Formasi 5 Bek Tengah Dipertanyakan Saat Lawan Vietnam


Formasi 5 Bek Tengah Dipertanyakan Saat Lawan Vietnam

baru saja meraih hasil positif kala mampu menahan imbang timnas Vietnam di match day ketiga penyisihan 2021 Grup B.

Laga berlangsung menarik, sejak menit awal Vietnam bermain menekan dengan strategi pressing ketat dengan passing satu dua sentuhan ke area sensitif , namun sampai peluit akhir berbunyi, Vietnam tak satu pun bisa menembus jala timnas Garuda.

Hasil ini memberikan angin segar bagi karena Vietnam salah satu lawan berat Indonesia di grup B.

Perolehan satu poin membawa Indonesia masih konsisten di urutan pertama klasemen dengan raihan 7 poin sama dengan raihan Vietnam namun unggul selisih gol.

Genderang penentuan dua tim yang lolos ke semi final di tentukan dalam laga terakhir antara Indonesia kontra Malaysia pada akhir pekan ini, sekaligus menentukan nasib kedua tim ke babak selanjutnya.

Formasi 3 Bek Tengah saat jumpa Vietnam dipertanyakan?

Saat bersua Vietnam beberapa hari lalu, Indonesia tampil praktis dengan menerapkan sistem pertahanan berlapis, meski demikian Vietnam sejak awal pertandingan, tampil maksimal dengan memberikan tekanan demi tekanan ke benteng pertahanan Indonesia hingga 90 menit.

Alhasil tak mendapatkan ruang untuk berbalik menekan, hingga skor kacamata bertahan hingga paruh pertama.

Di babak kedua, Vietnam kembali melancarkan serangan dari beberapa lini, namun kokohnya pertahanan ,tak hayal membuat para pemain Vietnam pun frustasi, dan tak satupun berbuah manis.

Hingga peluit akhir dari sang pengadil terdengar, skor kacamata atau 0-0 harus diterima kedua tim. 

Ada hal menarik dimana saat laga tersebut, kenapa Indonesia murni menerapkan strategi bertahan total atau disebut Parkir Bus.

Rupanya strategi STY, mendapat sorotan dari beberapa pihak, tiga bek tengah murni diturunkan sejak menit pertama hingga akhir laga, Fachrudin Aryantio, Dewangga, dan Rizki Ridho notabennya pemain bek tengah, praktis harus menerima serangan ilir berganti dari Vietnam, sementara dua bek sayap Asnawi dan Pratama Arhan menjadi tumpuan di lini sayap yang diharapkan mampu menopang lini depan timnas, witan Ezra dan Kambuaya.

Baca Juga

Exit mobile version