Danau Shuji nan Eksotis Ds Lembak Di Kab Muara Enim


Danau Shuji nan Eksotis Ds Lembak Di Kab Muara Enim 1
Photo.1. Bersiap - siap untuk Gowes Danau Shuji Ds Lembak di Bunderan  
Photo.1. Bersiap – siap untuk Gowes Danau Shuji Ds Lembak di Bunderan  
Photo.2. Menyusuri hutan karet Ds Lembak 
Photo.2. Menyusuri hutan karet Ds Lembak 

Daerah sumatera selatan banyak tersimpan kekayaan yang melimpah ruah mulai dari kekayaan sumber daya alam seperti minyak bumi dan perkebunan karet, kopi, Wilayah sumatera khususnya banyak hutan tersebar luas dan tentunya banyak sekali ditemukan banyak hutan keret dan hutan lindung serta hutan tersebut dipenuhi dengan pohon karet. Ketika menyusuri daerah dusun desa kita akan menemukan hutan karet, ketika melewati dusun kita akan menemukan pohon karet yang rindang. Daerah Kabupaten Muara Enim banyak sekali menyimpan area objek wisata yang tersembunyi.

Photo.1. Bersepada menyusuri hutan karet rindang didesa lembak

Tepatnya di daerah Lembak Kab Muara Enim banyak menyimpan aneka ragam kekayaan mulai dari kerupuk lembak yang terkenal seantero sumatera selatan banyak kita temukan dipinggir – pinggir jalan menuju desa lembak para penjual menjajakan kerupuk di ikat dipinggir jalan sehingga untuk memikat para calon pembeli mulai dari pejalan kaki dan pemakai jalan lainnya dan wisatawan local maupun yang sedang mampir ke darah sana, Masalah kuliner sangat mudah menemukan jajan dan kuliner disana mulai dari kopi lembak,  kerupuk kemplang untuk oleh – oleh.

Ketika hari weekend pagi hari yang cerah kami menuju kelokasi objek wisata yang sedang viral pada saat itu lokasi tersebut bernama Danau Shuji nama danau shuji ini bukan dari asal muasal namanya dari Jepang melainkan suatu tempat wisata dan rekreasi yang ada Desa lembak Kab Muara Enim.

Konon cerita dari penduduk disana danau tersebut ada sebab dari bekas lokasi pengeboran milik pertamina EP Asset 2 yang sudah tidak berfungsi lagi dikarenakan sumur didaerah tersebut sudah tidak beroperasi sehingga inisiatif dari warga desa / dusun melalui kepala daerah desa mempunyai ide untuk mengembangkan potensi wisata untuk dinikmati orang – orang lokal dan wisatawan dari daerah sumaters selatan dan sekitarnya untuk mengenalkan daerah lembak yang kaya potensi alam yang penuh dengan eksostis yang tersembunyi di balik rindangnya hutan karet yang tersebar disana.

Photo.4. Danau Shuji Ds Lembak 
Photo.4. Danau Shuji Ds Lembak 

Pengembangan daerah tersebut atas kerjasama swadaya masyarakat sekitar untuk memperluas akses masuk dan mempercantik lingkungan dan suasana pedesaan yang di dalamnya dibangun rumah – rumah untuk istirahat pengunjung seperti saung – saung sepanjang pinggiran danau untuk melepas lelah pengunjung dan dibangun juga sarana- sarana bermain untuk keluarga seperti sampan / perahu dan berupa ayunan  serta gapura yang menandakan titik dimana kita ada di Danau Shuji, mengenai tiket masuk waktu belum dikenakan hanya dikenakan tiket parker kendaraan terkait akses masuk untuk mencapai daerah tersebut  memakan jarak tempuh sekitar 200 km kalu kita mulai perjalan dari Kota Palembang ke Lembak  waktu sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan untuk menuju kelokasi danau tersebut dengan akses jalan lokasi menyusuri desa / dusun lembak sekitar 5 km melalui akses jalan yang belum diaspal, kalau dari kota Prabumulih sekitar Setengah jam perjalanan menuju lokasi tersebut dengan kendaraan.

DI hari akhir pekan kami mulai mencoba gowes memulai berangkat pagi dengan cuaca pada saat itu sangat cerah, Saat seperti inilah waktu yang pas untuk melepas penat dari kesibukan rutinitas kerja, Setelah team gowes berkumpul kami bersepakat untuk merealisaikan keinginan kami untuk Goes To Danau Shuji sehingga team gowes dari kami berencana menuju daerah sana, namun untuk menuju kesana kami menggunakan Sepeda dan mengowes menyusuri beberapa dusun titik point kami  berangkat dari kota Prabumulih di bunderan Pertamina EP Asset 2 dengan kawan – pekerja di Pertamina biasa kami lakukan tiap minggu pagi untuk melakukan hobby kami bersama para goweser bersama – sama menerobos rindangnya hutan karet di muara enim mealui rute dari kantor walikota jalan lintas.

Dalam rombongan rute kami melewati tugu Jogya yang tidak seperti di Jogya akan tetapi tugu tersebut ada di kota Prabumulih, sekitar 2 jam perjalanan kami menyusuri lokasi baru beberapa kilometer kami menyusuri hutan karet untuk menuju jalan ke sana kondisi jalannya masih tanah mungkin jika ada hujan atau gerimis akan merepotkan  perjalanan kami menuju kesana karena tanah akan menjadi lumpur, akan tetapi kami rombongan sangat senang untuk satu tujuan menuju kesana dari niat awal kami untuk mengeksplore objek wisata yang sedang viral namun belum banyak sekali pengunjung emnegtahu keberadaan tempat tersebut pada saat itu, semua semangat dan kegigihan untuk kita memilih rute  yang lebih cepat kita rundingkan di tenga perjalanan, selepas perjalanan kami istirahat sejenak untuk mengisi perut untuk sarapan pagi bersama – sama dalam suasana kebersamaan yang kita bangun di komunitas Gowes Prabumulih. Selanjutnya kami meneruskan perjalanan dan sesampainya disana lelah gowes terbayar sudah keindahan dan eksotisan daerah tersebut yang dinamakan Danau Shuji yang viral tersebut.

Photo. 4. Team Goweser Rehat sejenak di Ikon Tugu Jogya dikota Prabumulih
Photo. 4. Team Goweser Rehat sejenak di Ikon Tugu Jogya dikota Prabumulih

Kamipun mencoba mengabadikan momen – momen kebersamaan dengan team gowes dengan berfoto  suka dan ria untuk mengambil gambar mulai dari akses masuk sampe dititk lokasi yang kita tuju, melepas lelah sejenak kamipun santai menikmati pemandangan dan suasana yang ada disana sambil kawan – kawan rombongan memesan kuliner dan menyantap kuliner yang disajikan disana karena disana ada warung – warung yang dibangun untuk sementara oleh warga sekitar mulai dari minuman ringan makan kecil menemani kita untuk menikmati pemandangan Danau Shuji Nan Eksotis itu, banyak pengunjung disana mencoba sarana  fasilitas  yang di sediakan mulai dari perahu dan sampan serta kita berjalan kaki dengan jembatan yang dibangun oleh batang kayu menambah indah suasana pedestrian yang elok di sebuah dusun terpencil yang orang tidak akan tahu. 

Banyak pengunjung membawa keluarga mereka menikmati pemandangan dan suasana Danau Shuji yang viral tersebut.  Dan tidak lupa mengabadikan dengan foto – foto untuk mengambil pemandangan ataupun selfie – selfie.

Photo. 5. Danau Shuji Nan Eksotis Ds Lembak Kab Muara Enim
Photo. 5. Danau Shuji Nan Eksotis Ds Lembak Kab Muara Enim

Namun saat itu masih belum banyak pengunjung berdatangan banyak pengunjung masih penasaran dengan Danau Shuji dan disana fasilitas masih belum menemukan fasilitas  mulai dari toilet karena pada saat itu fasilitas masih sedang di bangun.  Yang sangat menarik kami melihat adalah pemandangan air danau jernih bening dan masih asri dan tidak jauh dilokasi tersebut ada lokasi sumur Pertamina konon sumur tersebut sudah ada pada saat jaman Belanda.  Kami pun tidak menyianyiakan kesempatan untuk berswa foto dan mengabadikan suasana pemandangan tersebut.

Sebelum kami selesai  dan bergegas pulang kami diajak oleh komunitas gowese untuk pulang bareng dengan rute yang sama menjelang sore senja datang saat kami pulang ke tujuan kami masing – masing membawa kenikmatan yang kami dapatkan sehingga rasa penasaran kami dapat terobati terwujud dengan melihat langsung Danau Shuji lebih dekat.

Photo.6. Goweser rehat sejenak di perjalanan 
Photo.6. Goweser rehat sejenak di perjalanan 
Photo.7. Back to home para goweser kota Nanas Prabumulih
Photo.7. Back to home para goweser kota Nanas Prabumulih

Namun ditengah jalan hati kami terlintas mungkin next time kami akan berkunjung lagi Danau Shuji lainnya yang kita explore kami pun sepakat untuk lanjutkan perjalanan kembali kekota Prabumulih karena memang banyak dari kawan  berasal dikota Prabumulih dan sekitarnya.  

Pesan dari warga sekitar mari kita lestarikan dan jaga alam kita untuk menjadikan lingkungan dan tempat tinggal kita menjadi asri dan dinikmati setiap pengujung darimana saja yang mampir.

Setelah menempuh perjalanan pulang, kami pun berpisah rute kami melewati  belakang kantor Walikota selanjutnya kami dan rombongan goweser melanjutkan perjalanan ke kota Prabumulih sampai dititik akhir bunderan PT Pertamina EP Asset 2.  Hati kami pun merasa lega sesampainya di titik point terakhir  perjalanan kami dan rombongan goweser mudah – mudahkan diberikan kelancaran dan kebaikan bisa terus mengexplore tempat yang eksotis  dan kami sepakat untuk kedepan dapat terus explore tempat – yang eksotis yang belum terjamah, motto kami “ Be Fun Bike And Gathering Gowes  guys, next  trip go go go wes.. Salam Penulis. Suharto


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Harto

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap