Generation Identity dan Bangkitnya Gerakan Anti-Imigran di Eropa

Generation Identity dan Bangkitnya Gerakan Anti-Imigran di Eropa 1

Generation Identity merupakan sebuah gerakan ultra-kanan yang terbentuk dengan tujuan membendung arus imigran ke Eropa dan mencegah nilai-nilai budaya orang kulit putih tergantikan oleh budaya asing. Gerakan ini banyak dikaitkan dengan kebangkitan neo-nazi, supremasi kulit putih atau gerakan fasisme lainnya.

Gerenation Identity atau yang juga dikenal sebagai Generation Identitaire ini awalnya merupakan gerakan yang berasal dari Perancis sekitar tahun 2012, awalnya gerakan ini tidak banyak mengundang simpati publik, namun karena berbagai kejadian kriminal dan terorisme yang melibatkan imigran dan gencarnya kelompok ini melakukan sosialisasi di  sosial media, saat Ini Generation Identity tidak hanya berkembang di Perancis, tetapi juga sudah meluas hingga ke sejumlah negara di Eropa.

Generation Identity hanyalah salah satu grup gerakan ultra-kanan di Eropa, sebenarnya masih banyak gerakan serupa yang sedang tumbuh dan berkembang serta mengancam multikulturalisme yang sudah lama terjalin di Eropa.

Penyebab Bangkitnya Gerakan Sayap-Kanan di Eropa

Cabang Generation Identity di Inggris
Cabang Generation Identity di Inggris

Gerakan sayap-kanan sebelumnya sudah lama muncul di Eropa. Gerakan ini umumnya tidak terlalu kentara karena selama ini banyak kalah populer oleh gerakan garis tengah dan sayap kiri, namun satu dekade terakhir ini gerakan-gerakan sayap kanan mulai menunjukkan taringnya, dimana banyak dari gerakan ini yang semakin mendapat dukungan dari masyarakat dan meluas ke berbagai negara di Eropa. Salah satu penyebabnya adalah derasnya arus imigran dari Timur Tengah dan Afrika Utara ke Eropa.

Dampak dari arus imigran ini memberikan  impikasi yang cukup serius bagi dinamika sosial dan ekonomi bagi masyarakat Eropa. Secara ekonomi dampak dari meningkat arus imgran turut membuat beban negara semakin berat, ditambahi lagi dengan ketersediaan lapangan kerja yang kian menipis. Sementara secara sosial, banyak yang menganggap imigran tersebut telah gagal berintegrasi dengan budaya di Eropa dan ingin menggantinya dengan budaya baru, selain itu tingkat kriminalitas dan terorisme juga meningkat, dimana banyak yang lalu mengaitkannya dengan para imigran tersebut.

Selain itu kepemimpinan yang kharismatik dari para pemimpin gerakan populis sayap kanan dengan mengincar anak muda sebagai targetnya ini melalui sosial media dinilai cukup berhasil. Propaganda yang umum digunakan demi menarik simpati banyak orang biasanya seputar kemurnian ras kulit putih, islamophobia dan imigran sebagai penyebab memudarnya budaya barat sering digaungkan. Kebangkitan  gerakan populis sayap kanan ini banyak juga dikaitkan dengan popularitas dari partai-partai politik berhaluaan kanan, seperti Front National di Perancis dan AfD di Jerman. Namun anggapan tersebut banyak ditepis oleh para pemimpin gerakan sayap kanan dan mengatakan bahwa gerakan yang mereka pelopori ini merupakan gerakan independen dan tidak terkait dengan partai politik manapun. 

Strategi  Generation Identity dalam Menangkal Arus Imigran 

Blokade oleh sejumlah aktivis Generation Identity di sebuah perbatasan Perancis-Italia
Blokade oleh sejumlah aktivis Generation Identity di sebuah perbatasan Perancis-Italia

Sama seperti gerakan populis sayap kanan yang serupa, sebagian besar kampanye yang dilakukan berupa aksi turun ke jalan dan menyuarakan ide mereka yang menentang islamisasi, terorisme dan multikulturalisme. Walaupun begitu, Generation Identity yang merupakan kelompok yang lebih terorganisir memiliki sejumlah cara lain yang lebih ampuh dan beragam dalam rangka menangkal Eropa dari pendudukan ras lainnya.

Kelompok ini tidak jarang mengadakan event atau festival yang menjual beragam jenis merchandise, pakaian hingga makanan yang semuanya itu mengusung tema seputar Pembebasan Eropa. Sementara peserta bootcamp yang kebanyakan diisi oleh anak muda diberi bekal pelatihan fisik, beladiri dan berbagai ketrampilan lainnya untuk menguatkan rasa solidaritas di antara mereka dan menanamkan ide dan gagasan bahwa ada musuh di luar sana yang harus mereka hadapi. 

Kapal untuk mencegat para pengungsi dan mengirimkan mereka kembali ke negaranya
Kapal untuk mencegat para pengungsi dan mengirimkan mereka kembali ke negaranya

Para pemimpin dari Generation Identity ini mengatakan bahwa gerakan yang mereka inisiasi ini tidak bertujuan untuk melakukan kekerasan, namun faktanya banyak aktivis dari gerakan ini yang melakukan banyak kekerasan dan sejumlah aktivitas yang mengganggu kenyamanan publik. Seperti misalnya pemukulan terhadap sejumlah pemuda keturunan Arab dan menduduki sebuah masjid yang berujung pembubaran dan penangkapan oleh aparat keamanan.

Pada tahun 2017 kelompok ini juga menggalang dana untuk mendukung salah satu kampanye mereka yang dinamakan sebagai “Defend Europe” dimana hasil dari penggalangan dana tersebut akan digunakan untuk membeli kapal. Nantinya kapal tersebut akan digunakan oleh para aktivis untuk berlayar di Laut Mediterrania lalu mencegat kapal pengungsi dari Afrika Utara dan mengembalikan ke negara asal mereka.

Kampanye serupa juga dilakukan para aktivis GI pada April 2018, hanya saja kali ini dilakukan di pegunungan perbatasan antara Perancis-Italia. Dalam kampanye tersebut sekitar 100 aktivis membuat barisan panjang untuk menghadang jalur pengungsi dan menggelar spanduk yang intinya bertuliskan , Eropa bukan rumah mereka dan mereka diharuskan kembali ke negara asalnya. 

Salah satu buku yang diterbitkan Arktos Media oleh Markus Willinger
Salah satu buku yang diterbitkan Arktos Media oleh Markus Willinger

Media juga banyak digunakan dalam menjaring lebih banyak anak muda untuk tertarik mengikuti gerakan ini. Arktos Media merupakan  salah satu media utama yang mendukung gerakan  ini dengan cara mempublikasikan dan menerjemahkan berbagai buku yang berkaitan dengan Generation Identity. Walaupun Generation Identity sudah memiliki puluhan ribu followers, tetapi peran dari Arktos Media masih dibutuhkan disini untuk menyebarkan pesan dan ideologi sayap kanan ke bahasa yang lebih mudah dimengerti ke dalam buku atau media cetak lainnya untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Untuk mendorong semakin tingginya ketertarikan pembaca terhadap gerakan ini Arktos Media juga memberikan berbagai penawaran menarik, seperti diskon 35% jika membeli lebih dari 5 buku atau memberikan insentif tambahan kepada siapa saja yang dapat menarik pelanggan baru. Keterlibatan Arktos Media dengan Generation Identity bukanlah suatu hal yang mencengangkan, karena penerbit yang satu ini merupakan penerbit terbesar yang mendukung gerakan sayap kanan di Eropa.  

Dalam sebuah investigasi yang dilakukan oleh Al Jazeera pada tahun 2018 lalu di Lille, Perancis mengenai kegiatan yang perkumpulan yang dilakukan oleh kelompok ini di sebuah bar. Terungkap bahwa walaupun mereka mengklaim bahwa gerakannya ini non-kekerasan dan non-rasisme, dan tujuan akhirnya adalah re-imigrasi, tetapi kenyataannya aktivis dari kelompok ini banyak terlibat ke dalam aksi provokatif dan penyerangan yang target menyasar kelompok-kelompok muslim di Perancis, bahkan dalam video investigasi tersebut sejumlah orang dengan bangganya menceritakan bagaimana dia memukul lawannya hingga terkapar. Hal ini menunjukkan bahwa budaya maskulinitas dan ideologi sayap kanan dapat menjadi suatu perpaduan yang berbahaya dalam stabilitas keamanan serta mengancam multikulturalisme di Eropa.

 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Wicked Minds