God of War Tuju PC, Apakah Ini Akhir dari Game Exclusive PlayStation?

God of War Tuju PC, Apakah Ini Akhir dari Game Exclusive PlayStation?

(2018) adalah sebuah karya seni bahkan mungkin pantas disebut sebagai “masterpiece” yang juga memenangkan penghargaan di ajang pagelaran Game of The Year pada tahun 2018 silam, seri ini berhasil menjadi kebanggaan bagi semua pengguna lewat story telling yang luar biasa dan tentunya gameplay yang tak kalah menyenangkan. Kratos yang diperlihatkan ke kita sisi lembutnya adalah sesuatu yang tidak terduga oleh kita, walaupun pada akhirnya kita paham bahwa Kratos hanya sedang mencoba untuk mendidik dan mengajari anak laki-lakinya sekaligus mencoba menjadi seorang ayah yang baik.  

Kratos And Atreus (by SilverJow)
Kratos And Atreus (by SilverJow)

Semua pengguna  sadar bahwa serial game karya developer Santa Monica Studio tersebut, yang selama bertahun-tahun menjadi pengisi kebanggaan mereka ini adalah hal yang sulit ditandingi dalam berbagai aspek oleh game-game yang dirilis pada platform lain seperti , bahkan Nintendo. Seakan menambah rasa bangga mereka juga memperjelas ketidakmungkinan di rilis di platform lain selain , dengan tegas menuliskan “Only On pada karya-karya eksklusif mereka termasuk .  

God of War Tuju PC, Apakah Ini Akhir dari Game Exclusive PlayStation?

Namun semua itu berubah, mengikuti Horizon Zero Dawn, Days Gone, yang semua itu dimulai dari sebuah leak atau bocoran data pada awal tahun 2021. benar-benar di umumkan akan di rilis di dengan berbagai dukungan , fitur dan kemampuan yang ada di seperti, True 4K experience dengan framerate yang tentunya tidak dibatasi tergantung hardware,  Ultra-Wide Screen Support, bahkan NVIDIA DLSS dan Reflex. Gamer akhirnya mendapatkan apa yang selama ini hanya ada di mimpi mereka.  

Baca juga  Cara Mengetik Huruf Aksen yang Digunakan Bahasa Sunda dan Spanyol Pada Komputer Windows Maupun Macintosh
God of War Tuju PC, Apakah Ini Akhir dari Game Exclusive PlayStation?

Pengguna platform Reddit dan Twitter mulai bergejolak, bahkan pada saat pengumuman resmi “rilisnya God if War pada ” yang di umumkan langsung oleh akun Twitter dari . Para penggemar tentunya menyerukan pro dan kontra, tidak kalah menariknya akan selalu ada komentar toxic dan ancaman untuk dari para penggemarnya. 

Beragam komentar kekecewaan dan ancaman untuk pindah platform dilontarkan para penggemar, di sini semakin terlihat bahwa selama ini banyak (walau tidak semua) pengguna begitu bangga akan semua eksklusif games yang mereka miliki, mereka kali ini benar-benar merasa dibohongi oleh pihak . Informasi menariknya juga, ternyata ada beberapa game eksklusif yang sedang di Porting ke platform  oleh pihak ketiga yang di gunakan oleh , bahkan rumornya  : Ragnarök juga sedang dalam tahap Porting ke . (Sumber: Gamerant)  

Kratos (by Rowen Hebing)
Kratos (by Rowen Hebing)

Kemudian kenapa dirasa dan terlihat seperti mengkhianati penggemar mereka? Apakah Mereka memiliki alasan dibalik semua kebijakan tersebut? Apakah ini berarti tidak akan ada lagi Only On ?  

Beberapa hal telah berubah. Kami menemukan diri kami sekarang di awal tahun 2021 dengan studio pengembangan kami dan game yang mereka buat dalam kondisi yang lebih baik daripada sebelumnya. Khususnya dari paruh kedua siklus studio kami membuat beberapa game yang luar biasa dan hebat. Ada peluang untuk mengekspos game-game hebat itu ke audients yang lebih luas dan mengenali ekonomi pengembangan game, yang tidak selalu mudah. Biaya pembuatan game terus naik di setiap siklusnya, karena kaliber sebuah IP telah meningkat. Selain itu, kemudahan kami untuk menyediakannya bagi pemilik non- telah berkembang. Jadi itu adalah keputusan yang cukup mudah untuk kita buat. Interactive Entertainment- Jim Ryan (Feb. 2021)

God of War Tuju PC, Apakah Ini Akhir dari Game Exclusive PlayStation?

Dengan adanya ucapan di atas, kita bisa ikut menyimpulkan bahwa pada akhirnya semua kembali ke uang. Menurut data dari The NPD Group’s PlayerPulse, hanya sekitar sepertiga dari keseluruhan gamer di US yang memiliki console dan 8% nya juga memiliki PS5. Itu berarti ada peluang besar untuk menjual game mereka kepada para gamer yang sama sekali belum pernah memainkan game eksklusif mereka di Amerika. 

Baca juga  50 Contoh Perusahaan Terkenal Yang Gagal Berinovasi

Data tersebut tadi di atas hanya untuk Amerika, bisakah kita bayangkan berapa banyak Gamer yang belum pernah memainkan game eksklusif dari di seluruh dunia? Dengan potensi finansial, keuntungan dan sebesar ini apakah perusahaan seperti akan menyia-nyiakannya? Tentu tidak. sudah terjual sebanyak “20 Juta Copy”, tapi tetap saja versi PC akan terjual dan terjual lagi, dengan pengguna dan ekosistem PC yang jauh lebih banyak, potensi keuntungan penjualan ini tentu bukanlah hal yang buruk untuk .

Baca juga  10 Rainmeter Terbaik untuk Mempercantik Tampilan Desktopmu
God of War Tuju PC, Apakah Ini Akhir dari Game Exclusive PlayStation?

Sudah kah kalian tahu bahwa memiliki label dan penerbit terbaru yaitu “ PC LLC”. Ini bukanlah sebuah kenyataan pahit, ini justru kebangkitan gamer secara keseluruhan dan tanda bahwa akan terus melanjutkan Port PC nya. Selama ini PlayStation memiliki ekosistem yang tertutup, tanpa menjual game mereka ke platform lain dan sepertinya kita harus siap untuk perubahan dan arah yang baru.  

Sekarang semuanya telah bergeser, game eksklusif tidak mati tapi hanya memiliki waktu rilis tertentu alias “Timed Exclusive”. Bukan berarti PRO Edition Anda tidak lagi berharga, tidak seperti itu. Dengan adanya keuntungan yang lebih besar setidaknya Sony dapat membiayai upaya pengembangan game-game unik dan menarik mereka di masa yang akan datang. 

Terlepas dari itu semua ini adalah Win-Win Solution, penggemar tetap mendapatkan konten dengan kualitas dan Sony mendapatkan keuntungannya. Mari kita tumbuh dewasa, mencoba melihat dari banyak persepsi dan siap akan sebuah perubahan. Gamer adalah gamer, di mana pun kalian memainkan game nya, maka nikmatilah.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Setya Panca