5 Point Penting Dari Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah

contoh surat izin tidak masuk sekolah

Bagi sebagian besar orang tua contoh tidak masuk menjadi hal penting yang terkadang dibutuhkan.

Karena seperti yang Anda tahu, ada kalanya anak harus berdiam diri di dan tidak dapat mengikuti proses seperti biasanya.

Selain karena alasan sakit, ada pula beberapa orang tua yang meminta izin kepada pihak atau wali kelas anaknya untuk tidak masuk dengan alasan kepentingan keluarga dan lainnya.

Merujuk pada hal tersebut, ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan ketika membuat agar tidak masuk ke . Ingin tahu apa saja? Berikut penjelasannya : 

  • Tujuan dari proses pengiriman  

Setiap yang dikirimkan tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai oleh tersebut.

Seperti halnya jenis yang ditujukan bagi pihak kepala , wali kelas, mata pelajaran atau bahkan tenaga pendidik lainnya. 

Pada proses penulisan dari tujuan atau siapa pihak yang dituju oleh tersebut umumnya dimulai dengan penggunaan kata “Kepada”.

Jika Anda melakukan penulisan tersebut maka Anda tidak perlu lagi menggunakan kata-kata “Yth” dan begitupun sebaliknya.

Dengan kata lain jika Anda telah menggunakan kata “Yth” , maka Anda tidak perlu menuliskan kata “Kepada” itu sendiri. 

Baca juga  Dua Tahun Sekolah Daring, Begini Tips agar Tidak Bosan dan Lebih Efektif

Bagian selanjutnya yang harus Anda perhatikan dari ini adalah menyampaikan alasan izin atau mengapa Anda tidak masuk ke .

Ada banyak alasan yang dapat Anda gunakan, dimulai dari alasan berada dalam kondisi sakit, adanya kepentingan keluarga dan lainnya. 

Dalam menyampaikan isi alasan itu tadi, pastikan untuk menggunakan jenis alasan yang logis. Pasalnya alasan tersebut dapat menentukan apakah itu diterima atau justru tidak diterima. 

  • Tanggal serta tempat pembuatan  

Selain beberapa poin di bagian atas tadi, pastikan pula untuk mencantumkan tanggal serta tempat pembuatan .

Dengan demikian, pihak penerima pun dapat mengetahui dengan pasti kapan kiranya itu dibuat dan sudah berapa lama tersebut ada dalam perjalanan.

Karena umumnya surat tidak dapat diterima secara langsung pada hari itu juga terkecuali jika surat tersebut dikirim dalam bentuk elektronik. 

  • Alamat yang dituju 

Alamat juga menjadi bagian penting selanjutnya yang harus Anda perhatikan.

Karena surat yang Anda buat adalah jenis yang ditujukan untuk dikirim ke alamat , maka alamat yang dicantumkan pun sudah pasti alamat .

Dengan demikian pihak pun akan menerima surat tersebut, karena memang alamat yang dituju olehnya adalah alamat itu sendiri. 

  • Isi dari surat 
Baca juga  Bu Sri & Guru-Guru Lainnya Yang Kita Temukan Semasa Sekolah

Bagian paling akhir yang harus Anda perhatikan dari pembuatan adalah isi dari surat tersebut. Ada beberapa bagian dari isi surat, dimulai dari : 

  • Salam pembuka 

Untuk bagian yang satu ini, Anda dapat memulainya dengan ungkapan salam seperti halnya mengucapkan kalimat salam hormat, ucapan selamat pagi, siang atau bahkan malam hari, serta ucapan salam yang seringkali digunakan oleh umat muslim seperti halnya kalimat “Assalamualaikum”

  • Kalimat pembuka 

Pada kalimat pembuka Anda dapat membuat kalimat yang memperkenalkan diri Anda terlebih dahulu sebagai pihak yang mengirimkan surat tersebut. 

  • Isi surat

Setelah mencantumkan kalimat pembuka, bagian selanjutnya adalah mencantumkan isi surat yang dapat dilakukan dengan membicarakan atau membahas mengenai hal yang Anda tuju.

Seperti halnya memohon izin untuk anak Anda agar tidak masuk ke . Selain itu, pastikan pula untuk menyebutkan alasan mengapa Anda melakukan izin dan lainnya.

  • Salam penutup
Baca juga  Cara Membuat Makalah Yang Baik dan Benar

Bagian selanjutnya yang juga dikenal sebagai bagian akhir dari isi surat adalah menuliskan ucapan penutup.

Pada bagian ini ada baiknya jika Anda menyesuaikannya dengan salam pembuka seperti yang telah dilakukan di bagian atas tadi.

Misalkan jika di bagian atas Anda mengucapkan “Assalamualaikum”, maka pada salam penutup Anda dapat menggunakan kalimat “Wassalamualaikum”. 

  • Nama dari pengirim surat

Bagian paling akhir yang dapat Anda tuliskan adalah mencantumkan nama Anda sebagai pihak yang mengirimkan surat.

Hal ini juga menjadi bukti bahwa benar orang yang mengirimkan surat dan memohon izin untuk tidak masuk sekolah tersebut adalah Anda atau orang tua dari siswa yang meminta izin. 

Demikianlah kiranya penjelasan singkat mengenai beberapa hal penting yang harus ada dan tidak boleh dilewatkan dari pembuatan contoh tidak masuk sekolah yang dapat Anda perhatikan dan jadikan sebagai patokan pembuatan surat dengan tepat.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Andra Hermawan