa hidupnya sedikit terbebani dengan adanya orang yang masuk kedalam kehidupannya. Ia ingin pergi dari lelaki itu namun ia sangat mencintai.

“hah kenapa dengan diriku.” Kata Preri gusar.

Ia merasa begitu bimbang dengan yang ia rasakan. Buku bergmbar keropi kodok kecil berwarna hijau itu adalah teman curhatnya yang setia, ia mencurahkan semua isi hatinya kepada teman setianya. Kemana pun ia pergi buku itu selalulu dibawa.

Hari demi hari berlalu seperti biasa kekasihnya selalu mengantarnya kemana saja ia pergi. Pria itu selalu setia. Pria itu melihat buku kecil yang selama ini ia smebunyikan, tanpa sepengetahuan Preri pria itu membaca semua isi buku.

semenjak kehadirannya aku merasa terganggu, aku begitu mencintainya namun aku ingin pergi darinya.” pria itu tersentak setelah membacanya. Amarahnya tak bisa tebendung wanita yang ia pikir mencintainya ternyata ingin pergi meninggalkannya. Ia menanyakan kepada wanitanya dengan nada lembt namun menyimpan berjuta amarah yang bisa meledak kapan saja. Wanita itu mengelak tidak mengakuinya menginginkan hubungan masih tetap baik-baik saja.

“ Preri? Kamu tahu baru kali ini aku disakiti oleh wanita, dan rasanya sesakit ini.” Kata pria itu dengan nada sumbang, yang akhirnya belalu menggunakan motornya dengan kecepatan tinggi.

“ Afard, aku tidak bermaksud menykitimu maafkan aku.” Wanita itu merutuki diri sendiri tiada henti.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

LeeMujin