Fakta Buaya Nil di Sungai Nil Yang Menggigit 200 Jiwa Manusia Setiap Tahunnya


Fakta Buaya Nil di Sungai Nil Yang Menggigit 200 Jiwa Manusia Setiap Tahunnya 1

Sungai Nil yang sering kita dengar merupakan sebuah sungai yang cukup terkenal di dunia, sungai nil sendiri berada di wilayah Afrika bagian utara. Sungai nil memiliki panjang mencapai 6.695 km, Sungai Nil disebut sebagai sungai  terpanjang di dunia, sungai nil berbeda sedikit dengan luas Sungai terkenal bernama sungai Amazon yang merupakan sungai terbesar kedua di dunia, dengan luasnya yakni 6.436 kilometer.

Sungai Nil sendiri merupakan sumber air paling penting untuk dua negara di Benua Afrika, yakni negara Mesir dan negara Sudan. Danau Victoria merupakan sumber dari sungai nil, dan merupakan danau paling luas di benua Afrika. Sungai ini mengalir ke Laut Mediterania.

Sungai terpanjang di afrika ini memang tidak jauh berbeda denga sungai terkenal amazon, yaitu sama sama ditempati oleh banyak spesies hewan disekitar sungai. Sementara hewan paling berbahaya di sungai nil yakni buaya nil yang terkenal, yang merupakan buaya terbesar di benua Afrika, dan buaya terbesar kedua  di dunia setelah buaya asin.

Buaya di sungai nil ini berada di sebelah utara sungau nil, memiliki panjang yakni 3,5 sampai 5,0 atau 11,5 sampai 16,4 kaki yang memiliki berat sebesar 225 g sampai 750 kg untuk buaya jantan nil, sedangkan untuk buaya betina lebih kecil 70 % buaya nil jantan.

Buaya Nil yang berada di sungai nil merupakan jenis spesies paling berbahaya dan mematikan di sungai nil, bahkan akibat gigitan hewan buas ini setiap tahunnya, hampir 200 orang meninggal karena gigitan buaya ini. Biasanya buaya ini muncul lalu menyerang siapa saja yang mendekati wilayahnya.

Buaya Nil merupakan sebuah ancaman paling besar bagi penduduk di wilayah sungai Nil, dan wilayah perairan didekat sungai nil lainnya di mana buaya ini  ditemukan. Agar terhindar dari serangan buaya Nil, alangkah baiknya menjauh dari wilayah dimana buaya ini berada, karena buaya mematikan ini cenderung memiliki respon lebih cepat apabila berada di wilayah air. Buaya Nil juga jarang kelihatan di darat, karena mereka lebih senang melihat dulu mangsanya berada di dekat sungai, setelah itu mereka akan dengan mudah menyerang siapa saja yang mendekatinya.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap