Hal yang Menarik dari Anime Taoshite 300 Slime


Hal yang Menarik dari Anime Taoshite 300 Slime 1

Sebelum membahas ini, kira-kira gw ingin bertanya dulu. Pernahkah kalian menonton anime ini? Jika sudah atau belum, mungkin gw akan memaparkan kenapa ini sangat menarik bagi gw. Sebelum menjelaskan lebih jauh, tidak enak rasanya jika belum menjelaskan sinopsinya terlebih dahulu.

Azusa adalah seorang penyihir berusia 17 tahun selama 300 tahun. Maksudnya dia telah hidup selama 300 tahun, tapi raganya seperti umur 17 tahun. Sebelumnya, dia adalah budak korporat dan mati mengenaskan akibat overworking. Setelah mati, dia terkirim ke dunia fantasi dengan raga 17 tahun secara permanen.

Tujuan dia hidup di dunia fantasi adalah menjalankan yang namanya slowlife atau hidup nyantui. Meskipun begitu, lika-liku masalah pasti akan bermunculan seiring episode.

Okee, selanjutnya mari kita bahas apa yang menarik bagi gw dari anime ini.

1. Karakter yang Cantik dan Manis

Falfa dan Shalsha
Falfa dan Shalsha

Yup, ini adalah suatu poin penting buat gw. Hampir semua karakter yang ditampilkan memang manis dan cantik walaupun bukan karakter utama. Jujur saja, karakter-karakter di sini memiliki keimutan yang tinggi. Yahh, mungkin ini cocok bagi kalian yang ingin memenuhi asupan manisan kalian terutama saat kalian dalam keadaan jenuh.

2. Karakter yang Variatif

Flatorte
Flatorte

Karakter yang variatif tuh maksudnya setiap karakter memiliki cara bicara atau sifat yang berbeda dari karakter lain.

Sebenarnya, semakin tinggi episode-nya maka akan semakin bertambah pula penghuni rumahnya Azusa. Setiap penghuni rumah tersebut, memiliki cara bicara yang bervariatif. Gw sendiri paling suka gaya bicaranya Flatorte yang kadang-kadang menambahkan kata “nano da!” setiap akhir kalimat.

Sifat karakter di sini juga sangat beragam. Ada yang menjadi troublemaker hampir di setiap episode, ada yang memiliki kesan bicara yang tanpa ekspresi, dan sebagainya.

3. Konflik yang Diiringi Komedi

Shalsha yang Ingin Membalas Dendam
Shalsha yang Ingin Membalas Dendam

Rata-rata konflik yang dihadapi hanya membutuhkan waktu satu episode untuk menyelesaikannya. Proses dalam menyelesaikan konfliknya hampir selalu diselingi komedi. Tentu saja, faktor utamanya adalah karakter utama yang terkesan overpower karena telah mencapai level maks. Meskipun begitu, dia memerlukan tokoh lain dalam mengatasi permasalahannya.

4. Lagu Pembuka yang Wadaw

Salah satu scene dari lagu pembuka
Salah satu scene dari lagu pembuka

Lagu pembuka dari anime ini menceritakan tentang keluh kesah tokoh utama saat berusaha menjalani kehidupan yang nyantuy. Animasi karakter yang ditampilkan dalam lagu pembuka sangat menghibur bagi gw. Bahkan, lagu pembuka yang ada di anime ini sangat jarang gw skip .

Hampir semua tokoh yang berada di lagu pembuka akan ditampilkan di dalam anime-nya. Tentu saja tokoh yang muncul membutuhkan suatu proses agar jalan ceritanya menarik.

5. Pesan yang Disampaikan

Azusa yang ekspresinya agak kesal
Azusa yang ekspresinya agak kesal

Pesan utama dalam anime ini adalah jangan melakukan overworking. Tokoh utama dalam anime ini yakni Azusa sering menyampaikan kepada keluarga angkatnya agar tidak bekerja berlebihan. Azusa berkata seperti itu ada kaitannya dengan penyebab kematiannya di dunia nyata.

Menurut gw sendiri, pesan ini sangat relate di dunia nyata agar kita kerja secukupnya. Kerja keras memang wajib, tetapi utamakan kondisi tubuh. Setiap orang memiliki tuntutan yang berbeda, jadi mungkin memiliki kadar kerja yang berbeda pula.

Akhir kata, gw sendiri menontonnya hanya untuk sekedar hiburan. Akan tetapi, anime ini terdapat hikmah yang dapat kalian petik. Anime ini cocok ditonton di saat butuh refreshing dari kerasnya kehidupan.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rainfog Muzaba

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap