Conor Coady Bergabung Dengan Everton, Memperbaiki Lini Belakang


Conor Coady Bergabung Dengan Everton, Memperbaiki Lini Belakang

Everton terus berbenah untuk menghadapi musim Premier League 2022-2023. Klub yang satu kota dengan Liverpool ini memperkuat lagi lini belakang dengan meminjam kapten Wolves, Conor Coady.

Conor Coady di Wolves

Conor Coady adalah kapten dari Wolverhampton Wanderes sejak tahun 2017 saat mereka masih berkutat di divisi Championship.

Coady menjadi bagian penting dari Wolves saat promosi ke Premier League pada musim 2017-2018. 

Penampilan gemilang Coady yang membuat Wolves menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Premier League membuat Coady dipanggil ke timnas Inggris sejak Piala Eropa 2020. 

Keputusan Wolves yang meminjamkan Coady cukup membuat kaget fans sepakbola liga Inggris bahkan fans Wolves.

Pada musim 2022-2023, pelatih Bruno Lage mengganti sistem dari bermain 5 bek menjadi 4 bek, yang membuat Coady kehilangan posisinya di lini belakang Wolves. 

Conor Coady di Everton

Conor Coady akan menjadi palang pintu baru di Everton baik bersama pembelian baru James Tarkowski ataupun bersama Mason Holgate maupun Yerry Mina.

Pelatih veteran Frank Lampard yang terkenal dengan formasinya yang ultra menyerang membutuhkan sosok veteran seperti Coady yang mampu mengontrol lini bertahan Everton yang sangat buruk pada musim lalu, 2021-2022.

Bursa Transfer Everton

Everton yang tahun lalu terseok-terseok di jurang degradasi Premier League membenahi lini belakang yang menjadi titik lemah mereka tahun lalu.

Meskipun kehilangan Richarlison yang dilego ke Tottenham, publik Goodison Park berharap bahwa Frank Lampard mampu membawa Everton kembali ke papan tengah liga Inggris di musim 2022-2023.

List pembelian Everton di Musim 2022-2023

  1. James Tarkowski dari Burnley (Free Transfer)
  2. Dwight Mcneil dari Burnley 
  3. Conor Coady dari Wolves (Pinjam)
  4. Ruben Vinagre dari Sporting CP (Pinjam)
  5. Amadou Onana dari Lillie (36 Juta)

Apakah Everton dengan Conor Coady bisa kembali ke papan tengah liga Inggris dan menyulitkan klub-klub papan atas di Premier League?