Fenomena Astral Projection atau Hanya Klenik?


Fenomena Astral Projection atau Hanya Klenik? 1

Perbedaan astral projection dan lucid dreaming.

Anda tahu istilah fenomena astral projection? Pengalaman supranatural ini sedang banyak diperbincangkan orang – orang karena berhubungan dengan dunia mistis atau klenik.

Sebagian orang menganggapnya tidak sesuai dengan akal sehat. Namun, fenomena  astral projection atau proyeksi astral merupakan fenomena nyata yang dapat dijelaska secara medis. Berikut informasi terkait.

Penjelasan astral projection?

Menurut penelitian IJELS 2018 kemarin, fenomena astral projection merupakan fenomena ketika roh seseorang meninggalkan raga tubuhnya untuk pergi ke dimensi astral dan tidak terlihat. Beberapa peneliti tidak setuju jika kesadaran ini terjadi di luar raga tubuh manusia. 

Para peneliti lebih percaya jika fenomena proyeksi astral dikenal sebagai out-of-body experience (OBEs) yang merupakan fenomena yang disebabkan abnormalitas proses komunikasi yang terjadi pada otak.

Ketika istirahat, otak bekerja tidak berhenti dimana Anda bisa bermimpi. fenomena Astral projection  merupakan proses mimpi yang dialami seseorang namun lebih nyata sehingga adanya abnormalitas.

Macam-macam astral projection

Menurut proses terjadinya, proyeksi astral terbagi menjadi dua macam, antaralain:

1. Astral projection spontan

Proyeksi astral spontan diakibatkan secara tiba-tiba. Faktor pemicu yang terjadi kemungkinan sebagai berikut:

  • Kelelahan. Laporan ekstrem berpotensi fenomena proyeksi astral pada tidur di malam hari.
  • Tidur kurang nyenyak. Tidur tak nyenyak bisa memicu “roh” keluar dari raga, pada saat menjelang bangun tidur. 

2. Astral projection nonspontan

Astral projection nonspontan terjadi karena faktor-faktor berikut ini:

  • Obat-obatan

Konsumsi obat halosinogen menyebabkan halusinasi berlebihan seperti DMT, MDA, LSD dan ketamine.

  • Kehilangan gravitasi 

Hilangnya gravitasi berpotensi memicu proyeksi fenomena astral nonspontan. Pasalnya, saat gravitasi sudah turun, darah cepat mengalir meninggalkan kinerja otak. Ini menyebabkan seseorang jadi hilang ingatan hingga akhirnya mengalami fenomena astral projection. Pilot serta astronot paling beresiko mengalami fenomena ini.

  • Gangguan pada informasi sensorik

Gangguan sensorik seperti terpapar suara karena kebisingan bisa membuat Anda hilang kesadaran diri sehingga mengalami proyeksi astral.

Faktor risiko fenomena astral projection

OBEs atau fenomena astral projection terjadi akibat kesalahan dalam berkomunikasi pada otak yang terdapat bagian temporo-parietal junction (TPJ) yang berfungsi sebagai penghubung memori dan emosi manusia yang ada pada otak dengan informasi sensorik dari luar.

Ketika TPJ ini tidak bekerja sebagaimana fungsinya, otak akan keliru mengolah informasi yang sudah diterima. Tidak heran, sesuatu yang nyata di dunia mimpi seperti bisa sampai terjadi, namun beberapa faktor risiko memiliki andil besar. Faktor-faktor resiko diantaranya:

1. Stres atau trauma

Fenomena ini membuat seseorang merasakan ketakutan dan kesedihan. Perasaan ini terbawa sampai ke alam mimpi dan seakan-akan terlihat nyata. Kendati demikian, perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenaran yang sedang terjadi.

2. Gangguan medis

Jika terjadi gangguan medis karena beberapa faktor yang dapat mengganggu TPJ otak berpotensi mengalami fenomena astral projection. Gangguan medis ini diantaranya:

  • Covid 19
  • Migrain
  • Kanker Serviks
  • Serangan jantung
  • Sindrom Guillain-Barre

Selain itu, depersonalization-derealization disorder berpotensi seseorang menganggap dirinya sedang “pisah” dari tubuhnya sendiri.

Perbedaan astral projection dengan lucid dreaming

Selain fenomena proyeksi astral, ternyata terdapat fenomena lain sepperti lucid dreaming. Proyeksi astral terjadi karena adanya kondisi ketika Anda merasakan tubuh terlepas dari tubuh anda. Anda mirip ‘hantu’ bergentayangan di malam hari pada film-film horor.

Sementara itu, lucid dreaming merupakan kondisi saat sadar sedang bermimpi. tetapi, di mimpi ini Anda bisa mengontrol diri anda sendiri. Ibaratnya, Anda merupakan ‘aktor / aktris’ dan ‘sutradara’ pada mimpi tersebut. Itulah feenomena astral projection, semoga dengan informasi ini semakin mengasah pengetahuan anda terkait dunia cenayang.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Arya Sanggra Pradipta

   

Penikmat rawon tanpa tauge & bakso tanpa nasi! Suka bermain dengan anak, launchpad dan kucing.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap