Dua Tugas HRD Ini, Bisa Menjadi Lebih Efisien

Dua Tugas HRD Ini, Bisa Menjadi Lebih Efisien 1

Human Resource Department adalah akar terkuat dari sebuah perusahaan, bagian yang melakukan filter terhadap calon-calon karyawan yang akan sukses menaikkan derajat perusahaan. Kesuksesan sebuah perusahaan bergantung pada HRD, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) disetiap perusahaan akan menunjang segala lini bagian dan bidang yang ada di perusahaan tersebut. Dari mulai seleksi penerimaan karyawan baru, pembagian tempat kerja masing-masing karyawan hingga memutuskan kontrak kerja dari karyawan tersebut. 

Seleksi Penerimaan

Bermacam-macam kelompok dan status sosial dari para pelamar yang memasukkan biodatanya ke perusahaan. Dari mulai fresh graduate hingga dengan sebongkah pengalaman yang berharga. Walaupun persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan terkadang tidak dipenuhi oleh para pelamar, namun para pelamar tetap saja men-submit dokumen mereka.

Persoalan ini membuat pekerjaan menjadi berlapis dan tidak efisien waktu, baik saat mengecek surat lamaran dan pada saat wawancara. Maka dari itu, sebaiknya HRD dapat memulai membuat sebuah pengumuman lowongan kerja dengan persyaratan yang spesifik dan tidak mengandung multi-tafsir.

Beberapa yang biasanya dimanfaatkan oleh para pelamar sebagai peluang adalah persyaratan dengan melampirkan foto-copy legalisir, berpengalaman di suatu bidang yang tidak spesifik/terang-jelas, mempersyaratkan sesuatu yang sangat umum di masyarakat sehingga semua elemen dapat ikut berpartisipasi.

Mulai dari sekarang, cobalah membuat suatu persyaratan yang terang-jelas. Pertama, mengganti setiap berkas foto-copy mejadi berkas scan berwarna dengan legalisir asli (bukan hasil scan) dari dinas terkait. Hal ini dimaksudkan agar pekerjaan HRD menjadi lebih mudah dan dapat mengeliminasi setiap lamaran yang masih melampirkan berkas dan legalisir hasil copy-an. 

Kedua, pengalaman dibidang akuntansi, engineer atau hukum sangatlah beragam. Dari mulai yang amatir hingga profesional pemula. Alangkah baiknya, jika profesi tersebut adalah bagian yang akan diisi oleh para pelamar tersebut. Untuk menjaring SDM yang bermutu tinggi, sematkan persyaratan yang cocok untuk level maksimal. Tentunya persyaratan ini berkaitan dengan skill untuk mengoperasikan aplikasi-aplikasi terkini dan keakraban pelamar dengan teknologi yang dimiliki perusahaan. Usahakan untuk mendapatkan sosok yang benar-benar mumpuni, bukan karena hanya ingin ramai pelamar saja.

Ketiga, persyaratan khusus yang ini adalah bersifat membatasi. Syarat-syarat yang sudah terurai di atas yang cukup longgar mungkin akan dibatasi oleh persyaratan ini. Yang paling umum kita temukan adalah pembatasan usia, tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Tetapi, selain syarat tersebut, yang bisa dicoba adalah mempersyaratkan kepemilikan soft skill, vaksinasi covid, bersih dari postingan kebencian dan pornografi di media sosial (tentunya hal ini juga termasuk tes kejujuran, pada saat wawancara) dan tidak cacat fisik.

Pembagian Tempat Kerja

HRD harus memahami potensi yang tersimpan dari setiap karyawan. Masing-masing karakter karyawan baru, tidak dapat dikenali secara langsung. Perlu ada wawancara dengan pendekatan yang lebih intens daripada wawancara pada saat seleksi penerimaan. Hasil wawancara ini diharapkan mampu mengenali personality sebenarnya dari karyawan tersebut. Apakah dia tipe lapangan atau tipe pekerja dibalik layar?.

Tipe Lapangan. Bukan berarti dia hanya bisa berada diluar kantor, tetapi keryawan seperti ini akan kita tempatkan pada situasi yang lebih terbuka dan banyak berinteraksi dengan konsumen. Bidang marketing, distribusi dan keamanan cukup cocok untuk karyawan seperti ini. Sosok yang dipilih haruslah pemberani, dapat mengambil keputusan secara cepat dan bertindak cekatan. Pengetahuan tentang produk yang ditawarkan juga harus mereka hafal diluar kepala. Karyawan jenis ini adalah mereka yang harus cerdas dan pintar membaca situasi untuk menghasilkan target sesuai keinginan perusahaan.

Tipe Belakang Layar. Tipe ini adalah tipe yang akan memenuhi ruangan kantor perusahaan. Karyawan model ini tidak dituntut untuk bekerja keras secara fisik, namun otak dan kreatifitasnya akan sangat diandalkan. Kebutuhan karyawan bidang analisa, maintenance dan keuangan adalah beberapa posisi yang cocok dengan mereka. Mereka yang dipilih, tentunya memiliki soft skill dan ketelitian yang cukup. Kecerdasan “bawaan” mereka bukan sekedar memahami profil dan kebutuhan perusahaan, tapi juga sudah terbentuk sejak sebelum mereka melamar pekerjaan ini. Kepribadian mereka yang sedikit tertutup, dapat menyimpan data-data dan rahasia perusahaan dengan sangat terjaga. 

Tentunya hal-hal di atas adalah untuk memilih para karyawan dengan level sekelas supervisor atau manajer ke atas. Jika dijadikan syarat untuk penerimaan buruh, rasanya tidak sebanding dengan upah yang diterima. Semoga membantu.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Danawa Kalana