Gangs of New York, Film Gangster yang Sarat Nuansa Rasisme

Gangs of New York, Film Gangster yang Sarat Nuansa Rasisme

Ingin dapat tontonan yang berkelas, menghibur sekaligus memberikan gambaran sejarah? Maka bisa jadi salahs atu pilihannya.

yang memiliki tagline America Was Born In The Street itu telah berhasil mendapatkan perhatian banyak pihak, termasuk penikmat dan kritikus .

Daya tarik utama dari tentu saja deretan bintang-bintang yang gemerlapan, sekelompok artis papan atas Hoolywood. Sebut saja ada si ganteng , Daniel Day-Lewis, dan .

Lantas apa premis yang ingin disampaikan oleh ? Apakah sebuah tontonan perang antar geng karena rebutan wilayah dan romansa yang terselubung di dalamnya? Sebenarnya iya, tetapi ada satu lagi yang membuat ini istimewa : keteganga antar ras dan etnik di Amerika pada masa lalu.

Baca juga  5 Film Leonardo DiCaprio Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Narasi dalam ini sebenarnya hanya berkutat pada masalah balas dendam dari seorang anak yang ayahnya dibunuh gembong kriminal. Namun saling silang sengkarut muncul termasuk terutama bagaimana nuansa hadir dalam perjalanan pelampiasan dendam tersebut.

Adalah Amsterdam Valoon (), seorang bocah yang melihatnya ayahnya, Pendeta Valoon Senior () tewas dibunuh kepala gangster bernama William ‘Bill Butcher’ Cutting (Daniel Day-Lewis).

Dengan semangat ingin balas dendam, pada saat dewasa ia mengatur strategi untuk mendekati Bill Butcher yang adalah ketua kelompok yang mengaku mewakili golongan pribumi Amerika Serikat.

Baca juga  5 Aplikasi Terbaik Untuk Menonton Film Gratis di Android

Bill adalah sosok yang bengis, kejam dan rasis. Ia ingin melindungi kelompoknya dari kelompok Katolik Irlandia yang baru tiba dari Eropa.

Unik memang bagaimana seorang kulit putih mengaku menjadi pribumi di tanah orang kulit merah Indian. Hal seperti ini sebenarnya bisa menjadi sebuah satire yang bagus untuk para penganut rasisme dewasa ini.

berikutnya tentu saja perjuangan Amsterdam dalam memuaskan hasrat balas dendam atas kematian ayahnya.

Sama seperti Hoolywood lainnya, juga terdapat kisah romansa di sini. Kali ini antara Amsterdam Valoon dengan Jenny Everdeane (), seorang wanita kriminal kelas teri yang sehari-hari berprofesi sebagai pencopet.

Mampukah Amsterdam memuaskan hasrat dendamnya sekaligus membangun kisah cinta yang indah dengan Jenny Everdeane? Atauku Bill Butcher sang kepala gangster pribumi kulit putih Amerika kembali mengamankan wilayahnya, New York, dari kelompok-kelompok pendatang lain, khususnya Katolik Irlandia? Silahkan menikmati untuk bisa menemukan semua jawabannya.

Baca juga  IQIYI Tempat Nonton Anime Keren Dengan Gratis, Ada Attack On Titan Juga Lho!!

Terlebih jika Anda tahu siapa dibalik hebat ini. Ya, dia adalah Martin Scorsese, yang karya-karyanya rutin mendapat tanggapan beragam dari para pecinta . Pria ini jugalah yang bertanggung jawab atas kesuksesan beberapa lainnya, seperti The Last Temptation of Christ, Goodfellas, The Aviator dan .

ini memiliki durasi yang panjang, namun terkesan tidak membosankan. Akting menawan dari dan Di Caprio benar-benar layak untuk Anda saksikan.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Koala Merah

   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.