Dari Baku Pukul Hingga Makian Van Nistelrooy Kepada Ronaldo


Dari Baku Pukul Hingga Makian Van Nistelrooy Kepada Ronaldo 1

Cristiano Ronaldo memang sempat bermain satu tim dengan Ruud Van Nistelrooy di Manchester United. Namun, tahu kamu kalau kedua pemain ini pernah terlibat baku pukul di sesi latihan?

Pada dasarnya, hubungan kedua pemain ini memang berlangsung sangat baik. Spekulasi kemudian merebak, di mana Van Nistelrooy dianggap tidak senang dengan kehadiran Ronaldo yang membuatnya semakin terpinggirkan di skuad Sir Alex Ferguson. Berangkat dari hal tersebut, hubungan keduanya pun mulai merenggang.

Setelah terlibat perang dingin dan tak saling menyapa beberapa lama, puncaknya, perkelahian itu terjadi saat mereka sedang berlatih sebagai satu tim di Carrington pada Januari 2006. Seperti biasa, Ronaldo suka menggocek bola terlalu lama di kakinya. Van Nistelrooy yang berada di posisi bebas, ternyata tidak diberi umpan oleh Ronaldo. Merasa seperti diejek, emosi sang striker pun meledak.

“Kenapa kamu memegang bola terlalu lama? Mengapa tidak umpankan kepadaku? Aku sudah di posisi. Akulah striker di sini. Umpankan bola kepadaku.” Teriak pemain timnas Belanda tersebut.

Jawaban tak mengenakan justru dilemparkan oleh Ronaldo. Ia memberikan gestur ejekan bibir kepada Van Nistelrooy. Adu mulut tak terelakkan. Tak berselang lama, Van Nistelrooy melepaskan pukulan ke Ronaldo. Ya, sesi latihan menjadi anarki dan kedua pemain ini saling membalas pukulan di tengah sesi latihan tim Setan Merah.

Setelah perkelahian berhasil dilerai oleh pemain lain, Van Nistelrooy yang masih emosi tak sengaja melepaskan omongan pedas. “Yah, menangislah, pergi sana ke ayahmu,” Teriaknya.

Ronaldo pun terpukul. Air matanya meleleh dan emosinya semakin meledak. “Ayahku baru saja meninggal, teganya kau berkata seperti itu,” balasnya. Suatu kebetulan, karena ayah Ronaldo memang baru saja meninggal beberapa bulan sebelumnya.

Dari Baku Pukul Hingga Makian Van Nistelrooy Kepada Ronaldo 3

Namun, apakah Van Nistelrooy sejahat itu? Ternyata hal itu hanya salah paham. Ayah yang dimaksud Van Nistelrooy bukanlah ayah kandung Ronaldo, melainkan adalah Carlos Queiroz yang merupakan asisten Ferguson. Saat itu Ronaldo memang disebut sebagai anak kesayangan Queiroz.

Meski Ferguson sudah turun tangan untuk menyelesaikan masalah mereka, namun hubungan personal keduanya terus berlangsung dingin hingga pada akhirnya Van Nistelrooy hengkang ke Real Madrid pada akhir musim 2005/2006.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Mister IR

   

Akan membagikan segala informasi kepada Sobat Mister semua.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap