Gunakan Prinsip 20/80 untuk Meningkatkan Produktivitas Kamu


Gunakan Prinsip 20/80 untuk Meningkatkan Produktivitas Kamu

Prinsip 20/80 atau Prinsip Pareto adalah konsep yang meyakini bahwa 80% hasil yang kamu dapatkan berasal dari 20% upaya yang kamu lakukan. Bayangkan berapa banyak waktu dan tenaga yang dapat kamu hemat dari penerapan prinsip ini! 

Apakah kamu sudah familiar dengan prinsip 20/80? Jika belum maka tidak mengapa, karena disini adalah tempat kita semua mendapatkan informasi baru. Namun bagi yang sudah mengetahui maka tidak ada salahnya untuk menyegarkan kembali ya!

Mari kita telusuri dahulu apa itu Prinsip Pareto atau Prinsip 20/80 ini.

Sekilas Tentang Prinsip 20/80

Sedikit menarik ke perjalanan sejarah dulu yaa. Jadi ada seorang ekonom dari Italia bernama Vilfredo Pareto. Beliau ini menemukan bahwa 80% tanah yang ada di Italia itu dimiliki oleh hanya 20% dari total populasi di Italia pada tahun 1985. 

Jadi otomatis 80% kekayaan yang ada di Italia dipegang oleh 20% saja dari total penduduk di sana. 

Hal ini menyiratkan bahwa ternyata sebagian besar yang didapatkan itu berasal dari hanya dari sebagian kecil saja. 

Nah prinsip ini juga bisa diterapkan pada banyak hal lainnya. Mulai dari bisnis, penjualan, pendidikan, IT dan segala hal lain yang ada di kehidupan kamu sehari-hari. 

Berikut adalah beberapa contohnya ya:

  • 80% keuntungan bisnis berasal dari 20% pembeli
  • 80% penyebab sebuah software error berasal dari 20% bug
  • 80% penghasilan didapatkan dari 20% pekerjaan
  • 80% nilai pajak berasal dari 20% pembayar pajak
  • 80% hasil perusahaan berasal dari 20% pekerja berprestasi
  • Dll

Semoga sampai disini kamu sudah mendapatkan gambarannya ya. Jadi Prinsip 20/80 ini menekankan bahwa sebagian besar hasil yang kamu dapatkan itu berasal dari sebagian kecil upaya yang kamu lakukan. 

Namun kamu tetap harus hati-hati, bahwa angka 20 dan 80 disini bukan berarti harga mati. Karena angka ini hanya ungkapan prinsip semata untuk menggambarkan bagaimana hasil yang kamu dapatkan itu berasal dari sebagian kecil upaya. Jadi angka di kehidupan nyata bisa bervariasi, misalnya saja 10/90, 30/70, atau bahkan 1/99. 

Perwujudan dari Hidup Tidak Adil

Prinsip 20/80 ini bisa dikatakan adalah perwujudan nyata dari konsep hidup yang (memang) tidak adil. Namun memang seperti itu adanya. Dan dengan mempelajari ini maka kamu bisa memiliki pandangan baru tentang istilah “ketidakadilan” ini. 

Misalnya saja kamu memiliki banyak sekali teman, namun dari sekian banyak teman itu, hanya sebagian kecil saja yang mampu membawa kamu ke level yang lebih tinggi. Bisa dari pergaulan yang lebih sehat, kegiatan yang lebih produktif, atau bahkan kamu menjalankan bisnis bersama. Dari 100 % kawan yang kamu punya, bisa jadi yang dapat membawa kamu untuk maju cuma sekitar 15% saja. 

Sama juga seperti di sebuah perusahaan. Dari sekian ratus karyawan di perusahaan itu yang mendapatkan gaji lebih tinggi adalah mereka yang duduk di kursi direksi. Mengapa begitu? Sebab kontribusi mereka yang membuat perusahaan tersebut berjalan. 

Anggap saja jika tidak ada pemegang saham, maka perusahaan akan kolaps. Namun jika karyawan bagian resepsionis tidak ada, maka pengaruhnya tidak akan sampai membuat perusahaan tersebut menjadi pincang. 

Contoh lain yang lebih mudah misalnya Facebook. Jika salah satu karyawan yang memegang kendali IT tidak ada, maka sosok tersebut dapat digantikan. Namun apa jadinya jika Mark Zuckerberg sendiri yang tiba-tiba mengundurkan diri? Maka bisa jadi perusahaan sekelas Facebook akan kalang kabut dan terancam kolaps jika salah mengambil langkah. 

Tanpa adanya Mark maka tidak akan ada Facebook.

Dengan kata lain, pengaruh Mark Zuckerberg disini memegang peranan 1/99, kecuali sudah ada CEO pengganti yang siap memegang kemudi. 

Lalu Apa Manfaat Prinsip 20/80 Di Kehidupan Sehari-Hari?

Dengan menerapkan prinsip 20/80 ini, kamu dapat lebih mudah untuk memusatkan pikiran, waktu dan tenaga hanya kepada hal yang memang penting. Hanya untuk segala hal yang dapat memberikan kamu manfaat maksimal saja. 

Anggap saja kamu membuka toko kue. Daripada kamu berusaha menjual seluruh produk yang kamu miliki setiap hari, ada baiknya kamu mundur sejenak dan menghitung varian mana yang paling laku terjual. 

Misalnya dari 10 rasa kue yang kamu jual, ternyata yang diminati pembeli adalah rasa coklat, coklat keju, dan green tea. Dari penjualan tiga varian rasa ini ternyata membawa sebagian besar keuntungan bagi toko kue kamu. Nah kamu bisa memproduksi kue-kue dengan rasa-rasa ini lebih banyak dibanding yang lain. 

Namun kamu juga jangan sampai melupakan varian lain. Sebab sesuai dengan prinsipnya, yaitu 20/80, maka untuk mendapatkan 100% kamu tetap perlu menjual semuanya. Hanya saja porsinya yang kamu atur. 

Ibarat membangun sebuah rumah, pondasi merupakan 20% bagian utama dari rumah. Namun setelah membangun pondasi yang kuat, kamu tetap harus membangun 80% sisanya mulai dari tembok, pintu, dan atap. Dengan begitu kamu mendapatkan 100%!

***

Itulah sekilas mengenai Prinsip Pareto atau Prinsip 20/80. Apakah kamu memiliki ide untuk menerapkan prinsip ini di kehidupan sehari-hari? Jika iya, silahkan kamu share di kolom komentar dibawah artikel ini ya!