Curhatan Harry Kiss menjadi sorotan publik saat momen Idulfitri 2026 terasa begitu berbeda bagi keluarganya. Lebaran yang biasanya penuh kebersamaan kini berubah menjadi suasana haru setelah kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3). Kehilangan ini tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga terlihat dari tradisi keluarga yang berubah drastis.
Curhatan Harry Kiss Ungkap Lebaran Tanpa Tema Setelah Kepergian Vidi
Pada tahun-tahun sebelumnya, suasana Lebaran selalu identik dengan konsep foto keluarga yang terarah. Vidi Aldiano terkenal sebagai sosok yang kreatif dalam menentukan tema hingga pakaian. Namun kini, tradisi itu terasa kosong tanpa kehadirannya.
“2026 foto Lebaran tanpa tema,” tulis Harry Kiss melalui akun miliknya di Instagram baru-baru ini. Kalimat tersebut menggambarkan betapa besar peran Vidi dalam setiap momen keluarga.
Lebaran Tanpa Arah Tema
Curhatan Harry Kiss kembali menegaskan perubahan besar dalam tradisi keluarga mereka. Ia menyebut bahwa sebelumnya semua elemen Lebaran selalu mengikuti arahan sang anak. Kini, semuanya terasa berjalan tanpa konsep yang jelas.
“Foto Lebaran tanpa tema, pengarah ide tema sudah tiada,” sambungnya. Caption ini menjadi ungkapan kehilangan yang begitu mendalam. Tidak hanya kehilangan sosok anak, melainkan juga kehilangan kebiasaan kecil yang penuh makna.
Ziarah dan Keyakinan 40 Hari
Curahan hati Harry Kiss juga terlihat dari rutinitas ziarah yang ia lakukan bersama keluarga. Pada Selasa (24/3/2026), mereka kembali mengunjungi makam di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilakukan secara rutin menjelang 40 hari kepergian Vidi.
Ia mengungkapkan keyakinan tentang energi arwah yang masih ada selama 40 hari. “Ya, katanya arwah itu 40 hari, katanya orang Jawa ya, ternyata itu bukan orang Jawa saja lho. Saya kemarin itu baca ulasan dari media internasional ya, itu energinya itu masih ada ya, selama 40 hari,” kata Harry Kiss.
Keyakinan tersebut membuatnya terus datang untuk berdoa setiap hari. Ia juga menambahkan bahwa energi itu perlahan mengecil setelah 40 hari, namun tidak sepenuhnya hilang.
Kenangan dan Harapan
Curhatan Harry Kiss semakin terasa sewaktu membahas pengalaman sang istri, Besbarini. Ia mengaku pernah bermimpi bertemu Vidi Aldiano dan merasakan pelukan hangat tanpa kata. Momen ini menjadi pengobat rindu yang mendalam.
“Katanya, katanya lagi nih, kalau kita didatangi Vidi tapi Vidinya nggak ngomong, itu benar. Tapi kalau dia ngomong begini, begini, begitu, itu jin tuh biasanya,” ucap Harry Kiss.
Di sisi lain, keluarga juga melihat dukungan besar dari para penggemar. Komunitas Vidis bahkan berencana membuat aksi sosial bertajuk “Vidi Tetap Hidup”. Kegiatan ini akan fokus membantu anak yatim, kaum dhuafa, hingga penderita kanker.
Curhatan Harry Kiss pada akhirnya memang bukan hanya tentang kesedihan. Lebih dari itu, curahan hati ayah almarhum Vidi Aldiano tersebut juga merupakan sebuah harapan. Ia ingin semangat dan kebaikan Vidi tetap hidup melalui berbagai aksi nyata. Dari kehilangan ini, muncul kekuatan untuk tetap meneruskan hidup dengan penuh makna.




























