Hal yang Perlu Dilakukan Supaya Tidak Salah Memilih Pasangan

Hal yang Perlu Dilakukan Supaya Tidak Salah Memilih Pasangan 1

Memilih pasangan hidup untuk berumah tangga tentunya mengharapkan sosok pasangan yang ideal. Keidealan ini bersifat relatif. Setiap individu pasti memiliki kriteria masing-masing untuk menentukan seperti apa calon pendamping hidup yang diinginkan.

Memiliki kriteria menjadi poin penting dalam menentukan pasangan. Dikarenakan kehidupan berumah tangga adalah waktu terlama bersama pasangan menjalani cerita baru sebagai suami istri.

Tentu saja dalam proses memilihnya pun harus berhati-hati supaya tidak menjadi penyesalan yang sia-sia setelah resmi menjadi pasangan suami istri.

Supaya pernikahan terasa indah dan berkah, maka sudah seharusnya memiliki beberapa poin sebagai tolak ukur memilih pasangan yang ideal sesuai versi masing-masing individu. Berikut ini beberapa poin yang bisa digunakan untuk memilih pasangan yang ideal.

1. Mengenali Diri Sendiri

Sebelum menentukan sosok pasangan yang diinginkan lebih baik kenali dulu diri sendiri. Terkadang manusia mudah dalam menilai orang lain, tetapi sulit dalam menilai diri sendiri. Pada poin ini individu perlu mengetahui karakter dirinya sendiri seperti apa? Lalu, apa yang menjadi kebutuhan dirinya?

Misalnya, diri kita adalah orang yang suka bimbang. Selalu membutuhkan pertimbangan orang lain dalam memutuskan suatu persoalan. Pada kondisi seperti ini lebih baik memiliki pasangan yang cenderung tegas dan mau mendengarkan. Sehingga ketika pasangan meminta pendapat maka ada lawan bicara yang bisa memberikan solusi. Itu hanyalah salah satu contoh saja.

Mengenali kebutuhan diri sebelum memilih pasangan memiliki manfaat besar dalam berumah tangga. Nantinya pasangan akan saling mengisi dalam kelebihan dan keterbasan yang dimiliki masing-masing pasangan sesuai kemampuan dan kesepakatan bersama.

2. Memilih Pasangan yang Seiman

Sebagai Warga Negara Indonesia yang akan menikah tentunya membutuhkan legalitas pernikahan untuk bisa tercatat di Kantor Catatan Sipil. Menikah yang berbeda keyakinan maka membutuhkan proses yang lebih rumit. Apabila keluarga tidak merestui maka bisa menjadi permasalahan tersendiri.

Memilih pasangan yang berbeda keyakinan bisa juga menjadi kesulitan dalam menyesuikan ritual keagamaan yang berbeda seperti sebelumnya. Apabila pasangan mampu membimbing dengan sabar maka akan menjadi suatu kebaikan dalam hubungan berumah tangga, karena menikah adalah salah satu bentuk ibadah kepada Yang Mahakuasa.

3. Memiliki Kepribadian yang Berbeda

Pasangan yang sudah menikah tentunya saling mengisi satu sama lain. Saling mengalah supaya tidak terjadi konflik besar dalam rumah tangga. Bisa saling mendengarkan dan memahami.

Apabila pasangan memiliki kepribadian sama, misalnya sama-sama keras kepala. Dikhawatirkan pasangan sulit untuk memahami bahwa menikah bukan bertahan untuk terus menang. Namun saling mengalah untuk menemukan kedamaian.

4. Memiliki Komunikasi yang Baik

Komunikasi adalah hal penting dalam berumah tangga. Sesuatu yang tidak bisa dikomunikasikan maka bisa menjadi masalah. Komunikasi yang tidak sehat dalam pernikahan bisa menjadi faktor pemicu konflik besar bagi pasangan.

Pasangan perlu memiliki kemauan mendengarkan pasangan saat berkomunikasi. Bisa memposisikan diri sebagai pendengar dan pembicara yang baik. Mengerti dan memahami setiap ucapan pasangan.

5. Memiliki Akhlak yang Baik

Baik suami maupun istri apabila menginginkan hubungan yang baik dalam berumah tangga, maka masing-masing perlu memiliki akhlak yang baik pula.  Apabila salah satu memiliki akhlak yang kurang pas, pengaruhnya akan terjadi pada pasangan juga.

Akhlak baik yang dimiliki pasangan akan tercermin pada perlakuannya kepada suami maupun istrinya. Tentang kesopanan dalam berbicara maupun bersikap supaya tidak menyakiti perasaan pasangan kita.

Akhlak baik yang dimiliki pasangan akan membawa keharmonisan dalam rumah tangga. Nantinya akan diturunkan juga pada anak cucu dalam membekali pendidikan.

Jodoh adalah hak prerogratif Tuhan. Namun manusia perlu berusaha. Sebab menikah adalah ibadah terlama. Setiap orang pasti menginginkan kehidupan pernikahan yang bahagia. Kebahagiaan ini akan dijumpai bersama pasangan yang tepat.

Pasangan yang tepat menjadikan suami ataupun istrinya sebagai orang berharga. Sehingga memperlakukan pasangannya dengan sangat istimewa. Sekalipun melakukan kesalahan akan mengakui kesalahannya dan sadar diri untuk meminta maaf.

Supaya bisa memiliki pasangan yang tepat maka beberapa saran dalam tulisan ini bisa menjadi salah satu upaya membantu memilih pasangan. Pilih pasangan yang tepat untuk meraih rumah tangga yang bahagia.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

i.ikanur