Kontribusi Dinas Lingkungan Hidup Enrekang Terhadap Pengendalian Sampah

Benedicta Tjandra

Dinas Lingkungan Hidup Enrekang

Dinas Lingkungan Hidup Enrekang yang sering disingkat dengan DLH Enrekang ini memiliki peranan penting bagi seluruh lingkungan masyarakat Sulawesi dan sekitarnya. Kehadirannya di tengah masyarakat telah diungkapkan secara resmi oleh Bupati dan Kepala DLH saat pertemuan bersama Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku atau PUSDALSUMA.

Lantas apa kontribusi terhadap pengendalian sampah masyarakat yang menjadikan DLH berperan penting?

Kontribusi Utama Dinas Lingkungan Hidup Enrekang

Kontribusi Dinas Lingkungan Hidup Enrekang dalam mengendalikan sampah memang sudah mendarah daging di masyarakat Sulawesi dan sekitarnya. Dengan tujuan mengurangi volume sampah yang berasal dari sumber melalui kerja sama sinergis dengan pihak terkait.

DLH berperan merancang strategi pengurangan, membangun fasilitas pengelola, dan mendorong partisipasi masyarakat untuk memilah sebelum dilakukan penanganan akhir. Berikut merupakan beberapa kontribusi dari DLH Enrekang.

Pengelolaan Hulu

Mengaktifkan serta memperkuat bank sampah, baik unit maupun induk. Mengedepankan penerapan 6 TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle) dalam mengurangi sampah sebelum mencapai TPA (tempat pembuangan akhir).

Pengelolaan Hilir

Berkontribusi mengurus pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir. Meskipun terkadang ada saja kendala jarak TPA jauh dari kota, sehingga meningkatkan biaya serta waktu operasional.

Penyusunan SOP

Dengan mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) ke dalam pengelolaan sampah, salah satunya pengangkutan. Walaupun terkadang penerapan di beberapa area masih harus diefektifkan.

Peningkatan Kapasitas dan Sinergi

Melakukan kolaborasi bersama instansi pusat (PUSDALSUMA) dalam mencari solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah secara menyeluruh, salah satunya meminta dukungan anggaran maupun teknis.

Edukasi & Peraturan

Sebagai OPD teknis, DLH berperan membuat peraturan terkait masalah sampah, pengembangan pengelolaan, pembiayaan, dan edukasi ke seluruh masyarakat agar bisa perubahan perilaku jauh lebih baik.

Aspek Kontribusi DLH Enrekang

Secara umum DLH mencakup perumusan kebijakan lingkungan, regulasi, kelolah sampah, dan administrasi umum. Dinas Lingkungan Hidup Enrekang dalam mencapai keselarasan pembangunan maupun kelestarian alamnya, dengan memilih fokus ke pengurangan akan dampak bagi sekitar dengan meningkatkan kesadaran publik bersama beberapa aspek, seperti:

  • Kebijakan & Regulasi: Dengan merumuskan kebijakan teknis dalam urusan lingkungan hidup masyarakat, mulai dari pengelolaan sumber daya sampai pencegahan pencemaran lingkungan.
  • Kelolah Sampah: Aktif mengurangi volume sampah dengan beberapa program olah sampah khusus di lingkungan masyarakat.
  • Kesadaran Lingkungan: Meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam, melalui program tertentu dengan tujuan mendukung pariwisata berkelanjutan.
  • Evaluasi dan Laporan: Rutin melakukan evaluasi serta membuat laporan terhadap kinerja lingkungan kabupaten Enrekang.
  • Pengembangan Institusi: UPT (Unit Pelaksana Teknis) dan administrasi internal turut mendukung pelaksanaan tugas dalam pengelolaan sampah masyarakat.
  • Integrasi Sektor: Menjadi media jalan antara pelestarian alam dengan sektor lain, salah satunya memastikan jika pariwisata tidak merusak lingkungan.

Strategi Kunci Tepat

Dinas lingkungan hidup Enrekang mengedepankan pendekatan dengan pemerintah daerah Sulawesi agar lebih responsif dan kolaboratif dalam mengurangi volume sampah. Dengan cara tepat, yaitu meningkatkan efisiensi pengolahannya melalui strategi tepat berikut.

Penguatan Sistem 3R

Mengedepankan tiga sistem mumpuni:

  • Reduce (Kurangi): Mengajak seluruh masyarakat mengurangi pemakaian produk sekali pakai dan memilih beralih ke gaya hidup berkelanjutan.
  • Reuse (Gunakan Lagi): Mendorong untuk memanfaatkan barang yang masih layak pakai daripada langsung terbuang sia-sia.
  • Recycle (Daur Ulang): Mengutamakan untuk mengoptimalkan bank sampah dan fasilitas daur ulang kelolah agar menjadi produk bernilai tinggi.

Digitalisasi & Smart Waste Management

Turut serta menerapkan teknologi pada sistem pengelolaan sampah agar jadi lebih cerdas dan transparan. Membantu mengawasi, mengumpulkan, sampai mengelola barang bekas kadi jauh lebih efisien.

Edukasi dan Partisipasi Masyarakat

Lakukan sosialisasi intensif dengan mengadakan kampanye publik untuk membangun kesadaran kolektif serta pentingnya pengelolaan sampah. Adanya DLH dengan peran utama pengurangan volume sampah dari sumbernya.

Penguatan Peraturan Kebijakan

Memperkuat dasar hukum dengan adanya peraturan daerah terkait pengelolaan sampah yang memiliki tujuan diciptakannya sistem efektif dan akuntabel,

Pengembangan Kapasitas Teknologi

Turut membangun infrastruktur bersama DLH dan pemerintah daerah untuk kelola sampah. Baik dalam pembiayaan maupun penyediaan teknologi modern.

Setiap wilayah memiliki DLH yang berperan aktif mengelola sampah dengan pendekatan pada pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya penjelasan di atas, semoga bisa memberitahu seluruh masyarakat Sulawesi, jika dinas lingkungan hidup Enrekang sangat berkontribusi penting dalam pengendalian segala jenis sampah yang ada di lingkungan hidup semua. Untuk penjelasan lebih luas dan lengkap, bisa langsung kunjungi situs web https://dlhenrekang.org/berita/

Baca Juga

Rekomendasi